Pongo pygmaeus spp. morio

Pongo pygmaeus spp. morio

Pongo pygmaeus spp. morio

Mamalia
Minggu, 18 Januari 2026
Dsn Mamalia
10 Views

05/JANUARI/2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Pongo pygmaeus morio

Nama English :Bornean Orangutan

Nama Lokal :Orangutan Kalimantan, Orang Utan.
 

Penemu :  Linnaeus (1760)

 

Sinonim :-

Biogeografi : Pulau Kalimantan

Ekologi (Habitat) :  Hutan Tropis & Hutan Hujan,Habitat Terbuka, Padang Rumput, Moor, Alang-Alang, Savana, Ladang Semak. 


 

Taksonomi & Klasifikasi :

​Kingdom: Animalia

​Filum: Chordata

​Kelas: Mammalia

​Ordo: Primates

​Famili: Hominidae

​Genus: Pongo

​Spesies: Pongo pygmaeus morio


 

Similar species/ species Fosil :

-Pongo abelii Lesson, 1827 - Sumatran Orang-utan

-Pongo pygmaeus (Linnaeus, 1760) - Bornean Orangutan

-Pongo tapanuliensis Nurcahyo, Meijaard, Nowak, Fredriksson & Groves, 2017 - Tapanuli orangutan


 

Fossil taxa

-Pongo devosi Schwartz et al., 1995 †

-Pongo duboisi Drawhorn, 1995 †

-Pongo javensis Drawhorn, 1995 †

-Pongo palaeosumatrensis Hooijer, 1948 †

-Pongo weidenreichi (Hooijer, 1948) †"


 

Subspesies :

-Pongo pygmaeus morio (Owen, 1837) - North-east Bornean Orangutan

-Pongo pygmaeus pygmaeus (Linnaeus, 1760) - North-west Bornean Orangutan

-Pongo pygmaeus wurmbii (Tiedemann, 1808) - South-west Bornean Orangutan


 

Status Konservasi:CR (Criticaly Endangered/ Kritis) 


 

Morfologi : 

-Tinggi: Jantan dewasa:1,2–1,4 meter

-Tinggi Betina:1 meter.

-​Berat Badan: Jantan:(50–100 kg)

-Berat Badan Betina:(30–50 kg).

 

Fisiologi : 

-Memiliki kekuatan fisik yang luar biasa (kekuatan genggaman bisa 4 kali lipat manusia).

-Sistem pencernaan mampu mengolah makanan berserat tinggi saat musim paceklik buah.

-Tubuh lebih besar dan kekar dibandingkan spesies sumatera.

-Rambut berwarna coklat kemerahan gelap.

-Bantalan pipi pada jantan berbentuk bulat melebar ke samping.

 

Ekologi (Tingkah Laku) :Diurnal

Diet (Makanan) : Pemakan buah buah han,kulit kayu,daun.

 

Reproduksi : Vivipar.

Musim Reproduksi :-

Jumlah anak/Telur :1 Ekor

 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar :35-45 Tahun

Penangkaran :Lebih dari 60 Tahun

 

Notes :  Orangutan Kalimantan secara genetik berbeda dengan Orangutan Sumatera. Mereka cenderung lebih "berani" turun ke lantai hutan karena di Kalimantan tidak ada predator besar seperti Harimau Sumatera yang mengancam mereka di permukaan tanah.

 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47. 

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.

- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93

- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila).

 

Referensi : 

https://www.biolib.cz/en/taxon/id32344/#:~:text=subspecies%20Pongo%20pygmaeus%20morio,South%2Dwest%20Bornean%

https://www.biolib.cz/en/taxon/id32343/#:~:text=species%20Pongo%20abelii,Hooijer%2C%201948)%20%E2%80%A0

-Orang utan kalimantan https://www.google.com/search?kgmid=%2Fm%2F0ggrxt&hl=id-ID&q=Orang%20utan%20kalimantan&shndl=17&source=sh%2Fx%2Fkp%2Fosrp%2Fm1%2F4&kgs=f070c10effeb2bd1

-https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=147760

-https://www.inaturalist.org/photos/303055


 

Penulis : Dila

Editor : Aji Jipang

Foto By : Inaturalist|Carmelo López Abad