Hylobates moloch

Hylobates moloch

Hylobates moloch

Mamalia
Minggu, 01 Februari 2026
Dsn Mamalia
11 Views

1/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN

Nama Ilmiah : Hylobates moloch

Nama English : Silvery Gibbon, Javan Gibbon

Nama Lokal :Owa Jawa

Penemu :Jean-Baptiste Audebert (1798)

Sinonim :Simia moloch Audebert, 1799

Biogeografi : Endemik di Pulau Jawa, Indonesia. Distribusinya kini terbatas pada kantong-kantong hutan di Jawa Barat dan sebagian kecil di Jawa Tengah (seperti Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Gede Pangrango, dan Ujung Kulon).

Ekologi (Habitat) : Hutan hujan tropis primer dan sekunder, mulai dari dataran rendah hingga hutan pegunungan pada ketinggian 0–2.400 mdpl.

Taksonomi & Klasifikasi :

‎Kingdom: Animalia

‎Phylum: Chordata

‎Class: Mammalia

‎Order: Primates

‎Family: Hylobatidae

‎Genus: Hylobates

‎Species : Hylobates moloch


 

Similar species/ species Fosil : 

‎-species Hylobates abbotti Kloss, 1929 - Abbott's Gray Gibbon

‎-species Hylobates agilis F. Cuvier in É. Geoffroy Saint-Hilaire & F. Cuvier, 1821 - Agile Gibbon

‎-species Hylobates albibarbis Lyon, 1911 - Bornean White-bearded Gibbon

‎-species Hylobates funereus I. Geoffroy Saint-Hilaire, 1851 - Northern Gray Gibbon

‎-species Hylobates klossii (G. S. Miller, 1903) - Kloss's Gibbon

‎-species Hylobates lar (Linnaeus, 1771) - White-handed Gibbon

‎-species Hylobates moloch (Audebert, 1799) - Javan Gibbon

‎-species Hylobates muelleri W. C. L. Martin, 1841 - Müller's Bornean Gibbon

‎-species Hylobates pileatus J. E. Gray, 1861 - Pileated Gibbon

Subspesies :

‎-subspecies Hylobates moloch moloch (Audebert, 1799) - Western Silvery Gibbon

‎-subspecies Hylobates moloch pongoalsoni Sody, 1949 - Eastern Silvery Gibbon

Status Konservasi: EN (Terancam) 

Morfologi : 

‎-Tinggi: Sekitar 45–60 cm.

‎-Berat Badan: 4–9 kg (Rata-rata 6 kg).

Fisiologi : 

‎-Tubuh ramping tanpa ekor, lengan yang sangat panjang (untuk brakiasi), dan rambut berwarna abu-abu keperakan dengan "topi" berwarna gelap di bagian kepala.

‎-Memiliki sendi bahu "ball-and-socket" yang sangat fleksibel, memungkinkan mereka berayun dari dahan ke dahan dengan kecepatan tinggi.

Ekologi (Tingkah Laku) :Diurnal

Diet (Makanan) : pemakan buah-buahan, terutama yang manis dan masak), namun juga mengonsumsi daun muda, bunga, dan terkadang serangga kecil.

Reproduksi : Vivipar

‎Musim Reproduksi :

‎Jumlah anak/Telur :1 Ekor

‎(Chronialogi) Masa Hidup : 

‎Alam liar :25–30 tahun.

‎Penangkaran :45–50 tahun.

‎Notes : Owa Jawa dianggap sebagai spesies "payung" (umbrella species); dengan melindungi habitat mereka, kita secara otomatis melindungi ribuan spesies lain di hutan Jawa.

Sumber Pustaka :

‎- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.

‎- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.

‎- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47. 

‎- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.

‎- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.

‎- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.

‎- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.

‎- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.

‎- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia. 

‎- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93

‎- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.

‎- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.

‎- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila). 

Referensi : 

‎-https://www.biolib.cz/en/taxon/id32329/

‎-https://www.biolib.cz/en/taxon/id32337/

‎-Owa jawa https://share.google/K1SjYI8EVbvJzWFQk

‎-https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=43592

‎-https://www.inaturalist.org/observations/199417912

Penulis : Suaizam

Editor : Ali Maruf

Foto By :Inaturalist|fachrynurmallojr