21/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Nycticebus menagensis natunae
Nama English : Natuna Slow Loris
Nama Lokal : Kukang Natuna, Pukan Natuna.
Penemu : Stone & Rehn (1902)
Sinonim :
Nycticebus natunae Stone & Rehn, 1902
Nycticebus coucang natunae (Stone & Rehn, 1902)
Biogeografi : Endemik di Kepulauan Natuna, Indonesia (khususnya di Pulau Natuna Besar).
Ekologi (Habitat) : Hutan hujan tropis dataran rendah, hutan sekunder, dan terkadang ditemukan di perkebunan penduduk yang berbatasan dengan hutan asli di Kepulauan Natuna.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primates
Famili: Lorisidae
Genus: Nycticebus
Spesies: Nycticebus menagensis
Subspesies: Nycticebus menagensis natunae
Similar species/ species Fosil :
Nycticebus bancanus Lyon, 1906 - Bangka Slow Loris
- Nycticebus bengalensis (de Lacépède, 1800) - Bengal Slow Loris
- Nycticebus borneanus Lyon, 1906 - Bornean Slow Loris
- Nycticebus coucang (Boddaert, 1785) - Greater Slow Loris
- Nycticebus hilleri Stone & Rehn, 1902 - Hiller's Slow Loris
- Nycticebus javanicus É. Geoffroy Saint-Hilaire, 1812 - Javan Slow Loris
- Nycticebus kayan Munds, Nekaris & S. M. Ford, 2013 - Kayan Slow Loris
- Nycticebus menagensis (Lydekker, 1893) - Philippine Slow Loris
Subspesies :
subspecies Nycticebus menagensis menagensis (Lydekker, 1893)
subspecies Nycticebus menagensis natunae Stone & Rehn, 1902
subspecies Nycticebus menagensis philippinus Trouessart, 1893
Status Konservasi: VU (Vulnerable/Rentan) -
Morfologi :
Panjang Tubuh : 25 - 28 cm (Sedikit lebih kecil dibandingkan subspesies nominal).
Berat : 260 - 310 gram.
Fisiologi :
Kepala : Memiliki tanda wajah yang lebih gelap dan kontras dibandingkan N. m. menagensis. Garis dorsal (punggung) biasanya lebih jelas terlihat memanjang hingga ke dahi.
Warna : Rambut tubuh cenderung lebih cokelat kemerahan atau abu-abu kecokelatan dibandingkan populasi Filipina yang lebih pucat.
Telinga : Tertutup sebagian oleh rambut, namun tetap terlihat jelas.
Gigi : Memiliki struktur toothcomb yang tajam untuk mengekstraksi getah pohon di lingkungan pulau.
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal & Arboreal (Aktif di malam hari dan menghabiskan sebagian besar waktu di atas pohon).
Diet (Makanan) : Getah pohon (exudates), nektar bunga, buah-buahan hutan, dan arthropoda kecil.
Reproduksi : Vivipar
Musim Reproduksi : Sepanjang tahun (
Jumlah anak : 1 Anak per kelahiran.
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : 12–18 tahun.
Penangkaran : 20–22 tahun.
Notes : Nycticebus menagensis natunae adalah bentuk unik dari kukang Filipina yang terisolasi di Kepulauan Natuna. Karena habitatnya yang terbatas di pulau kecil, subspesies ini sangat rentan terhadap kepunahan akibat konversi lahan dan perdagangan satwa liar. Secara morfologi, ia berfungsi sebagai jembatan visual antara kukang Kalimantan daratan dan kukang Filipina yang lebih pucat.Subspesies ini terisolasi secara geografi dari populasi utama di daratan Kalimantan dan Filipina. Subspesies ini Mengalami ancaman serius karena habitat yang sangat terbatas (pulau kecil).
Sumber Pustaka :
National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.
- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93
- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila).
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id1576430/
https://travelingyourdream.com/2023/02/11/natuna-islands-slow-loris/https://www.inaturalist.org/taxa/607590-Nycticebus-menagensis-natunae
https://alltheworldsprimates.org/
Penulis : Ali Maruf
Editor : Adi Mikayasa
Foto By : leekierdorf