Polypedates cruciger

Polypedates cruciger

Polypedates cruciger

Amfibi (Amfibi)
Minggu, 11 Januari 2026
Dsn Mamalia
139 Views

09/JANUARI/2026 | PARAMIDSN

 

Nama Ilmiah : Polypedates cruciger

Nama English :Sri Lanka Whipping Frog, Common Hour glass Tree frog. 

Nama Lokal :-

 

Penemu : Edward Blyth, 1852

 

Sinonim :-


 

Biogeografi :Endemik Sri Lanka


 

Ekologi (Habitat) : Hutan Hujan Tropis, Kebun Teh, Tepi Hutan, Lahan Pertanian. 

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom:Animalia

‎Filum:Chordata

‎Class:Amphibia

‎Ordo:Anura

‎Family:Rhacophoridae

‎Genus:Polypedates

‎Spesies:P.cruciger

 

Included & Paleo species : 27/0

-species Polypedates assamensis Mathew & Sen, 2009

-species Polypedates bengalensis Purkayastha, Das, Mondal, Mitra & Das, 2019 - Brown Blotched Bengal Tree Frog

--species Polypedates braueri (Vogt, 1911)

species Polypedates chlorophthalmus Das, 2005

-species Polypedates colletti (Boulenger, 1890)

-species Polypedates cruciger Blyth, 1852 - Cross-back Shrub Frogs

-species Polypedates discantus Rujirawan, Stuart & Aowphol, 2013 - Malayan Slender Treefrog

-species Polypedates hecticus Peters, 1863

-species Polypedates himalayensis (Annandale, 1912) - Himalayan Tree Frog

-species Polypedates impresus Yang, 2008

-species Polypedates insularis Das, 1995

-species Polypedates iskandari Riyanto, Mumpuni & McGuire, 2011

-species Polypedates leucomystax (Gravenhorst, 1829) - Common Southeast Asian Tree Frog

-species Polypedates macrotis (Boulenger, 1891)

-species Polypedates maculatus (Gray, 1833)

-species Polypedates megacephalus Hallowell, 1861 - Hong Kong Whipping Frog

-species Polypedates mutus (Smith, 1940)

-species Polypedates occidentalis Das & Dutta, 2006

-species Polypedates otilophus (Boulenger, 1893) - File-eared Tree-frog

-species Polypedates pseudocruciger Das & Ravichandran, 1998

-species Polypedates pseudotilophus Matsui, Hamidy & Kuraishi, 2014

-species Polypedates ranwellai Wickramasinghe, Munindradasa & Fernando, 2012 - Ranwella's Spined Tree Frog

-species Polypedates spinus Yang, 2008

-species Polypedates subansiriensis Mathew & Sen, 2009

-species Polypedates taeniatus (Boulenger, 1906)

-species Polypedates teraiensis (Dubois, 1987)

-species Polypedates zed (Dubois, 1987)"

Paleo : (-) 

Subspesies :(-) 


 

Status Konservasi:

IUCN : LC (Least Concern/Risiko rendah) 

CITES :  (Appendix I, II, maupun III).

 

Morfologi :

-Ukuran Jantan:5-6 Cm

-Ukuran Betina:7-8, 5 cm

 

Fisiologi : 

-Pola gelap berbentuk jam pasir atau menyerupai tanda salib dipunggung nya. 

-Warna dasar coklat, abu-abu, atau kekuningan. 

-Memiliki tonjolan kulit kecil dibagian tumit kaki belakang. 

-Memiliki kemampuan Metachrosis sederhana menyesuaikan intensitas cahaya atau latar belakang tempatnya hinggap.

 

Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal

Diet (Makanan) : Lalat, Belalang, Ngengat, dan Laba-laba. 

 

Reproduksi : Ovipar

Musim Reproduksi :Saat musim hujan. 

Jumlah anak/Telur :150-500 Telur. 

 

(Lifespan) Masa Hidup : 

Alam liar :3-5 Tahun

Penangkaran :5-8 Tahun


 

Notes : Etimologi Polypedates berasal dari bahasa Yunani, poly berarti "banyak" dan pedates/pous berarti "kaki", mengacu pada jari-jari panjang dengan bantalan perekat yang memungkinkan katak ini memanjat berbagai permukaan. cruciger berasal dari bahasa Latin, crux berarti "salib" dan gerere berarti "membawa" atau "memiliki", merujuk pada pola gelap menyerupai tanda salib atau jam pasir yang tampak jelas di bagian punggung spesies. Polypedates cruciger merupakan salah satu spesies khas genus Polypedates yang endemik di Sri Lanka. Spesies ini berkerabat dekat dengan Polypedates pseudocruciger, namun dapat dibedakan melalui pola warna, bentuk tonjolan tumit, karakter morfologi, serta analisis molekuler. Keberadaannya menjadi bukti tingginya tingkat endemisme amfibi di Sri Lanka yang dikenal sebagai salah satu hotspot keanekaragaman hayati dunia. Mereka Berperan sebagai predator alami berbagai serangga, seperti lalat, nyamuk, belalang, ngengat, dan laba-laba sehingga membantu menjaga keseimbangan populasi hama. Selain itu, spesies ini juga menjadi mangsa bagi ular, burung, dan mamalia kecil sehingga memiliki peranan penting dalam rantai makanan ekosistem hutan hujan tropis. Sarang telur dibuat dalam bentuk busa (foam nest) yang ditempelkan pada daun atau ranting di atas permukaan air. Setelah menetas, berudu akan jatuh langsung ke kolam atau genangan di bawahnya. Memiliki bantalan perekat pada ujung jari yang sangat berkembang sehingga mampu memanjat batang, daun, hingga permukaan yang licin. Mampu melakukan metakrosis, yaitu perubahan intensitas warna tubuh secara terbatas untuk menyesuaikan kondisi cahaya dan lingkungan sekitarnya. Suara panggilan jantan terdengar nyaring pada malam hari, terutama saat musim hujan, untuk menarik perhatian betina. Meskipun berstatus Least Concern, populasi lokal tetap dapat terancam akibat hilangnya habitat hutan, penggunaan pestisida, serta pencemaran sumber air tempat berkembang biak.

 

Sumber Pustaka :

- GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.

GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).

​​PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.

​​RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).

RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)


 

Referensi : 

-https://www.biolib.cz/en/taxon/id133323/

-Polypedates cruciger https://share.google/dhTQ40d8l04WKlnSA

-https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=26588

-https://www.inaturalist.org/observations/328619995

 

Penulis : Dila

Editor : Ali Setyaki

Foto By : Inaturalist| ilockwood