1/Maret/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Paradisaea decora
Nama English : Goldie's Bird-of-paradise
Nama Lokal : Cendrawasih Goldie, Cendrawasih Jingga
Penemu : Salvin & Godman, 1883
Sinonim :
-Paradisaea decora (monotipik, tidak ada
Biogeografi : Papua Nugini. Terbatas di wilayah kepulauan (Kepulauan d'Entrecasteaux: Pulau Fergusson dan Pulau Normanby).
Ekologi (Habitat) :
Hutan hujan pegunungan rendah (Hutan Tropis)
Hutan perbukitan pada ketinggian 300 hingga 700 meter di atas permukaan laut.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Order: Passeriformes
Family: Paradisaeidae
Genus: Paradisaea
Species: Paradisaea decora
Similar species/ species Fosil : 7
species Paradisaea apoda Linnaeus, 1758 - Greater Bird-of-paradise
species Paradisaea minor Shaw, 1809 - Lesser Bird-of-paradise
species Paradisaea raggiana P. L. Sclater, 1873 - Raggiana Bird-of-paradise
species Paradisaea rubra Daudin, 1800 - Red Bird-of-paradise
species Paradisaea guilielmi Cabanis, 1888 - Emperor Bird-of-paradise
species Paradisaea rudolphi (Finsch & A. B. Meyer, 1885) - Blue Bird-of-paradise
species Paradisaea decora Salvin & Godman, 1883 - Goldie's Bird-of-paradise
Subspesies : - (Monotipik)
Status Konservasi :
IUCN : VU (Vulnerable/Rentan)
CITES : Apendix II
Morfologi :
Panjang: 33 cm (untuk jantan, tidak termasuk bulu ekor hiasan).
Berat: 200 - 240 gram.
Fisiologi :
Warna: Jantan memiliki dada berwarna merah tua/marun keunguan yang kontras dengan bagian belakang kuning kecokelatan. Bulu hiasan di sisi tubuhnya berwarna merah jingga (deep orange). Wajah : Wajahnya berwarna hijau zamrud. Betina memiliki warna yang lebih kusam, didominasi cokelat zaitun dengan garis-garis di bagian bawah.
Sayap: Bulu sayap kokoh namun relatif pendek dibanding ekor hiasannya.
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal.
Diet (Makanan) : Frugivora (buah-buahan, terutama buah pala hutan dan ara) serta artropoda kecil (serangga).
Reproduksi : Ovipar.
Musim Reproduksi : Agustus - Desember.
Jumlah anak/Telur : 1-2 butir.
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : 15 - 20 tahun.
Penangkaran : Hingga 25 tahun (dengan perawatan optimal).
Notes : Namanya diambil dari Andrew Goldie, seorang kolektor dan penjelajah asal Skotlandia yang pertama kali menemukan burung ini. Populasinya diawasi ketat karena hanya hidup di dua pulau kecil. Terdaftar dalam Lampiran II CITES. Spesies ini memiliki status lebih terancam dibanding P. apoda karena jangkauan geografisnya yang sangat sempit). Sistem Perkawinan: Lek (jantan berkumpul di satu pohon untuk menari dan memamerkan bulu jingganya kepada betina).
Sumber Pustaka :
AVES (Burung)
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
GEN-EBDH-3 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 3.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 188-190.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 45-50.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.
AVS-ESS-4 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4 Burung.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.
AVS-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Burung (Edisi Cetak 1979-1987).
AVS-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung (Edisi Cetak 1989).
AVS-EHBR-A (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id30283/
https://en.wikipedia.org/wiki/Goldie%27s_bird-of-paradise
https://www.inaturalist.org/search?q=Paradisaea%20decora
https://avibase.bsc-eoc.org/species.jsp?lang=ID&avibaseid=E7BFC77AC4202B3E
https://www.mindenpictures.com/stock-photo-goldie-s-bird-of-paradise-paradisaea-decora-male-perched-fergusson-naturephotography-image90863060.html
Penulis : suaizam
Editor : Ali ma'ruf
Foto By : Photographer Tim Laman