14 / Maret / 2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Muntiacus vaginalis
Nama English : Northern Red Muntjac / Barking Deer
Nama Lokal : Kijang Merah Utara / Kijang Gonggong
Penemu : (Boddaert, 1785)
Sinonim :
Cervus vaginalis
Stylocerus vaginalis
Cervulus vaginalis
Muntiacus muntjak vaginalis
Indian Muntjac
Barking Deer
Biogeografi : Pakistan timur laut, India, Nepal, Bhutan, Bangladesh, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Tiongkok selatan, dan sebagian wilayah Asia Selatan hingga Asia Tenggara daratan.
Ekologi (Habitat) : Hutan hujan tropis, hutan pegunungan, hutan gugur, hutan evergreen, semak belukar, hutan sekunder, serta area yang telah mengalami gangguan manusia. Spesies ini dapat ditemukan dari dataran rendah hingga pegunungan sekitar 3.000 mdpl.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mammalia
Order: Artiodactyla
Family: Cervidae
Subfamily: Cervinae
Tribe : Muntiacini
Genus: Muntiacus
Species : Muntiacus vaginalis
Included & Paleo species :
species Muntiacus atherodes Groves & Grubb, 1982 - Bornean Yellow Muntjac
species Muntiacus crinifrons (P. L. Sclater, 1885) - Hairy-fronted Muntjac
species Muntiacus feae (O. Thomas & Doria, 1889) - Fea's Muntjac
species Muntiacus gongshanensis Ma Shilai in Ma Shilai, Wang Yingxiang & Shi Liming, 1990 - Gongshan Muntjac
species Muntiacus malabaricus Lydekker, 1915 - South Indian Muntjac
species Muntiacus montanus H. C. Robinson & Kloss, 1918 - Sumatran Muntjac
species Muntiacus muntjak (E. A. W. von Zimmermann, 1780) - Southern Red Muntjac
species Muntiacus puhoatensis Le Trong Trai in Binh Chau, 1997 - Pù Hoat Muntjac
species Muntiacus putaoensis Amato, Egan & Rabinowitz, 1999 - Leaf Muntjac
species Muntiacus reevesi (W. Ogilby, 1839) - Reeve's Muntjac
species Muntiacus rooseveltorum Osgood, 1932 - Roosevelt's Muntjac
species Muntiacus truongsonensis (Nguyễn Quý Hoài, 1997) - Annamite Muntjac
species Muntiacus vaginalis (Boddaert, 1785) - Northern Red Muntjac
species Muntiacus vuquangensis (Đỗ Tước, Vũ Văn Dũng, S. Dawson, Arctander & J. MacKinnon, 1994) - Giant Muntjac
Paleo Species :
species Muntiacus bohlini Teilhard de Chardin, 1940 †
species Muntiacus fenghoensis Chow, 1956 †
species Muntiacus hengduanshanensis Zong, Chen, Huang & Xu, 1996 †
species Muntiacus lacustris (Teilhard de Chardin & Trassaert, 1937) †
species Muntiacus leilaoensis Dong, Pan & Liu, 2004 †
species Muntiacus nanus (Teilhard de Chardin & Trassaert, 1937) †
species Muntiacus noringenensis Dong, 2007 †
species Muntiacus pliocaenicus Korotkevitch, 1965 †
species Muntiacus polonicus Czyzewska, 1968 †
species Muntiacus szechuanensis Young & Liu, 1950 †
species Muntiacus zhaotongensis Dong, Ji, Jablonski, Su & Li, 2014 †
Status Konservasi :
IUCN : LC (Least Concern / Risiko Rendah)
CITES : -
Morfologi :
Panjang tubuh : 90 – 135 cm.
Tinggi bahu : 45 – 65 cm.
Berat : 15 – 35 kg.
Panjang ekor : 13 – 23 cm.
Fisiologi :
Tanduk : Jantan memiliki tanduk pendek bercabang tunggal di atas pedikel yang panjang.
Taring : Jantan memiliki taring atas yang menonjol keluar dari mulut dan digunakan dalam pertarungan.
Kelenjar : Memiliki kelenjar preorbital besar di bawah mata yang digunakan untuk menandai wilayah.
Warna : Tubuh umumnya berwarna cokelat kemerahan hingga cokelat tua, dengan bagian bawah tubuh lebih pucat.
Bulu : Bulu pendek, halus, dan rapat.
Kaki : Relatif pendek namun kuat, cocok untuk bergerak di hutan lebat dan medan berbukit.
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal / Crepuscular.
Diet (Makanan) : Herbivora oportunistik; memakan daun muda, pucuk, buah yang jatuh, bunga, rumput, jamur, biji, kulit pohon, dan terkadang telur burung kecil atau bangkai.
Reproduksi : Vivipar
Musim Reproduksi : Sepanjang tahun.
Jumlah anak/Telur : 1 ekor, kadang 2 ekor.
(Longevity) Masa Hidup :
Alam liar : 10 – 16 tahun.
Penangkaran : Hingga 20 tahun.
Notes :
Muntiacus vaginalis dahulu dianggap sebagai bagian dari Muntiacus muntjak, namun penelitian modern memisahkannya menjadi spesies tersendiri yang dikenal sebagai Northern Red Muntjac. Populasi utara hidup di Asia Selatan dan Asia Tenggara daratan, sedangkan Muntiacus muntjak sejati terbatas di Semenanjung Malaya bagian selatan dan Kepulauan Sunda. Spesies ini dikenal sebagai “barking deer” karena suaranya menyerupai gonggongan anjing ketika merasa terganggu atau mendeteksi predator. Suara tersebut dapat terdengar berulang kali selama beberapa menit di dalam hutan. Northern Red Muntjac merupakan salah satu mamalia dengan jumlah kromosom paling sedikit di dunia. Beberapa populasi memiliki hanya 6–7 kromosom, menjadikannya sangat terkenal dalam penelitian genetika mamalia. Walaupun berstatus Least Concern, populasi di banyak wilayah mengalami penurunan akibat perburuan untuk daging, perdagangan bagian tubuh, serta hilangnya habitat hutan. MerekaLebih aktif pada pagi dan sore hari, namun juga dapat aktif pada malam hari. Hidup soliter atau berpasangan. Sangat teritorial dan dikenal dengan suara gonggongan khas yang digunakan sebagai alarm ketika mendeteksi predator.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
MML-EBDH-2 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 2.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8-93.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 61
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 175.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 194-206.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6-47.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 5-27.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 40.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 51-72.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
MML-ESS-8 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.
MML-PAL- PMT (1979) — Pustaka Alam Life Primata (Edisi Cetak 1979-1987).
MML-PAL-(1979) — Pustaka Alam Life Mamalia (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
MML-EISF-M1-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 (1989).
MML-EISF-M2-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 2 (1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
MML-BPD-MAM (2012)— Buku Pintar Dunia: Mamalia (Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui)
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
MML-EHBR-M (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti).
GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id600975/
https://en.wikipedia.org/wiki/Northern_red_muntjac
https://www.inaturalist.org/observations/348244254
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=74659
Penulis : Ali Maruf
Editor : Agung Widodo
Foto By : Origin of image
Germany, Berlin, Tierpark