14 / Maret / 2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Muntiacus muntjak
Nama English : Southern Red Muntjac
Nama Lokal : Kijang Muncak / Kijang Merah
Penemu : (E. A. W. von Zimmermann, 1780)
Sinonim :
Cervus muntjak Zimmermann, 1780 o
Muntiacus bancanus Lyon, 1906
Cervulus moschatus Blainville, 1816
Cervus pleiharicus Kohlbrugge, 1896
Muntiacus rubidus Lyon, 1911
Biogeografi : Tersebar luas di Asia Tenggara, mencakup Semenanjung Malaya, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Lombok.
Ekologi (Habitat) : Hutan hujan tropis, hutan sekunder, semak belukar, hingga area perkebunan. Mampu beradaptasi dari dataran rendah hingga ketinggian 3.000 mdpl.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mammalia
Order: Artiodactyla
Family: Cervidae
Subfamily: Cervinae
Genus: Muntiacus
Species: Muntiacus muntjak
Included & Paleo species :
species Muntiacus atherodes Groves & Grubb, 1982 - Bornean Yellow Muntjac
species Muntiacus crinifrons (P. L. Sclater, 1885) - Hairy-fronted Muntjac
species Muntiacus feae (O. Thomas & Doria, 1889) - Fea's Muntjac
species Muntiacus gongshanensis Ma Shilai in Ma Shilai, Wang Yingxiang & Shi Liming, 1990 - Gongshan Muntjac
species Muntiacus malabaricus Lydekker, 1915 - South Indian Muntjac
species Muntiacus montanus H. C. Robinson & Kloss, 1918 - Sumatran Muntjac
species Muntiacus muntjak (E. A. W. von Zimmermann, 1780) - Southern Red Muntjac
species Muntiacus puhoatensis Le Trong Trai in Binh Chau, 1997 - Pù Hoat Muntjac
species Muntiacus putaoensis Amato, Egan & Rabinowitz, 1999 - Leaf Muntjac
species Muntiacus reevesi (W. Ogilby, 1839) - Reeve's Muntjac
species Muntiacus rooseveltorum Osgood, 1932 - Roosevelt's Muntjac
species Muntiacus truongsonensis (Nguyễn Quý Hoài, 1997) - Annamite Muntjac
species Muntiacus vaginalis (Boddaert, 1785) - Northern Red Muntjac
species Muntiacus vuquangensis (Đỗ Tước, Vũ Văn Dũng, S. Dawson, Arctander & J. MacKinnon, 1994) - Giant Muntjac
Subspesies:
- subspecies Muntiacus muntjak muntjak Zimmerman, 1780 - Javan Red Muntjac
- subspecies Muntiacus muntjak peninsulae Lydekker, 1915 - Malayan Red Muntjac
- subspecies Muntiacus muntjak pleiharicus (Kohlbrugge, 1896) - Bornean Red Muntjac
Paleo Spesies:
species Muntiacus bohlini Teilhard de Chardin, 1940 †
species Muntiacus fenghoensis Chow, 1956 †
species Muntiacus hengduanshanensis Zong, Chen, Huang & Xu, 1996 †
species Muntiacus lacustris (Teilhard de Chardin & Trassaert, 1937) †
species Muntiacus leilaoensis Dong, Pan & Liu, 2004 † (Tertiary: Upper Miocene)
species Muntiacus nanus (Teilhard de Chardin & Trassaert, 1937) †
species Muntiacus noringenensis Dong, 2007 †
species Muntiacus pliocaenicus Korotkevitch, 1965 †
species Muntiacus polonicus Czyzewska, 1968 †
species Muntiacus szechuanensis Young & Liu, 1950 †
species Muntiacus zhaotongensis Dong, Ji, Jablonski, Su & Li, 2014 † (Tertiary: Upper Miocene)
Status Konservasi:
IUCN: LC (Least Concern / Risiko Rendah)
CITES: -
Morfologi :
Panjang: 90 – 120 cm (kepala ke ekor).
Tinggi: 40 – 65 cm (pada bahu).
Berat: 15 – 35 kg.
Fisiologi :
Warna : Warna bulu bervariasi dari cokelat kemerahan hingga cokelat terang. Bagian bawah perut dan kaki bagian dalam berwarna keputihan. Memiliki garis hitam pada wajah yang bercabang mengikuti arah tanduk/pedikel.
Kelenjar aroma: Memiliki kelenjar aroma preorbital yang mencolok di bawah mata.
Tanduk : Jantan memiliki tanduk pendek (sekitar 12-15 cm) yang tumbuh di atas pedikel yang panjang
Gigi : mereka memiliki gigi taring atas yang memanjang keluar (sering disebut "kijang bertaring").
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal/Diurnal (Terutama aktif pada fajar dan senja/Crepuscular).
Diet (Makanan) : Herbivora; memakan rumput, daun muda, tunas, buah yang jatuh, dan terkadang kulit kayu.
Reproduksi :
Musim Reproduksi : Terjadi sepanjang tahun (tidak musiman).
Jumlah anak/Telur : 1 ekor (jarang 2).
(Longevity) Masa Hidup :
Alam liar : 10 – 12 tahun.
Penangkaran : Bisa mencapai 15 – 19 tahun.
Notes : Di beberapa daerah di Indonesia, kijang ini sering diburu untuk diambil dagingnya. Secara evolusi, Muntiacus muntjak merupakan salah satu jenis rusa tertua yang masih hidup di dunia. Perlu diperhatikan bahwa populasi di India Utara kini sudah dipisahkan menjadi spesies tersendiri (M. vaginalis). Mereka Hidup soliter namun terkadang terlihat dalam pasangan kecil. Memiliki suara menyalak yang sangat keras jika merasa terancam, berfungsi memberi peringatan pada hewan lain. Kijang Merah Selatan (Muntiacus muntjak). Spesies ini merupakan jenis kijang yang paling populer di Indonesia dan menjadi dasar dari banyak studi taksonomi genus Muntiacus.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
MML-EBDH-2 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 2.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8-93.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 61
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 175.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 194-206.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6-47.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 5-27.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 40.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 51-72.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
MML-ESS-8 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.
MML-PAL- PMT (1979) — Pustaka Alam Life Primata (Edisi Cetak 1979-1987).
MML-PAL-(1979) — Pustaka Alam Life Mamalia (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
MML-EISF-M1-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 (1989).
MML-EISF-M2-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 2 (1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
MML-BPD-MAM (2012)— Buku Pintar Dunia: Mamalia (Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui)
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
MML-EHBR-M (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti).
GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id33546/
https://www.inaturalist.org/taxa/42186-Muntiacus-muntjak#taxonomy-tab
https://en.wikipedia.org/wiki/Southern_red_muntjac
https://www.iucnredlist.org/search?query=Muntiacus%20muntjak&searchType=species
Penulis : Ali Maruf
Editor : Agung Widodo
Foto By : camtrap Gunung Ciremai 2018