18 / Juni / 2026 | KAMUS SATWA PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Polypedates braueri
Nama English : Brauer's Tree Frog
Nama Lokal : Katak Pohon Brauer
Penemu : (Vogt, 1911)
Sinonim :
Rhacophorus braueri Vogt, 1911
Rhacophorus (Polypedates) braueri (Vogt, 1911)
Biogeografi : Palearktik Timur dan Oriental. Tersebar di Taiwan, Tiongkok bagian selatan (termasuk Fujian, Guangdong, Guangxi, Hainan, Hong Kong, dan Yunnan), serta Vietnam utara. Beberapa populasi lokal masih memerlukan kajian taksonomi lebih lanjut.
Ekologi (Habitat) : Menghuni hutan subtropis, hutan hujan, hutan sekunder, semak belukar, perkebunan, taman, lahan pertanian, serta daerah di sekitar kolam, rawa, sawah, dan sungai kecil. Bersifat arboreal dan sering ditemukan bertengger pada vegetasi di dekat perairan.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Amphibia
Order : Anura
Family : Rhacophoridae
Genus : Polypedates
Species : Polypedates braueri
Included Species :
Polypedates assamensis Mathew & Sen, 2009
Polypedates bengalensis Purkayastha, Matsui, Sengupta, Das & Dutta, 2017
Polypedates braueri (Vogt, 1911)
Polypedates colletti (Boulenger, 1890)
Polypedates cruciger Blyth, 1852
Polypedates impresus Yang, 2008
Polypedates leucomystax (Gravenhorst, 1829)
Polypedates macrotis (Boulenger, 1891)
Polypedates megacephalus Hallowell, 1861
Polypedates mutus (Smith, 1940)
Polypedates otilophus (Boulenger, 1893)
Polypedates pseudocruciger Dutta, 2000
Polypedates ranwellai Wickramasinghe, Munindradasa, Fernando, Kodikara, Galappaththy, Vidanapathirana & Dayawansa, 2013
Polypedates schmackeri (Boettger, 1892)
Polypedates teraiensis Dubois, 1987
Polypedates zed Inger, 1989
Paleo Species :
Tidak diketahui.
SubSpecies :
Tidak ada subspesies yang diakui.
XBread Species :
Tidak ada hibrida yang diketahui.
Status Konservasi :
IUCN : Least Concern (LC)
CITES : Tidak terdaftar.
Morfologi :
Panjang :
Jantan : ±4–6 cm.
Betina : ±6–8 cm.
Tinggi : Tidak ada data valid.
Berat : Tidak ada data valid.
Fisiologi :
Tubuh : Ramping dengan kulit halus.
Kepala : Lebar dengan moncong membulat.
Warna : Bervariasi dari cokelat muda, cokelat zaitun, hingga hijau kekuningan. Sebagian individu memiliki bercak atau garis gelap pada punggung.
Mata : Iris keemasan dengan pupil horizontal.
Kaki & Jari : Memiliki bantalan perekat besar pada ujung jari dan selaput renang yang berkembang baik.
Ekologi (Tingkah Laku) :
Nokturnal dan arboreal. Aktif berburu serangga pada malam hari. Selama musim kawin, jantan mengeluarkan suara panggilan dari vegetasi di sekitar kolam atau genangan air.
Diet (Makanan) :
Semut, rayap, kumbang, ngengat, lalat, jangkrik, laba-laba, dan avertebrata kecil lainnya.
Reproduksi :
Ovipar (bertelur).
Musim Reproduksi : Musim semi hingga musim panas, bergantung pada wilayah.
Jumlah Anak/Telur : Sekitar 300–1.000 telur yang diletakkan dalam sarang busa (foam nest).
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : 5–8 tahun.
Penangkaran : ± 10 tahun.
Notes : Populasinya relatif luas dan masih umum dijumpai di sebagian wilayah persebarannya. Ancaman utama meliputi degradasi habitat, pencemaran perairan, dan urbanisasi, namun spesies ini juga mampu beradaptasi dengan habitat yang telah mengalami gangguan.Etimologi Nama genus Polypedates berasal dari bahasa Yunani poly yang berarti "banyak" dan pedates yang berarti "berkaki", merujuk pada kaki panjang yang membantu kemampuan memanjat. Epitet braueri diberikan untuk menghormati August Brauer (1863–1917), seorang zoolog Jerman yang dikenal atas kontribusinya dalam penelitian vertebrata, khususnya herpetologi dan zoologi. Polypedates braueri merupakan predator alami berbagai serangga sehingga membantu mengendalikan populasi hama di kawasan hutan maupun lahan pertanian. Sebagai amfibi, spesies ini juga menjadi indikator kualitas lingkungan karena sangat peka terhadap pencemaran air dan perubahan habitat. Meskipun saat ini berstatus Least Concern, perlindungan habitat alami tetap penting untuk menjaga kestabilan populasinya. Spesies ini awalnya dideskripsikan dalam genus Rhacophorus sebelum dipindahkan ke genus Polypedates berdasarkan kajian morfologi dan hubungan filogenetik. Polypedates braueri memiliki kemiripan dengan beberapa anggota kompleks Polypedates leucomystax, sehingga identifikasi spesimen dari wilayah tertentu terkadang memerlukan analisis molekuler.Seperti anggota genus Polypedates lainnya, spesies ini membuat sarang busa (foam nest) di atas permukaan air. Lapisan busa membantu menjaga kelembapan telur sekaligus memberikan perlindungan dari sebagian predator dan kondisi lingkungan yang kurang mendukung. Setelah menetas, berudu akan jatuh ke air untuk melanjutkan proses metamorfosis.
Sumber Pustaka :
AMFIBI (Amphibia)
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
Link Referensi :
https://www.inaturalist.org/taxa/24291-Polypedates-braueri
https://amphibiaweb.org/species/1406
https://amphibiansoftheworld.amnh.org/Amphibia/Anura/Rhacophoridae/Polypedates/Polypedates-braueri
https://www.iucnredlist.org/species/58957/
https://www.inaturalist.org/observations/399031474
Penulis : Mas Tahzain
Editor : Agung Monche
Foto By : iNaturalist |kragikuak