Hylobates pileatus

Hylobates pileatus

Hylobates pileatus

Mamalia
Minggu, 01 Februari 2026
Dsn Mamalia
11 Views

1/Februari/2026 | PARAMIDSN

Nama Ilmiah : Hylobates pileatus

Nama English : Pileated Gibbon, Capped Gibbon, Crowned Gibbon

Nama Lokal :  Owa Jambul, Owa Bermahkota

Penemu :John Edward Gray (1861)

Sinonim :

 

Taksonomi & Klasifikasi 

Kingdom: Animalia

‎Filum: Chordata

‎Kelas: Mammalia

‎Ordo: Primata

‎Famili: Hylobatidae

‎Genus: Hylobates

‎Species : Hylobates pileatus

 

Biogeografi : Tersebar di wilayah Asia Tenggara, khususnya di Thailand Timur, Kamboja Barat, dan sebagian kecil wilayah Laos Barat Daya (sebelah barat Sungai Mekong).

Ekologi (Habitat) : 

- Hutan Tropis & Hutan Hujan

 

Taksonomi & Klasifikasi :

‎Kingdom: Animalia

‎Filum: Chordata

‎Kelas: Mammalia

‎Ordo: Primata

‎Famili: Hylobatidae

‎Genus: Hylobates

‎Species : Hylobates pileatus


 

Similar species/ species Fosil : 

‎-species Hylobates abbotti Kloss, 1929 - Abbott's Gray Gibbon

‎-species Hylobates agilis F. Cuvier in É. Geoffroy Saint-Hilaire & F. Cuvier, 1821 - Agile Gibbon

‎-species Hylobates albibarbis Lyon, 1911 - Bornean White-bearded Gibbon

‎-species Hylobates funereus I. Geoffroy Saint-Hilaire, 1851 - Northern Gray Gibbon

‎-species Hylobates klossii (G. S. Miller, 1903) - Kloss's Gibbon

‎-species Hylobates lar (Linnaeus, 1771) - White-handed Gibbon

‎-species Hylobates moloch (Audebert, 1799) - Javan Gibbon

‎-species Hylobates muelleri W. C. L. Martin, 1841 - Müller's Bornean Gibbon

‎-species Hylobates pileatus J. E. Gray, 1861 - Pileated Gibbon

Subspesies : -

Status Konservasi: EN (Terancam) 

Morfologi : 

‎-Tinggi: Sekitar 45–64 cm.

‎-Berat Badan: 4–8 kg (Rata-rata 5,5 kg).

Fisiologi : 

‎-Warna (Dimorfisme Seksual): Sangat kontras. 

‎-Jantan berwarna hitam pekat dengan tangan, kaki, dan lingkar wajah berwarna putih. 

‎-Betina berwarna abu-abu keputihan atau kekuningan dengan bagian dada dan mahkota kepala berwarna hitam.

‎-Tidak berekor, memiliki "kapalan" di pantat (ischial callosities) untuk duduk di dahan tipis, dan lengan yang sangat panjang untuk brakiasi.

Ekologi (Tingkah Laku) :Diurnal

Diet (Makanan) : buah-buahan manis, terutama buah ara, bunga, pucuk daun, dan sesekali protein dari serangga atau telur burung.

Reproduksi : Vivipar

‎Musim Reproduksi :

‎Jumlah anak/Telur :1 Ekor

‎(Chronialogi) Masa Hidup : 

‎Alam liar :25–30 tahun.

‎Penangkaran :38-39 tahun

Notes : Spesies ini unik karena anak yang baru lahir berwarna pucat, kemudian berubah menjadi hitam (seperti jantan), dan jika betina, warnanya akan berubah kembali menjadi abu-abu saat mencapai kematangan seksual (sekitar usia 6–8 tahun).

Sumber Pustaka :

‎- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.

‎- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.

‎- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47. 

‎- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.

‎- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.

‎- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.

‎- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.

‎- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.

‎- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia. 

‎- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93

‎- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.

‎- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.

‎- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila). 

Referensi : 

‎-https://www.biolib.cz/en/taxon/id32329/

‎-Owa jambul https://share.google/JPrQOuVjAb6oPYIhB

‎-https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=43596

‎-https://www.inaturalist.org/observations/258401127

Penulis : Suaizam

Editor : Ali Maruf

Foto By :Inaturalist|kee09