18 / Juni / 2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Polypedates bengalensis
Nama English : Bengal Tree Frog
Nama Lokal : Katak Pohon Bengal
Penemu : Purkayastha, Matsui, Sengupta, Das & Dutta, 2017
Sinonim :
Tidak ada sinonim yang valid.
Biogeografi : Oriental. Endemik India bagian timur. Diketahui dari Negara Bagian West Bengal serta beberapa wilayah di India timur laut. Persebaran pastinya masih terus diteliti.
Ekologi (Habitat) : Menghuni hutan hujan tropis, hutan sekunder, semak belukar, kebun, lahan pertanian, serta vegetasi di sekitar kolam, rawa, sawah, dan aliran sungai kecil. Bersifat arboreal dan umumnya ditemukan bertengger pada ranting atau dedaunan di dekat sumber air.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Amphibia
Order : Anura
Family : Rhacophoridae
Genus : Polypedates
Species : Polypedates bengalensis
Included Species :
Polypedates assamensis Mathew & Sen, 2009
Polypedates bengalensis Purkayastha, Matsui, Sengupta, Das & Dutta, 2017
Polypedates braueri (Vogt, 1911)
Polypedates colletti (Boulenger, 1890)
Polypedates cruciger Blyth, 1852
Polypedates impresus Yang, 2008
Polypedates leucomystax (Gravenhorst, 1829)
Polypedates macrotis (Boulenger, 1891)
Polypedates megacephalus Hallowell, 1861
Polypedates mutus (Smith, 1940)
Polypedates otilophus (Boulenger, 1893)
Polypedates pseudocruciger Dutta, 2000
Polypedates ranwellai Wickramasinghe, Munindradasa, Fernando, Kodikara, Galappaththy, Vidanapathirana & Dayawansa, 2013
Polypedates schmackeri (Boettger, 1892)
Polypedates teraiensis Dubois, 1987
Polypedates zed Inger, 1989
Paleo Species : (-)
SubSpecies : (-)
XBread Species : (-)
Status Konservasi :
IUCN : Not Evaluated (NE)
CITES : Tidak terdaftar.
Morfologi :
Panjang :
Jantan : ±4,5–5,8 cm.
Betina : ±6–7,5 cm.
Tinggi : Tidak ada data valid.
Berat : Tidak ada data valid.
Fisiologi :
Tubuh : Ramping dengan kulit halus.
Kepala : Lebih lebar daripada leher dengan moncong membulat.
Warna : Bervariasi dari cokelat muda, cokelat kekuningan hingga hijau zaitun, sering disertai bercak atau garis gelap pada tubuh.
Mata : Iris berwarna keemasan dengan pupil horizontal.
Kaki & Jari : Memiliki bantalan perekat besar pada ujung jari serta selaput renang yang berkembang baik.
Ekologi (Tingkah Laku) :
Nokturnal dan arboreal. Aktif mencari makan pada malam hari dan berkembang biak selama musim hujan. Jantan mengeluarkan suara panggilan dari vegetasi di sekitar genangan air untuk menarik betina.
Diet (Makanan) :
Semut, rayap, jangkrik, kumbang, ngengat, laba-laba, serta berbagai avertebrata kecil lainnya.
Reproduksi :
Ovipar (bertelur).
Musim Reproduksi : Musim hujan.
Jumlah Anak/Telur : Diperkirakan ratusan telur yang diletakkan di dalam sarang busa (foam nest).
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : Tidak ada data valid.
Penangkaran : Tidak ada data valid.
Notes : Karena baru dideskripsikan pada tahun 2017, informasi mengenai ukuran populasi dan tren populasinya masih terbatas. Ancaman potensial meliputi hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan, urbanisasi, serta degradasi kawasan hutan dan lahan basah. Etimologi Nama genus Polypedates berasal dari bahasa Yunani poly yang berarti "banyak" dan pedates yang berarti "berkaki", merujuk pada kaki panjang yang dimiliki katak pohon ini. Epitet bengalensis berasal dari bahasa Latin yang berarti "berasal dari Bengal", mengacu pada wilayah Bengal (khususnya West Bengal, India) tempat spesies ini pertama kali ditemukan dan dideskripsikan. Polypedates bengalensis berperan sebagai predator alami berbagai serangga sehingga membantu menjaga keseimbangan populasi avertebrata. Sebagai amfibi, spesies ini juga sensitif terhadap perubahan kualitas air dan kerusakan habitat sehingga berpotensi menjadi indikator kesehatan ekosistem. Pelestarian hutan dan lahan basah di India timur menjadi faktor penting bagi keberlangsungan populasinya. Polypedates bengalensis merupakan spesies yang dideskripsikan pada tahun 2017 berdasarkan kombinasi karakter morfologi, vokalisasi, dan analisis DNA. Sebelumnya, populasi ini sering disalahartikan sebagai bagian dari kompleks Polypedates leucomystax. Penemuannya menunjukkan bahwa keanekaragaman katak pohon di Asia Selatan masih belum sepenuhnya terungkap.
Seperti sebagian besar anggota famili Rhacophoridae, Polypedates bengalensis membuat sarang busa (foam nest) di atas permukaan air. Telur berkembang di dalam busa yang menjaga kelembapan dan melindunginya dari sebagian predator. Setelah menetas, berudu akan jatuh ke air untuk melanjutkan metamorfosis hingga menjadi katak muda.
Sumber Pustaka :
AMFIBI (Amphibia)
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
Link Referensi :
https://www.inaturalist.org/taxa/1235049-Polypedates-bengalensis
https://amphibiansoftheworld.amnh.org/Amphibia/Anura/Rhacophoridae/Polypedates/Polypedates-bengalensis
https://amphibiaweb.org/
https://www.iucnredlist.org/
https://novataxa.blogspot.com/search?q=Polypedates+bengalensis
Penulis : Mas Tahzain
Editor : Agung Monche
Foto By : Journal |Jayaditya Purkayastha, Madhurima Das, Kingshuk Mondal, Shibajee Mitra, Anirban Chaudhuri dan Indraneil Das.