1/MARET/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Paradisaea raggiana raggiana
Nama English : Raggiana Bird-of-paradise (Nominate)
Nama Lokal : Cendrawasih Raggiana Selatan / Kumul
Penemu : P. L. Sclater, 1873
Sinonim : Paradisaea raggiana (sensu stricto)
Biogeografi : Terdistribusi di wilayah selatan dan tenggara Papua Nugini, mulai dari Teluk Papua hingga ke ujung Semenanjung Papua.
Ekologi (Habitat) :
Hutan hujan tropis dataran rendah hingga hutan pegunungan menengah.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Order: Passeriformes
Family: Paradisaeidae
Genus: Paradisaea
Species: Paradisaea raggiana
Subspecies: Paradisaea raggiana raggiana
Similar species/ species Fosil : 7
species Paradisaea apoda Linnaeus, 1758 - Greater Bird-of-paradise
species Paradisaea decora Salvin & Godman, 1883 - Goldie's Bird-of-paradise
species Paradisaea guilielmi Cabanis, 1888 - Emperor Bird-of-paradise
species Paradisaea minor Shaw, 1809 - Lesser Bird-of-paradise
species Paradisaea raggiana P. L. Sclater, 1873 - Raggiana Bird-of-paradise
species Paradisaea rubra Daudin, 1800 - Red Bird-of-paradise
species Paradisaea rudolphi (Finsch & A. B. Meyer, 1885) - Blue Bird-of-paradise
Subspesies :
- Paradisaea raggiana raggiana
-Paradisaea raggiana augustaevictoriae
- Paradisaea raggiana granti
- Paradisaea raggiana intermedia
-Paradisaea raggiana salvadorii
Status Konservasi :
IUCN : LC (Least Concern)
CITES : APPENDIX II
Morfologi :
Panjang: 34 cm (jantan).
Berat: 200 - 300 gram.
Fisiologi :
Warna: Jantan memiliki mahkota dan tengkuk kuning cerah, tenggorokan hijau zamrud, dan dada cokelat marun gelap. Terdapat pita kuning tipis yang memisahkan tenggorokan hijau dengan dada cokelat.
Bulu Hiasan: Bulu pameran (flanks) berwarna merah tua yang intens.
Ekor: Memiliki dua pasang bulu ekor tengah yang panjang dan menyerupai kawat hitam melengkung.
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal.
Diet: Frugivora (buah-buahan hutan) dan Insektivora.
Reproduksi : Ovipar.
Jumlah Telur: 1-2 butir dengan warna krem berbintik cokelat.
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : 15 - 20 tahun.
Penangkaran : Hingga 25 tahun.
Notes : Subspesies ini adalah yang paling dikenal karena merupakan simbol nasional Papua Nugini dan muncul dalam bendera negara tersebut. Namanya diambil dari Marchese Francis Raggi, seorang bangsawan dari Genoa. Persilangan alami (hibridisasi) sering terjadi dengan P. apoda di wilayah barat distribusinya. Sistem perkawinan Poligini (Lek). Jantan berkumpul dalam kelompok besar (hingga 10-20 individu) di pohon pamer untuk melakukan tarian sayap dan suara teriakan yang keras.
Ciri Khas mereka Memiliki bulu hiasan samping yang berwarna merah darah hingga merah jingga tua yang sangat mencolok. subspesies nominasi Paradisaea raggiana raggiana (Cendrawasih Raggiana Selatan), yang merupakan burung nasional Papua Nugini:
Sumber Pustaka :
AVES (Burung)
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
GEN-EBDH-3 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 3.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 188-190.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 45-50.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.
AVS-ESS-4 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4 Burung.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.
AVS-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Burung (Edisi Cetak 1979-1987).
AVS-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung (Edisi Cetak 1989).
AVS-EHBR-A (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id1011317/
https://en.wikipedia.org/wiki/Raggiana_bird-of-paradise
https://ebird.org/species/rabopa1
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=727637
https://www.inaturalist.org/observations/310135167
Penulis : Suaizam
Editor : Ali ma'ruf
Foto By : inaturalist | briancasatelli CC-BY-NC