Muntiacus reevesi ssp.jiangkouensis

Muntiacus reevesi ssp.jiangkouensis

Muntiacus reevesi ssp.jiangkouensis

Mamalia
Selasa, 19 Mei 2026
Dsn Mamalia
14 Views

​14 / Maret / 2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Muntiacus reevesi ssp.jiangkouensis 

Nama English : Jiangkou’s Muntjac / Jiangkou Reeves's Muntjac

Nama Lokal : Kijang Jiangkou / Kijang Reeves Jiangkou


 

Penemu : Gu & Zu, 1998


 

Sinonim : -


 

Biogeografi : Endemik di  Tiongkok,  terbatas di Jiangkou, Provinsi Guizhou (seperti kawasan Cagar Alam Nasional Fanjingshan).


 

Ekologi (Habitat) :  

hutan pegunungan subtropis ,  

semak belukar dataran tinggi, dan wilayah lembah dengan vegetasi lantai hutan yang rapat untuk perlindungan dari predator.


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Mammalia

Order: Artiodactyla

Family: Cervidae

Subfamily: Cervinae

Genus: Muntiacus 

Species : Muntiacus reevesi

Subspecies : Muntiacus reevesi jiangkouensis


 

 Included & Paleo species :

-species Muntiacus atherodes Groves & Grubb, 1982 - Bornean Yellow Muntjac

-species Muntiacus crinifrons (P. L. Sclater, 1885) - Hairy-fronted Muntjac

-species Muntiacus feae (O. Thomas & Doria, 1889) - Fea's Muntjac

-species Muntiacus gongshanensis Ma Shilai in Ma Shilai, Wang Yingxiang & Shi Liming, 1990 - Gongshan Muntjac

​species Muntiacus malabaricus Lydekker, 1915 - South Indian Muntjac -species Muntiacus montanus H. C. Robinson & Kloss, 1918 - Sumatran Muntjac

​species Muntiacus muntjak (E. A. W. von Zimmermann, 1780) - Southern Red Muntjac -species Muntiacus puhoatensis Le Trong Trai in Binh Chau, 1997 - Pù Hoat Muntjac

​species Muntiacus putaoensis Amato, Egan & Rabinowitz, 1999 - Leaf Muntjac

​species Muntiacus reevesi (W. Ogilby, 1839) - Reeve's Muntjac

​species Muntiacus rooseveltorum Osgood, 1932 - Roosevelt's Muntjac -species Muntiacus truongsonensis (Nguyễn Quý Hoài, 1997) - Annamite Muntjac -species Muntiacus vaginalis (Boddaert, 1785) - Northern Red Muntjac -species Muntiacus vuquangensis (Đỗ Tước, Vũ Văn Dũng, S. Dawson, Arctander & J. MacKinnon, 1994) - Giant Muntjac


 

Paleo Spesies:

-species Muntiacus bohlini Teilhard de Chardin, 1940 †

​species Muntiacus fenghoensis Chow, 1956 †

​species Muntiacus hengduanshanensis Zong, Chen, Huang & Xu, 1996 † -species Muntiacus lacustris (Teilhard de Chardin & Trassaert, 1937) †

​species Muntiacus leilaoensis Dong, Pan & Liu, 2004 † (Tertiary: Upper Miocene) -species Muntiacus nanus (Teilhard de Chardin & Trassaert, 1937) † -species Muntiacus noringenensis Dong, 2007 †

​species Muntiacus pliocaenicus Korotkevitch, 1965 †

​species Muntiacus polonicus Czyzewska, 1968 †

​species Muntiacus szechuanensis Young & Liu, 1950 † -species Muntiacus zhaotongensis Dong, Ji, Jablonski, Su & Li, 2014 † (Tertiary: Upper Miocene)


 

Subspesies: 

 - subspecies Muntiacus reevesi jiangkouensis Gu & Zu, 1998 - Jiangkou's Muntjac

-subspecies Muntiacus reevesi micrurus (Sclater, 1875) - Formosan Reeve's Muntjac

- subspecies Muntiacus reevesi reevesi (Ogilby, 1838) - Mainland Reeve's Muntjac

-subspecies Muntiacus reevesi ssp. sinensis



 

Status Konservasi :

 IUCN: LC (Least Concern / Risiko Rendah) — Secara spesies keseluruhan, namun populasi subspesies ini lebih terlokalisasi. CITES: -


 

Morfologi : 

Panjang: 75 – 90 cm.

Tinggi: 40 – 48 cm.

Berat: 12 – 15 kg.


 

Fisiologi : 

Warna & Bulu : Cokelat kemerahan dengan gradasi gelap di area punggung dan lebih terang di bagian perut.

Tanduk : Jantan memiliki tanduk pendek di atas pedikel (pangkal tanduk) yang tertutup bulu.

Gigi : Memiliki gigi taring atas yang memanjang (terutama pada jantan) yang digunakan sebagai senjata pertahanan.

Kelenjar Aroma : Memiliki kelenjar preorbital yang sangat aktif untuk menandai pohon atau ranting di wilayah teritorialnya.

Ciri Khas: Subspesies ini cenderung memiliki ukuran tubuh yang sedikit lebih kompak dan pola warna bulu yang memiliki variasi lokal dibandingkan dengan subspesies reevesi utama (mainland).


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Bersifat soliter dan teritorial. Aktif pada waktu fajar dan senja (crepuscular). Menggunakan gonggongan keras sebagai sinyal peringatan jika ada predator seperti macan tutul atau ajag di wilayah pegunungan Guizhou.


 

Diet (Makanan) : Herbivora; memakan rebung, buah-buahan hutan yang jatuh, kecambah, dan dedaunan hijau.


 

Reproduksi : Vivipar

Musim Reproduksi : Dapat terjadi sepanjang tahun.

Jumlah anak : 1 ekor.


 

​(Longevity) Masa Hidup : 

Alam liar : 10 – 12 tahun.

Penangkaran : Hingga 18 tahun.


 

Notes : Subspesies Muntiacus reevesi jiangkouensis merupakan salah satu bentuk keragaman genetik kijang yang unik di wilayah pegunungan Tiongkok. Nama "jiangkouensis" merujuk pada lokasi tipenya di Jiangkou. Seperti kerabatnya, mereka dijuluki "kijang vampir" karena taringnya yang mencolok. Keberadaan mereka di wilayah Fanjingshan sangat penting sebagai bagian dari rantai makanan ekosistem pegunungan tinggi.


 

Sumber Pustaka : 

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

MML-EBDH-2 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 2.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8-93.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 61

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 175.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 194-206.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6-47.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 5-27.

​​GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 40.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 51-72.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

MML-ESS-8 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.

MML-PAL- PMT (1979) — Pustaka Alam Life Primata (Edisi Cetak 1979-1987).

MML-PAL-(1979) — Pustaka Alam Life Mamalia (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

MML-EISF-M1-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 (1989).

MML-EISF-M2-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 2 (1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

MML-BPD-MAM (2012)— Buku Pintar Dunia: Mamalia (Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui)

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

MML-EHBR-M (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti).

GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air

Referensi : - https://www.biolib.cz/en/taxon/id302084/​https://animaldiversity.org/accounts/Muntiacus_reevesi/

https://waarnemingen.be/photos/44876218/?utm_source=chatgpt.com

https://commons.wikimedia.org/wiki/Muntiacus_reevesi?utm_source=chatgpt.com


 

Penulis : Ali Maruf

Editor : Agung Widodo

Foto By : Maarten Cuypers