18 / Juni / 2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Polypedates assamensis
Nama English : Assam Tree Frog
Nama Lokal : Katak Pohon Assam
Penemu : Mathew & Sen, 2009
Sinonim :
Biogeografi : Oriental. Diketahui berasal dari Negara Bagian Assam di India timur laut. Hingga saat ini persebarannya masih terbatas pada wilayah Assam dan daerah sekitarnya, sehingga dianggap sebagai spesies endemik India timur laut.
Ekologi (Habitat) : Menghuni hutan tropis lembap, hutan sekunder, semak belukar, perkebunan, serta area di sekitar kolam, rawa, dan aliran sungai kecil. Seperti anggota genus Polypedates lainnya, spesies ini bersifat arboreal dan sering ditemukan pada vegetasi di dekat sumber air.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Amphibia
Order : Anura
Family : Rhacophoridae
Genus : Polypedates
Species : Polypedates assamensis
Included Species :
Polypedates assamensis Mathew & Sen, 2009
Polypedates braueri (Vogt, 1911)
Polypedates colletti (Boulenger, 1890)
Polypedates cruciger Blyth, 1852
Polypedates impresus Yang, 2008
Polypedates leucomystax (Gravenhorst, 1829)
Polypedates macrotis (Boulenger, 1891)
Polypedates megacephalus Hallowell, 1861
Polypedates mutus (Smith, 1940)
Polypedates otilophus (Boulenger, 1893)
Polypedates pseudocruciger Dutta, 2000
Polypedates ranwellai Wickramasinghe, Munindradasa, Fernando, Kodikara, Galappaththy, Vidanapathirana & Dayawansa, 2013
Polypedates schmackeri (Boettger, 1892)
Polypedates teraiensis Dubois, 1987
Polypedates zed Inger, 1989
Paleo Species : (-).
SubSpecies : (-)
Status Konservasi :
IUCN : Data Deficient (DD)
CITES : Tidak terdaftar.
Morfologi :
Panjang :
Jantan : ±4,5–5,5 cm.
Betina : ±6–7 cm.
Tinggi : Tidak ada data valid.
Berat : Tidak ada data valid.
Fisiologi :
Tubuh : Ramping dengan kulit halus.
Kepala : Sedikit lebih lebar daripada panjang, moncong membulat.
Warna : Cokelat muda, cokelat kekuningan hingga hijau zaitun dengan variasi bercak gelap pada tubuh.
Mata : Iris berwarna keemasan.
Kaki & Jari : Memiliki bantalan perekat (toe pads) yang berkembang baik untuk memanjat serta selaput renang pada jari kaki.
Ekologi (Tingkah Laku) :
Nokturnal dan arboreal. Pada siang hari beristirahat di dedaunan atau cabang pohon, sedangkan malam hari aktif mencari makan. Jantan mengeluarkan suara panggilan di sekitar genangan air pada musim kawin.
Diet (Makanan) :
Serangga, laba-laba, rayap, semut, kumbang, ngengat, jangkrik, dan berbagai avertebrata kecil lainnya.
Reproduksi :
Ovipar (bertelur).
Musim Reproduksi : Umumnya berlangsung selama musim hujan.
Jumlah Anak/Telur : Diperkirakan ratusan telur dalam sarang busa (foam nest).
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : Tidak ada data valid.
Penangkaran : Tidak ada data valid.
Notes :Populasi mereka diperkirakan stabil, tetapi informasi mengenai ukuran populasi dan tren jangka panjang masih terbatas. Ancaman utama berasal dari hilangnya habitat akibat pembukaan hutan, urbanisasi, serta perubahan penggunaan lahan.
Etimologi : Nama genus Polypedates berasal dari bahasa Yunani poly yang berarti "banyak" dan pedates yang berarti "berkaki" atau "berkaki panjang", merujuk pada kaki panjang yang mendukung kemampuan memanjat. Epitet assamensis berarti "berasal dari Assam", mengacu pada Negara Bagian Assam di India, lokasi tempat spesies ini pertama kali dideskripsikan.
Nilai ekologis & konservasi : Polypedates assamensis berperan sebagai predator serangga sehingga membantu menjaga keseimbangan populasi avertebrata di ekosistem hutan. Sebagai amfibi, spesies ini juga peka terhadap perubahan kualitas lingkungan sehingga dapat menjadi indikator kesehatan ekosistem. Perlindungan habitat hutan dan lahan basah menjadi faktor penting bagi kelangsungan populasinya.
Informasi taksonomi penting : Spesies ini dideskripsikan pada tahun 2009 dan merupakan salah satu anggota genus Polypedates yang persebarannya paling terbatas. Karena kemiripan morfologi dengan beberapa spesies lain, identifikasi sering memerlukan pemeriksaan karakter morfologi secara rinci serta dukungan analisis molekuler.
Fakta menarik : Seperti katak pohon lainnya dalam famili Rhacophoridae, Polypedates assamensis membuat sarang busa (foam nest) yang ditempelkan pada vegetasi di atas permukaan air. Setelah menetas, berudu akan jatuh langsung ke air untuk melanjutkan perkembangan hingga menjadi katak muda.
Sumber Pustaka :
AMFIBI (Amphibia)
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
Link Referensi :
https://www.inaturalist.org/taxa/39224-Polypedates-assamensis
https://amphibiaweb.org/species/7467
https://amphibiansoftheworld.amnh.org/
https://www.iucnredlist.org/
https://zenodo.org/api/records/13184298/files/figure.png/content
Penulis : Mas Tahzain
Editor : Ali Setyaki
Foto By : (-) |https://zenodo.org/api/records/13184298/files/figure.png/content