Oktober/18/2025-18.12| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Paramesotriton caudopunctatus
Nama English : spot-tailed warty newt
Nama Lokal : kadal air kutil berekor spot
Penemu : Liu & Hu In Hu, Zhao & Liu, 1973
Sinonim : -
Biogeografi : Tiongkok Tengah
Ekologi (Habitat) : sawah, kolam, hilir sungai,danau
Taksonomi & Klasifikasi :
Domain: Eukaryota
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Amphibia
Order: Salamandroidea
Family: Salamandridae
Genus: Paramesotriton
Species: Paramesotriton caudopunctatus
Similar species/ species Fosil : -
-species Paramesotriton aurantius Yuan, Wu, Zhou & Che, 2016
-species Paramesotriton caudopunctatus (Liu & Hu In Hu, Zhao & Liu, 1973)
-species Paramesotriton chinensis (Gray, 1859)
-species Paramesotriton deloustali (Bourret, 1934) - Tam Dao Salamander
-species Paramesotriton fuzhongensis Wen, 1989 - Wanggao Warty Newt
-species Paramesotriton guangxiensis (Huang, Tang & Tang, 1983)
-species Paramesotriton hongkongensis (Myers & Leviton, 1962)
-species Paramesotriton labiatus (Unterstein, 1930) - Paddle-tail Newt
-species Paramesotriton longliensis Gu & Xiong in Li, Tian, Gu & Xiong, 2008
-species Paramesotriton malipoensis Rao, Liu, Zhu & Ma, 2022
-species Paramesotriton maolanensis Gu, Chen, Tian, Li & Ran, 2012
-species Paramesotriton qixilingensis Yan, Zhao, Jiang, Hou, He, Murphy & Che, 2014
-species Paramesotriton wulingensis Wang, Tian & Gu, 2013
-species Paramesotriton yunwuensis Wu, Jiang & Hanken, 2010
-species Paramesotriton zhijinensis Li, Tian & Gu, 2008
Fosil : -
Zaman Tersier: -
Subspesies : -
Status Konservasi: NT (Near Threatened/hampir terancam)
Morfologi : panjangnya 155 mm untuk betina, sedangkan jantan sedikit lebih pendek
Fisiologi : Permukaan tubuh terasa kasar dan berbintil-bintil (verrucous), memberi kesan “berkutil”, yang berfungsi sebagai perlindungan dan kamuflase di habitat berbatu
Ekologi (Tingkah Laku) : nokturnal
Diet (Makanan) : cacing tanah, serangga air, larva nyamuk, siput kecil, dan krustasea kecil
Reproduksi : ovipar
Musim Reproduksi : -
Jumlah anak/Telur : -
(Chronialogi) Masa Hidup : -
Alam liar : -
Penangkaran: -
Notes : Nama genus Paramesotriton berasal dari bahasa Yunani para yang berarti “di samping” atau “mirip dengan”, Mesotriton yang merupakan nama genus salamander, dan akhiran -on yang digunakan dalam pembentukan nama takson. Nama tersebut secara umum merujuk pada kelompok salamander yang memiliki kemiripan dengan Mesotriton. Epitet spesifik caudopunctatus berasal dari bahasa Latin cauda yang berarti “ekor” dan punctatus yang berarti “bertitik” atau “berbintik”. Dengan demikian, Paramesotriton caudopunctatus dapat dimaknai sebagai “Paramesotriton berekor berbintik”, sesuai dengan pola bintik pada bagian ekornya. Nama Inggris Spot-tailed Warty Newt juga menggambarkan dua karakter utamanya, yaitu pola berbintik pada ekor (spot-tailed) serta permukaan tubuh yang kasar dan berbintil (warty).:
Paramesotriton caudopunctatus memiliki tubuh yang kasar dan berbintil-bintil. Tekstur kulit tersebut merupakan salah satu karakter khas kelompok warty newt dan membantu memberikan perlindungan melalui kamuflase di lingkungan yang memiliki substrat berbatu, lumpur, daun mati dan vegetasi perairan. Sebagai amfibi, spesies ini memiliki ketergantungan terhadap lingkungan lembap dan air, terutama pada fase reproduksinya. Kehidupan di dua lingkungan tersebut membuat kondisi habitat darat dan perairan sama-sama penting bagi keberlangsungan populasinya.
Aktivitas nokturnal juga membantu spesies ini mengurangi paparan panas dan kehilangan air pada siang hari. Pada malam hari, kondisi yang lebih lembap memungkinkan aktivitas mencari makan berlangsung lebih efektif. Paramesotriton caudopunctatus merupakan bagian dari jaringan makanan ekosistem perairan tawar dan lingkungan lembap di Tiongkok tengah. Sebagai predator berukuran kecil, spesies ini memangsa berbagai organisme seperti serangga air, larva nyamuk, cacing, siput kecil dan krustasea kecil sehingga ikut membantu mengendalikan kelimpahan organisme tersebut. Sebaliknya, newt ini juga menjadi sumber makanan bagi predator yang lebih besar. Dengan demikian, keberadaannya membantu menghubungkan tingkat trofik organisme kecil dengan predator yang berada pada tingkat trofik lebih tinggi.
Sebagai amfibi, spesies ini juga memiliki nilai bioindikator. Amfibi umumnya memiliki kulit yang permeabel dan sangat bergantung pada kondisi lingkungan sehingga perubahan kualitas air, pencemaran, perubahan kelembapan dan kerusakan habitat dapat memberikan pengaruh terhadap populasinya. Spesies ini berperan sebagai predator invertebrata kecil di lingkungan perairan maupun habitat lembap di sekitarnya. Aktivitas makannya dapat membantu menjaga keseimbangan komunitas organisme kecil di kolam, sawah, sungai dan badan air lainnya yang menjadi habitatnya. Keberadaan newt dalam suatu ekosistem juga menunjukkan adanya hubungan ekologis antara lingkungan darat dan perairan. Individu menggunakan habitat tersebut pada tahap kehidupan dan aktivitas yang berbeda sehingga energi dan nutrien dapat berpindah antara kedua lingkungan.
Status Konservasi dan Ancaman :
Status Near Threatened (NT) / Hampir Terancam menunjukkan bahwa spesies ini belum masuk kategori terancam secara global, tetapi populasinya perlu mendapatkan perhatian. Hilangnya habitat perairan, perubahan penggunaan lahan, pencemaran air, modifikasi sungai dan kolam, serta perubahan kondisi lingkungan dapat menjadi ancaman bagi keberlangsungannya.
Ketergantungannya terhadap habitat lembap dan perairan membuat perubahan kecil pada kualitas lingkungan berpotensi memberikan dampak yang cukup besar, terutama apabila habitat yang sesuai terfragmentasi.
Paramesotriton caudopunctatus merupakan salah satu anggota genus Paramesotriton, kelompok newt yang seluruh anggotanya berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara daratan. Genus ini memiliki keragaman bentuk dan pola tubuh yang cukup tinggi.
Walaupun dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai “kadal air”, P. caudopunctatus bukan kadal dan bukan reptil. Hewan ini merupakan amfibi dari famili Salamandridae, sehingga lebih tepat disebut newt, salamander air, atau kadal air salamander untuk menghindari kekeliruan taksonomi.
Spesies ini pertama kali dideskripsikan pada tahun 1973 oleh Liu & Hu melalui karya yang melibatkan Hu, Zhao & Liu. P. caudopunctatus termasuk famili Salamandridae dan genus Paramesotriton. Genus tersebut berbeda dari genus salamander lain karena memiliki sejumlah karakter morfologi khas, termasuk permukaan tubuh yang kasar dan struktur ekor yang berkembang baik.
Habitatnya berkaitan dengan lingkungan air tawar seperti kolam, sawah, dan bagian sungai yang sesuai. Ketersediaan air bersih dan habitat lembap sangat penting bagi siklus hidupnya karena reproduksi amfibi umumnya sangat bergantung pada keberadaan air.
Perlindungan Paramesotriton caudopunctatus tidak hanya berarti mempertahankan individunya, tetapi juga menjaga kolam, sawah, aliran sungai, vegetasi tepi perairan dan habitat lembap yang membentuk satu kesatuan ekosistem. Konservasi habitat seperti ini sekaligus memberikan manfaat bagi berbagai jenis amfibi, ikan, serangga air dan organisme lain yang hidup di perairan tawar.
Sumber Pustaka :
- GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
Referensi :
https://en.wikipedia.org/wiki/Spot-tailed_warty_newt
https://en.wikipedia.org/wiki/Spot-tailed_warty_newt
https://amphibiaweb.org/cgi/amphib_query?where-genus=Paramesotriton&where-species=caudopunctatus&account=mol
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Setyaki
Foto By : Karel Brychta | BioLib