Polypedates assamensis

Polypedates assamensis

Polypedates assamensis

Amfibi (Amfibi)
Kamis, 17 September 2026
Dsn Mamalia
16 Views

18 / Juni / 2026 | PARAMIDSN



 

Nama Ilmiah : Polypedates assamensis

Nama English : Assam Tree Frog

Nama Lokal : Katak Pohon Assam


 

Penemu : Mathew & Sen, 2009


 

Sinonim :


 

Biogeografi : Oriental. Diketahui berasal dari Negara Bagian Assam di India timur laut. Hingga saat ini persebarannya masih terbatas pada wilayah Assam dan daerah sekitarnya, sehingga dianggap sebagai spesies endemik India timur laut.


 

Ekologi (Habitat) : Menghuni hutan tropis lembap, hutan sekunder, semak belukar, perkebunan, serta area di sekitar kolam, rawa, dan aliran sungai kecil. Seperti anggota genus Polypedates lainnya, spesies ini bersifat arboreal dan sering ditemukan pada vegetasi di dekat sumber air.


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom : Animalia

Phylum : Chordata

Class : Amphibia

Order : Anura

Family : Rhacophoridae

Genus : Polypedates

Species : Polypedates assamensis


 

Included Species :

Polypedates assamensis Mathew & Sen, 2009

Polypedates braueri (Vogt, 1911)

Polypedates colletti (Boulenger, 1890)

Polypedates cruciger Blyth, 1852

Polypedates impresus Yang, 2008

Polypedates leucomystax (Gravenhorst, 1829)

Polypedates macrotis (Boulenger, 1891)

Polypedates megacephalus Hallowell, 1861

Polypedates mutus (Smith, 1940)

Polypedates otilophus (Boulenger, 1893)

Polypedates pseudocruciger Dutta, 2000

Polypedates ranwellai Wickramasinghe, Munindradasa, Fernando, Kodikara, Galappaththy, Vidanapathirana & Dayawansa, 2013

Polypedates schmackeri (Boettger, 1892)

Polypedates teraiensis Dubois, 1987

Polypedates zed Inger, 1989


 

Paleo Species : (-).


 

SubSpecies : (-) 



 

Status Konservasi :

IUCN : Data Deficient (DD)

CITES : Tidak terdaftar.


 

Morfologi :

Panjang :

Jantan : ±4,5–5,5 cm.

Betina : ±6–7 cm.

Tinggi : Tidak ada data valid.

Berat : Tidak ada data valid.


 

Fisiologi :

Tubuh : Ramping dengan kulit halus.

Kepala : Sedikit lebih lebar daripada panjang, moncong membulat.

Warna : Cokelat muda, cokelat kekuningan hingga hijau zaitun dengan variasi bercak gelap pada tubuh.

Mata : Iris berwarna keemasan.

Kaki & Jari : Memiliki bantalan perekat (toe pads) yang berkembang baik untuk memanjat serta selaput renang pada jari kaki.


 

Ekologi (Tingkah Laku) :

Nokturnal dan arboreal. Pada siang hari beristirahat di dedaunan atau cabang pohon, sedangkan malam hari aktif mencari makan. Jantan mengeluarkan suara panggilan di sekitar genangan air pada musim kawin.


 

Diet (Makanan) :

Serangga, laba-laba, rayap, semut, kumbang, ngengat, jangkrik, dan berbagai avertebrata kecil lainnya.


 

Reproduksi :

Ovipar (bertelur).

Musim Reproduksi : Umumnya berlangsung selama musim hujan.

Jumlah Anak/Telur : Diperkirakan ratusan telur dalam sarang busa (foam nest).


 

(Lifespan) Masa Hidup :

Alam liar : Tidak ada data valid.

Penangkaran : Tidak ada data valid.


 

Notes :Populasi mereka diperkirakan stabil, tetapi informasi mengenai ukuran populasi dan tren jangka panjang masih terbatas. Ancaman utama berasal dari hilangnya habitat akibat pembukaan hutan, urbanisasi, serta perubahan penggunaan lahan.

Etimologi : Nama genus Polypedates berasal dari bahasa Yunani poly yang berarti "banyak" dan pedates yang berarti "berkaki" atau "berkaki panjang", merujuk pada kaki panjang yang mendukung kemampuan memanjat. Epitet assamensis berarti "berasal dari Assam", mengacu pada Negara Bagian Assam di India, lokasi tempat spesies ini pertama kali dideskripsikan.

Nilai ekologis & konservasi : Polypedates assamensis berperan sebagai predator serangga sehingga membantu menjaga keseimbangan populasi avertebrata di ekosistem hutan. Sebagai amfibi, spesies ini juga peka terhadap perubahan kualitas lingkungan sehingga dapat menjadi indikator kesehatan ekosistem. Perlindungan habitat hutan dan lahan basah menjadi faktor penting bagi kelangsungan populasinya.

Informasi taksonomi penting : Spesies ini dideskripsikan pada tahun 2009 dan merupakan salah satu anggota genus Polypedates yang persebarannya paling terbatas. Karena kemiripan morfologi dengan beberapa spesies lain, identifikasi sering memerlukan pemeriksaan karakter morfologi secara rinci serta dukungan analisis molekuler.

Fakta menarik : Seperti katak pohon lainnya dalam famili Rhacophoridae, Polypedates assamensis membuat sarang busa (foam nest) yang ditempelkan pada vegetasi di atas permukaan air. Setelah menetas, berudu akan jatuh langsung ke air untuk melanjutkan perkembangan hingga menjadi katak muda.


 

Sumber Pustaka :

AMFIBI (Amphibia)

​GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.

​GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

​AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.

​GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.

​GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

​GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.

​GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

​GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).

​​PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.

​​RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).

RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)


 

Link Referensi :

https://www.inaturalist.org/taxa/39224-Polypedates-assamensis

https://amphibiaweb.org/species/7467

https://amphibiansoftheworld.amnh.org/

https://www.iucnredlist.org/

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠https://zenodo.org/api/records/13184298/files/figure.png/content
 

Penulis : Mas Tahzain

Editor : Ali Setyaki

Foto By : (-) |https://zenodo.org/api/records/13184298/files/figure.png/content