18 / JULI / 2026 | KAMUS SATWA PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Polypedates himalayensis
Nama English : Himalayan Tree Frog
Nama Lokal : Katak Pohon Himalaya
Penemu : Annandale, 1912
Sinonim :
Rhacophorus himalayensis Annandale, 1912
Polypedates maculatus himalayensis (Annandale, 1912)
Biogeografi : Oriental. Tersebar di kaki Pegunungan Himalaya, meliputi India bagian utara dan timur laut, Nepal bagian selatan, Bhutan, serta Bangladesh bagian timur. Persebarannya masih memerlukan kajian lebih lanjut karena beberapa populasi kemungkinan mewakili spesies yang berbeda.
Ekologi (Habitat) : hutan hujan subtropis, hutan pegunungan bawah, hutan sekunder, semak belukar, perkebunan, sawah, serta vegetasi di sekitar kolam, rawa, dan sungai kecil. Bersifat arboreal dan umumnya ditemukan pada semak atau pepohonan rendah di dekat sumber air.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum: Chordata
Subphylum: Vertebrata
Infraphylum: Gnathostomata
Parvphylum: Osteichthyes
Megaclass: Tetrapoda
Class: Amphibia
Order: Anura
Family: Rhacophoridae
Subfamily: Rhacophorinae
Genus: Polypedates Tschudi,
Species : Polypedates himalayensis
Included Species :
Polypedates assamensis Mathew & Sen, 2009
Polypedates bengalensis Purkayastha, Matsui, Sengupta, Das & Dutta, 2017
Polypedates braueri (Vogt, 1911)
Polypedates chlorophthalmus Das & Dutta, 2007
Polypedates colletti (Boulenger, 1890)
Polypedates cruciger Blyth, 1852
Polypedates discantus Rujirawan, Stuart, Aowphol & Aksornneam, 2022
Polypedates hecticus Peters, 1863
Polypedates himalayensis Annandale, 1912
Polypedates impresus Yang, 2008
Polypedates leucomystax (Gravenhorst, 1829)
Polypedates macrotis (Boulenger, 1891)
Polypedates megacephalus Hallowell, 1861
Polypedates mutus (Smith, 1940)
Polypedates otilophus (Boulenger, 1893)
Polypedates pseudocruciger Dutta, 2000
Polypedates ranwellai Wickramasinghe, Munindradasa, Fernando, Kodikara, Galappaththy, Vidanapathirana & Dayawansa, 2013
Polypedates schmackeri (Boettger, 1892)
Polypedates teraiensis Dubois, 1987
Polypedates zed Inger, 1989
Paleo Species :
Tidak diketahui.
SubSpecies :
Tidak ada subspesies yang diakui.
XBread Species :
Tidak ada hibrida yang diketahui.
Status Konservasi :
Informasi mengenai populasi globalnya masih terbatas. Ancaman yang dihadapi meliputi hilangnya habitat akibat penebangan hutan, ekspansi pertanian, pembangunan infrastruktur, serta pencemaran perairan di kawasan kaki Himalaya.
IUCN : Belum Dievaluasi (NE)
CITES : Tidak terdaftar.
Morfologi :
Panjang :
Jantan : ±4,5–6 cm.
Betina : ±6–8 cm.
Tinggi : Tidak ada data valid.
Berat : Tidak ada data valid.
Fisiologi :
Tubuh : Ramping dengan kulit halus.
Kepala : Lebar dengan moncong membulat.
Warna : Bervariasi dari cokelat muda, cokelat zaitun hingga hijau kekuningan, sering disertai bercak atau garis gelap pada punggung.
Mata : Iris berwarna keemasan.
Kaki & Jari : Memiliki bantalan perekat besar pada ujung jari dan selaput renang yang berkembang baik.
Ekologi (Tingkah Laku) :
Nokturnal dan arboreal. Aktif berburu serangga pada malam hari. Selama musim hujan, jantan memanggil betina dari vegetasi di dekat kolam atau genangan air dan membentuk sarang busa untuk meletakkan telur.
Diet (Makanan) :
Semut, rayap, kumbang, jangkrik, belalang, ngengat, laba-laba, lalat, dan avertebrata kecil lainnya.
Reproduksi :
Reproduksi : Ovipar (bertelur).
Musim Reproduksi : Musim hujan (umumnya Mei–September, bergantung wilayah).
Jumlah Anak/Telur : Diperkirakan 300–1.000 telur yang diletakkan dalam sarang busa (foam nest).
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : Tidak ada data valid.
Penangkaran : Tidak ada data valid.
Notes :
Etimologi : Nama genus Polypedates berasal dari bahasa Yunani poly yang berarti "banyak" dan pedates yang berarti "berkaki", merujuk pada kaki panjang yang mendukung kehidupan arboreal. Epitet himalayensis berasal dari bahasa Latin yang berarti "berasal dari Himalaya", mengacu pada kawasan Pegunungan Himalaya yang menjadi wilayah persebaran utamanya.
Nilai ekologis & konservasi : Polypedates himalayensis merupakan predator berbagai serangga sehingga membantu menjaga keseimbangan populasi avertebrata di hutan subtropis dan lahan pertanian. Berudunya juga berperan dalam siklus nutrien perairan. Sebagai amfibi yang sensitif terhadap perubahan lingkungan, spesies ini dapat menjadi indikator kesehatan ekosistem di kawasan Himalaya.
Informasi taksonomi penting : Spesies ini sempat diperlakukan sebagai bagian dari kompleks Polypedates maculatus dalam beberapa literatur lama. Kajian morfologi dan filogenetik modern kemudian mendukung pengakuannya sebagai spesies tersendiri. Namun, hubungan taksonomi dengan populasi lain di kawasan Himalaya masih terus diteliti.
Fakta menarik : Polypedates himalayensis mampu hidup pada ketinggian yang lebih tinggi dibandingkan sebagian besar anggota genus Polypedates. Seperti kerabatnya, spesies ini membuat sarang busa (foam nest) yang ditempelkan pada vegetasi di atas permukaan air. Strategi ini melindungi telur dari predator akuatik hingga berudu menetas.
Sumber Pustaka :
AMFIBI (Amphibia)
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
Link Referensi :
https://amphibiansoftheworld.amnh.org/Amphibia/Anura/Rhacophoridae/Polypedates/Polypedates-himalayensis
https://www.inaturalist.org/taxa/1269532-Polypedates-himalayensis
https://www.iucnredlist.org/
https://www.biolib.cz/
https://www.inaturalist.org/observations/270342662
https://www.catalogueoflife.org/data/taxon/RMW7M
https://www.gbif.org/taxon/RMW7M
https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=1270628#null
Penulis : Ali Setyaki
Editor : Agung Monche
Foto By : iNaturalist |amarzee