21 / September / 2026 | KAMUS SATWA PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Oncorhynchus mykiss ssp. gilberti
Nama English : Kern Golden Trout / Kern River Rainbow Trout
Nama Lokal : Trout Emas Sungai Kern
Penemu : David Starr Jordan, 1894
Sinonim :
Salmo gairdneri var. gilberti Jordan, 1894
Oncorhynchus mykiss gilberti (Jordan, 1894)
Biogeografi : Endemik Sungai Kern di California, Amerika Serikat, terutama wilayah South Fork Kern River dan sistem perairan Kern River.
Ekologi (Habitat) : perairan tawar, terutama sungai dan aliran pegunungan yang relatif jernih, dingin, dan kaya oksigen.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Subphylum: Vertebrata
Infraphylum: Gnathostomata
Parvphylum: Osteichthyes
Gigaclass: Actinopterygii
Superclass: Actinopteri
Class: Teleostei
Order: Salmoniformes
Family: Salmonidae
Subfamily: Salmoninae
Genus: Oncorhynchus
Species : Oncorhynchus mykiss
Subspecies : Oncorhynchus mykiss ssp. kamloops
Included & Paleo Species :
Oncorhynchus aguabonita (Jordan, 1892) – Golden Trout
Oncorhynchus apache (Miller, 1972) – Apache Trout
Oncorhynchus biwaensis Fujioka, Kuwahara, Tabata, Fuke & Nakabo, 2025 – Biwa Salmon
Oncorhynchus chrysogaster (Needham & Gard, 1964) – Mexican Golden Trout
Oncorhynchus clarkii (Richardson, 1836) – Cutthroat Trout
Oncorhynchus gilae (Miller, 1950) – Gila Trout
Oncorhynchus gorbuscha (Walbaum, 1792) – Pink Salmon
Oncorhynchus gorbuschka Glubokovsky & Zhivotovsky, 2024 – Rosy Salmon
Oncorhynchus henshawi (Gill & Jordan, 1878)
Oncorhynchus kawamurae Jordan & McGregor, 1925
Oncorhynchus keta (Walbaum, 1792) – Chum Salmon
Oncorhynchus kisutch (Walbaum, 1792) – Coho Salmon
Oncorhynchus lewisi (Girard, 1856)
Oncorhynchus masou (Brevoort, 1856) – Masu Salmon
Oncorhynchus mykiss (Walbaum, 1792) – Rainbow Trout
Oncorhynchus nerka (Walbaum, 1792) – Sockeye Salmon
Oncorhynchus penshinensis (Pallas, 1814)
Oncorhynchus tshawytscha (Walbaum, 1792) – Chinook Salmon
Oncorhynchus virginalis (Girard, 1856)
Paleo Species :
† Oncorhynchus rastrosus (Cavender & Miller, 1972) – Saber-Toothed Salmon
SubSpecies :
Oncorhynchus mykiss ssp. mykiss
Oncorhynchus mykiss ssp. aquilarum
Oncorhynchus mykiss ssp. calisulat
Oncorhynchus mykiss ssp. gairdneri
Oncorhynchus mykiss ssp. irideus
Oncorhynchus mykiss ssp. kamloops
Oncorhynchus mykiss ssp. newberrii
Oncorhynchus mykiss ssp. stonei
XBread Species :
Oncorhynchus mykiss × aguabonita
Oncorhynchus mykiss × apache
Oncorhynchus mykiss × clarkii
Oncorhynchus mykiss × henshawi
Oncorhynchus mykiss × lewisi
Oncorhynchus mykiss × Salvelinus fontinalis
Oncorhynchus mykiss × virginalis
Status Konservasi :
IUCN : Belum dievaluasi secara terpisah sebagai subspesies.
CITES : Tidak terdaftar.
Morfologi :
Panjang : Tidak ada data valid yang dapat digunakan sebagai ukuran maksimum khusus untuk subspesies ini.
Tinggi : Tidak ada data valid khusus.
Berat : Tidak ada data valid khusus.
Fisiologi :
Tubuh : Memanjang dan ramping dengan bentuk khas trout genus Oncorhynchus.
Kepala : Memiliki kepala dan mulut khas trout, dengan rahang yang berkembang baik untuk menangkap mangsa akuatik.
Warna : Umumnya memperlihatkan kombinasi warna keemasan hingga kekuningan pada tubuh dengan karakter pita kemerahan atau merah muda serta bintik-bintik gelap. Warna dapat berubah berdasarkan kondisi lingkungan, usia, musim, dan kondisi reproduksi.
Sirip : Sirip memiliki pola bintik-bintik gelap yang menjadi salah satu karakter umum kelompok rainbow trout.
Sisik : Kecil dan relatif rapat menutupi tubuh.
Ekologi (Tingkah Laku) : Aktif Diurnal, oportunistik. Individu memanfaatkan struktur batu, cekungan, dan bagian sungai dengan arus lebih tenang sebagai tempat berlindung. Pergerakan lokal dapat terjadi antara bagian sungai yang berbeda untuk mencari makanan, perlindungan, dan lokasi pemijahan.
Diet (Makanan) : Memakan berbagai organisme air seperti larva serangga, serangga akuatik dewasa, serangga darat yang jatuh ke permukaan air, krustasea kecil, moluska, zooplankton, serta ikan kecil dan organisme air lainnya.
Reproduksi : Ovipar dengan pembuahan eksternal. Betina meletakkan telur pada substrat kerikil atau dasar sungai yang sesuai, kemudian telur dibuahi oleh jantan.
Musim Reproduksi : musim semi
Jumlah Anak/Telur : (-)
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : (-)
Penangkaran : (-).
Notes : Mereka Memiliki nilai konservasi tinggi karena merupakan bentuk trout endemik dengan persebaran geografis terbatas di sistem Sungai Kern. Populasi dapat menghadapi ancaman berupa perubahan habitat sungai, perubahan suhu air, kekeringan, perubahan aliran, kebakaran hutan, introduksi ikan non-asli, serta persilangan dengan populasi Oncorhynchus mykiss lainnya. Oncorhynchus mykiss ssp. gilberti memiliki nilai ekologis penting sebagai predator dalam ekosistem sungai pegunungan. Keberadaannya membantu mengatur populasi berbagai organisme air, terutama serangga akuatik dan invertebrata kecil. Karena memiliki persebaran yang sangat terbatas di sistem Sungai Kern, kelangsungan populasinya sangat berkaitan dengan kualitas air, suhu sungai, konektivitas habitat, ketersediaan lokasi pemijahan, dan keberadaan komunitas ikan aasli Oncorhynchus mykiss ssp. gilberti pertama kali dideskripsikan oleh David Starr Jordan pada tahun 1894 sebagai Salmo gairdneri var. gilberti. ITIS saat ini mencatat Oncorhynchus mykiss gilberti sebagai subspesies yang valid dan menggunakan nama umum Kern Golden Trout serta Kern River Rainbow Trout. Namun, status taksonominya memiliki sejarah panjang dan belum sepenuhnya seragam antarreferensi. Eschmeyer's Catalog of Fishes versi terbaru mencatat gilberti sebagai sinonim Oncorhynchus mykiss, tetapi juga mencatat penggunaannya sebagai subspesies O. mykiss gilberti dalam sejumlah literatur taksonomi. Katalog tersebut juga mencatat perkembangan interpretasi yang menempatkan gilberti sebagai subspesies dari Oncorhynchus aguabonita.
Subspesies ini juga berkaitan erat dengan kelompok trout emas California (California golden trout) dan kelompok trout Sungai Kern. Beberapa literatur lama menggunakan batas taksonomi yang berbeda antara gilberti, aguabonita, dan whitei, sehingga identifikasi berdasarkan sumber lama perlu dilakukan dengan hati-hati. Trout ini merupakan salah satu bentuk rainbow trout yang memiliki hubungan geografis sangat erat dengan sistem Sungai Kern di California.
Nama "Kern Golden Trout" dapat menimbulkan kesan bahwa ikan ini identik dengan California Golden Trout, tetapi dalam sejarah taksonomi keduanya pernah diperlakukan sebagai unit yang berbeda maupun berkerabat sangat dekat. Perubahan konsep taksonomi tersebut menunjukkan bahwa batas antara beberapa kelompok trout California memang kompleks. O. mykiss secara keseluruhan merupakan spesies yang sangat beragam secara morfologi dan ekologis. Di dalamnya terdapat bentuk-bentuk yang hidup di sungai, danau, maupun bentuk anadromous yang bermigrasi ke laut dan dikenal sebagai steelhead. Populasi trout di wilayah Kern juga memiliki arti penting dalam sejarah penelitian evolusi trout California karena isolasi geografis sistem sungai pegunungan dapat mendorong terbentuknya karakter populasi yang berbeda. Nama genus Oncorhynchus berasal dari bahasa Yunani onkos, yang berarti "kait" atau "tonjolan", dan rhynchos, yang berarti "moncong". Nama tersebut berkaitan dengan bentuk moncong atau rahang ikan salmonid yang dapat menjadi lebih berkembang pada kondisi tertentu. Epitet spesifik mykiss berasal dari nama lokal yang digunakan untuk rainbow trout di wilayah Kamchatka, Rusia. Epitet subspesifik gilberti merupakan nama kehormatan yang diberikan untuk menghormati Charles Henry Gilbert, seorang ahli ikan Amerika yang memberikan kontribusi besar terhadap penelitian dan koleksi ikan di Amerika Utara. Nama umum Kern Golden Trout mengacu pada Sungai Kern di California, wilayah yang menjadi pusat persebaran historis bentuk trout ini, sedangkan "Golden Trout" merujuk pada warna tubuh keemasan yang menjadi karakter penting kelompok trout emas California.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17
GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 32.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.
PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.
PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).
PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).
PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.
GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.
PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
Link Referensi :
https://www.inaturalist.org/observations/378222158
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=1552699
https://www.catalogueoflife.org/data/taxon/49JFF
https://www.gbif.org/taxon/RGJS5
https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=553418#null
https://www.biolib.cz/en/taxon/id2023867/
Penulis : Mas Tahzain
Editor : Agung Monche
Foto By : INaturalist | numberonefisher