18 / Juni / 2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Oncorhynchus mykiss ssp. irideus
Nama English : Coastal Rainbow Trout
Nama Lokal : Trout Pelangi Pesisir
Penemu : Gibbons, 1855
Sinonim :
Salmo iridea Gibbons, 1855
Salmo irideus Gibbons, 1855
Oncorhynchus mykiss irideus (Gibbons, 1855)
Biogeografi : Berasal dari pesisir Pasifik Amerika Utara, dengan persebaran alami mulai dari California, Oregon, Washington, British Columbia (Kanada), hingga Alaska bagian selatan. Sebagian populasinya bersifat menetap di air tawar, sedangkan sebagian lainnya berkembang menjadi bentuk anadromus (Steelhead).
Ekologi (Habitat) : Menghuni sungai, anak sungai, danau, waduk, serta perairan pesisir yang dingin, jernih, dan kaya oksigen. Populasi anadromus bermigrasi ke laut sebelum kembali ke sungai asal untuk berkembang biak.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Subphylum: Vertebrata
Infraphylum: Gnathostomata
Parvphylum: Osteichthyes
Gigaclass: Actinopterygii
Superclass: Actinopteri
Class: Teleostei
Order: Salmoniformes
Family: Salmonidae
Subfamily: Salmoninae
Genus: Oncorhynchus
Species : Oncorhynchus mykiss
Subspecies : Oncorhynchus mykiss ssp. irideus
Included & Paleo Species :
Oncorhynchus aguabonita (Jordan, 1892) – Golden Trout
Oncorhynchus apache (Miller, 1972) – Apache Trout
Oncorhynchus biwaensis Fujioka, Kuwahara, Tabata, Fuke & Nakabo, 2025 – Biwa Salmon
Oncorhynchus chrysogaster (Needham & Gard, 1964) – Mexican Golden Trout
Oncorhynchus clarkii (Richardson, 1836) – Cutthroat Trout
Oncorhynchus gilae (Miller, 1950) – Gila Trout
Oncorhynchus gorbuscha (Walbaum, 1792) – Pink Salmon
Oncorhynchus gorbuschka Glubokovsky & Zhivotovsky, 2024 – Rosy Salmon
Oncorhynchus henshawi (Gill & Jordan, 1878)
Oncorhynchus kawamurae Jordan & McGregor, 1925
Oncorhynchus keta (Walbaum, 1792) – Chum Salmon
Oncorhynchus kisutch (Walbaum, 1792) – Coho Salmon
Oncorhynchus lewisi (Girard, 1856)
Oncorhynchus masou (Brevoort, 1856) – Masu Salmon
Oncorhynchus mykiss (Walbaum, 1792) – Rainbow Trout
Oncorhynchus nerka (Walbaum, 1792) – Sockeye Salmon
Oncorhynchus penshinensis (Pallas, 1814)
Oncorhynchus tshawytscha (Walbaum, 1792) – Chinook Salmon
Oncorhynchus virginalis (Girard, 1856)
Paleo Species :
† Oncorhynchus rastrosus (Cavender & Miller, 1972) – Saber-Toothed Salmon
SubSpecies :
Oncorhynchus mykiss ssp. mykiss
Oncorhynchus mykiss ssp. aquilarum
Oncorhynchus mykiss ssp. calisulat
Oncorhynchus mykiss ssp. gairdneri
Oncorhynchus mykiss ssp. irideus
Oncorhynchus mykiss ssp. kamloops
Oncorhynchus mykiss ssp. newberrii
Oncorhynchus mykiss ssp. stonei
XBread Species :
Oncorhynchus mykiss × aguabonita
Oncorhynchus mykiss × apache
Oncorhynchus mykiss × clarkii
Oncorhynchus mykiss × henshawi
Oncorhynchus mykiss × lewisi
Oncorhynchus mykiss × Salvelinus fontinalis
Oncorhynchus mykiss × virginalis
Status Konservasi : Sebagian besar populasi masih stabil, namun beberapa populasi liar mengalami penurunan akibat bendungan, pencemaran, hilangnya habitat pemijahan, perubahan iklim, dan introduksi ikan non-asli.
IUCN : Belum dievaluasi secara terpisah.
CITES : Tidak terdaftar.
Morfologi :
Panjang : 30–75 cm.
Tinggi : Tidak ada data valid.
Berat : 0,5–7 kg.
Fisiologi :
Tubuh : Memanjang, ramping, dan berotot.
Kepala : Bermoncong runcing dengan mulut lebar; jantan dewasa dapat mengembangkan rahang berkait saat musim kawin.
Warna : Punggung hijau zaitun hingga kebiruan, sisi tubuh keperakan dengan pita merah muda atau merah terang memanjang di sepanjang tubuh.
Sirip : Sirip punggung, sirip adiposa, dan sirip ekor dipenuhi bintik-bintik hitam.
Sisik : Kecil, tipis, dan tersusun rapat.
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal. Juvenil sering hidup berkelompok, sedangkan individu dewasa lebih teritorial. Bentuk anadromus (Steelhead) bermigrasi dari laut ke sungai untuk memijah dan dapat kembali ke laut setelah reproduksi.
Diet (Makanan) : Larva serangga akuatik, mayfly, stonefly, caddisfly, zooplankton, krustasea kecil, moluska, ikan kecil, telur ikan, serta amfibi kecil.
Reproduksi : Ovipar (bertelur) dengan pembuahan eksternal.
Musim Reproduksi : Musim dingin hingga musim semi.
Jumlah Anak/Telur : Sekitar 1.000–12.000 butir telur per induk betina.
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : 4–11 tahun.
Penangkaran : Lebih dari 12 tahun.
Notes :
Etimologi : Nama genus Oncorhynchus berasal dari bahasa Yunani onkos ("kait" atau "tonjolan") dan rhynchos ("moncong"). Epitet mykiss berasal dari nama lokal masyarakat Kamchatka untuk trout pelangi. Nama subspesies irideus berasal dari bahasa Latin iris yang berarti "pelangi", mengacu pada pita merah muda berkilau di sisi tubuh yang menjadi ciri khas Coastal Rainbow Trout. Coastal Rainbow Trout merupakan predator penting pada ekosistem sungai dan danau berair dingin. Spesies ini membantu mengendalikan populasi serangga akuatik dan ikan kecil serta menjadi sumber makanan bagi beruang, burung pemangsa, berang-berang, dan predator lainnya. Populasi liar sangat bergantung pada sungai yang bebas hambatan dan berkualitas baik sehingga sering digunakan sebagai indikator kesehatan ekosistem perairan. Subspesies ini pertama kali dideskripsikan sebagai Salmo iridea oleh William P. Gibbons pada tahun 1855. Setelah dilakukan revisi taksonomi, kini diakui sebagai Oncorhynchus mykiss ssp. irideus. ITIS, NCBI, dan iNaturalist masih mempertahankan takson ini sebagai subspesies yang valid, meskipun beberapa klasifikasi modern memperlakukan sebagian populasinya sebagai bagian dari kompleks Rainbow Trout pesisir. Coastal Rainbow Trout merupakan nenek moyang dari sebagian besar populasi Steelhead, yaitu bentuk anadromus Rainbow Trout yang bermigrasi ke laut sebelum kembali ke sungai untuk berkembang biak. Tidak seperti sebagian besar salmon Pasifik, Steelhead dapat bertahan hidup setelah pemijahan dan kembali ke laut untuk bereproduksi lagi pada musim berikutnya.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17
GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 32.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.
PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.
PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).
PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).
PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.
GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.
PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
Link Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id2023862/
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=143607
https://www.inaturalist.org/observations/386955168
https://www.catalogueoflife.org/data/taxon/49JFF
https://www.gbif.org/taxon/RGJT3
https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=553422#null
Penulis : Mas Tahzain
Editor : Agung Monche
Foto By : iNaturalist | james_inat