1/MARET/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Paradisaea apoda × Paradisaea raggiana
Nama English : Great-Raggiana Hybrid Bird-of-paradise
Nama Lokal : Cendrawasih Hibrida Besar-Raggiana
Penemu : Fenomena hibridisasi ini telah dicatat oleh berbagai ornitolog sejak awal abad ke-20 (misal: Stresemann, 1923).
Sinonim : Paradisaea apoda luptoni (Lowe, 1923 - sempat dianggap spesies/subspesies valid, namun kemudian diidentifikasi sebagai hibrida).
Biogeografi : Terbatas pada zona pertemuan (hybrid zone) di wilayah selatan Papua Nugini, khususnya di sepanjang aliran hulu Sungai Fly dan wilayah Gunung Karimui.
Ekologi (Habitat) :
Hutan hujan tropis dataran rendah hingga hutan pegunungan bawah.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Order: Passeriformes
Family: Paradisaeidae
Genus: Paradisaea
Spesies: Paradisaea apoda × raggiana
Included & Paleo Species:
species Paradisaea apoda Linnaeus, 1758 - Greater Bird-of-paradise
-species Paradisaea decora Salvin & Godman, 1883 - Goldie's Bird-of-paradise
-species Paradisaea guilielmi Cabanis, 1888 - Emperor Bird-of-paradise
-species Paradisaea minor Shaw, 1809 - Lesser Bird-of-paradise
-species Paradisaea raggiana P. L. Sclater, 1873 - Raggiana Bird-of-paradise
-species Paradisaea rubra Daudin, 1800 - Red Bird-of-paradise
-species Paradisaea rudolphi (Finsch & A. B. Meyer, 1885) - Blue Bird-of-paradise
Subspesies :
Status Konservasi :
IUCN : Tidak dievaluasi secara mandiri (mengikuti status tetua: LC).
CITES : APPENDIX II
Morfologi : Panjang: 34 - 40 cm.
Fisiologi :
Warna: Jantan memiliki mahkota kuning dan tenggorokan hijau zamrud. Ciri paling mencolok adalah warna bulu hiasan samping (flanks) yang merupakan gradasi antara kuning kecokelatan (apoda) dan jingga kemerahan (raggiana).
Dada: Memiliki garis pembatas cokelat yang lebih gelap daripada P. raggiana namun tidak sekaya warna cokelat pada P. apoda.
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal.
Reproduksi : Ovipar.
Masa Reproduksi:
Jumlah Anak/Telur :
(Longevity) Masa Hidup :
Alam liar: (-)
Penangkaran: 15 - 20 tahun (
Notes : Hibrida ini sangat terkenal dalam sejarah ornitologi karena sempat membingungkan para ahli taksonomi yang mengiranya sebagai spesies baru. Penemuan Paradisaea apoda luptoni adalah bukti nyata bagaimana dua spesies cendrawasih yang berbeda dapat kawin silang di alam liar jika habitat mereka bersinggungan. Paradisaea apoda × raggiana bukan merupakan subspesies alami, melainkan hasil hibridisasi (persilangan) alami yang terjadi di zona kontak antara kedua spesies tersebut. Fertilitas hibrida ini di alam liar masih menjadi subjek penelitian, namun individu hibrida sering ditemukan sehat secara fisik.Ciri- ciri Hybrida Ukuran tubuh menyerupai P. apoda (besar), namun menunjukkan karakteristik warna perantara pada bulu hiasannya. Jantan hibrida tetap berpartisipasi dalam sistem Lek. Mereka terkadang terlihat menari bersama salah satu spesies tetua di pohon pamer yang sama, meskipun keberhasilan reproduksinya mungkin lebih rendah dibandingkan spesies murni. Mereka Ditemukan di area di mana distribusi P. apoda (barat) dan P. raggiana (timur) saling tumpang tindih.
Sumber Pustaka : -
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
GEN-EBDH-3 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 3.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 188-190.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 45-50.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.
AVS-ESS-4 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4 Burung.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.
AVS-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Burung (Edisi Cetak 1979-1987).
AVS-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung (Edisi Cetak 1989).
AVS-EHBR-A (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).
Referensi : https://academic.oup.com/auk/article/111/1/230/5190623
https://www.theflamingonews.com/hybridization-in-birds-of-paradise/
https://zse.pensoft.net/article/25139/
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=1604180
Penulis : Suaizam
Editor : Ali ma'ruf
Foto By : Eric Carpenter
Lisensi: CC-BY-NC