Muntiacus feae

Muntiacus feae

Muntiacus feae

Mamalia
Minggu, 05 April 2026
Dsn Mamalia
11 Views

14 / Maret / 2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Muntiacus feae

Nama English : Fea's Muntjac / Tenasserim Muntjac

Nama Lokal : Kijang Fea / Kijang Tenasserim

 

Penemu : Thomas & Doria, 1889

 

Sinonim : 

Cervulus feae Thomas & Doria, 1889

Muntiacus feæ Lydekker, 1915

Procops] feæ (Pocock, 1923)

Muntiacus muntjak margae Hooijer, 1951

Muntiacus feai Grubb, 1977

 

Biogeografi : Terbatas di wilayah pegunungan antara Thailand bagian barat dan Myanmar bagian selatan (Wilayah Tenasserim). Juga dilaporkan keberadaannya di wilayah Tibet, Yunnan (Tiongkok), dan Laos.

 

Ekologi (Habitat) : Hutan hujan pegunungan yang selalu hijau (evergreen forest) dan hutan campuran pada ketinggian 300 m hingga 2.500 m dpl. Menyukai area dengan vegetasi bawah yang rapat di dekat sumber air.

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Mammalia

Order: Artiodactyla

Family: Cervidae

Subfamily: Cervinae

Genus: Muntiacus

Spesies: Muntiacus feae

 

Included & Paleo species  :

-species Muntiacus atherodes Groves & Grubb, 1982 - Bornean Yellow Muntjac

-species Muntiacus crinifrons (P. L. Sclater, 1885) - Hairy-fronted Muntjac

-species Muntiacus feae (O. Thomas & Doria, 1889) - Fea's Muntjac

-species Muntiacus gongshanensis Ma Shilai in Ma Shilai, Wang Yingxiang & Shi Liming, 1990 - Gongshan Muntjac

- species Muntiacus malabaricus Lydekker, 1915 - South Indian Muntjac

-species Muntiacus montanus H. C. Robinson & Kloss, 1918 - Sumatran Muntjac

- species Muntiacus muntjak (E. A. W. von Zimmermann, 1780) - Southern Red Muntjac

-species Muntiacus puhoatensis Le Trong Trai in Binh Chau, 1997 - Pù Hoat Muntjac

- species Muntiacus putaoensis Amato, Egan & Rabinowitz, 1999 - Leaf Muntjac

- species Muntiacus reevesi (W. Ogilby, 1839) - Reeve's Muntjac

- species Muntiacus rooseveltorum Osgood, 1932 - Roosevelt's Muntjac

-species Muntiacus truongsonensis (Nguyễn Quý Hoài, 1997) - Annamite Muntjac

-species Muntiacus vaginalis (Boddaert, 1785) - Northern Red Muntjac

-species Muntiacus vuquangensis (Đỗ Tước, Vũ Văn Dũng, S. Dawson, Arctander & J. MacKinnon, 1994) - Giant Muntjac

 

Paleo Spesies:

-species Muntiacus bohlini Teilhard de Chardin, 1940 †

- species Muntiacus fenghoensis Chow, 1956 †

- species Muntiacus hengduanshanensis Zong, Chen, Huang & Xu, 1996 †

-species Muntiacus lacustris (Teilhard de Chardin & Trassaert, 1937) †

- species Muntiacus leilaoensis Dong, Pan & Liu, 2004 †

Tertiary: Upper Miocene

-species Muntiacus nanus (Teilhard de Chardin & Trassaert, 1937) †

-species Muntiacus noringenensis Dong, 2007 †

- species Muntiacus pliocaenicus Korotkevitch, 1965 †

- species Muntiacus polonicus Czyzewska, 1968 †

- species Muntiacus szechuanensis Young & Liu, 1950 †

-species Muntiacus zhaotongensis Dong, Ji, Jablonski, Su & Li, 2014 †

Tertiary: Upper Miocene

Subspesies : -

Status Konservasi: EN (Terancam) 
 

Morfologi : 

Panjang Tubuh: : 100 cm.

Tinggi Bahu:  50–60 cm 

Berat Badan:  18–22 kg.


 

Fisiologi :

Warna: warna bulu cokelat gelap atau cokelat kekuningan.

Dahi :  Bagian dahi memiliki rumbai rambut berwarna pirang atau oranye terang. 

Tubuh : Tubuh berukuran sedang

Kelenjar : Memiliki kelenjar preorbital yang besar di bawah mata. Jantan memiliki tanduk pendek yang tumbuh di atas pedikel (tangkai tulang) panjang yang tertutup bulu, serta taring atas (canine) yang memanjang untuk pertahanan.

Ekor : yang bagian bawahnya berwarna putih bersih.

 

Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal/Diurnal (Crepuscular). Aktif pada fajar dan senja. Hidup soliter, sangat pemalu, dan memiliki kemampuan bergerak sangat sunyi di semak lebat.
 

Diet (Makanan) : Herbivora (Browser); memakan tunas muda, dedaunan, buah-buahan hutan yang jatuh, dan terkadang rumput.
 

Reproduksi :

Musim Reproduksi :  (sepanjang tahun).

Jumlah anak/Telur : 1 ekor.
 

(Longevity) Masa Hidup :

Alam liar : 10 – 12 tahun.

Penangkaran : 15 – 17 tahun.
 

Notes : konservasi oleh pihak IUCN saat ini mencantumkan sebagai Data Deficient (DD), namun secara regional di Thailand dan Myanmar dianggap Terancam).Spesies ini sering dikira Kijang Merah, namun ukurannya lebih kecil dan warnanya lebih gelap. Dinamai menurut Leonardo Fea, seorang naturalis Italia yang mengumpulkan spesimen pertama di Myanmar. Ada keunikan pada betina di bagian bahu. Yakni, pada spesies ini, betina cenderung lebih tinggi 6–7 cm dibandingkan jantan.

 

Sumber Pustaka :

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

MML-EBDH-2 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 2.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8-93.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 61

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 175.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 194-206.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6-47.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 5-27.

​​GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 40.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 51-72.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

MML-ESS-8 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.

MML-PAL- PMT (1979) — Pustaka Alam Life Primata (Edisi Cetak 1979-1987).

MML-PAL-(1979) — Pustaka Alam Life Mamalia (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

MML-EISF-M1-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 (1989).

MML-EISF-M2-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 2 (1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

MML-BPD-MAM (2012)— Buku Pintar Dunia: Mamalia (Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui)

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

MML-EHBR-M (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti).

GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air

 

Referensi :​https://www.inaturalist.org/taxa/42191-Muntiacus-feae

​https://www.biolib.cz/en/taxon/id33544/

https://www.mammaldiversity.org/taxon/1006329/

https://en.wikipedia.org/wiki/Fea%27s_muntjac

 

Penulis : Ali Maruf

Editor : Agung Widodo

Foto By : iNaturalist | pfaucher