Nycticebus coucang spp.insularis

Nycticebus coucang spp.insularis

Nycticebus coucang spp.insularis

Mamalia
Senin, 23 Februari 2026
Dsn Mamalia
8 Views

21/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Nycticebus coucang insularis

Nama English : Tioman Island Slow Loris

Nama Lokal : Kukang Pulau Tioman


 

Penemu : Robinson, 1917


 

Sinonim : Nycticebus insularis Robinson, 1917


 

Biogeografi : Endemik di Pulau Tioman, lepas pantai timur Semenanjung Malaya, Malaysia.


 

Ekologi (Habitat) :

 - Hutan hujan tropis pulau.

- ​Hutan sekunder  area pesisir.

​- perkebunan penduduk di dalam pulau.


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Mammalia

Order: Primates

Suborder: Strepsirrhini

Family: Lorisidae

Genus: Nycticebus

Species: Nycticebus coucang

Subspecies: Nycticebus coucang insularis


 

Similar species/ species Fosil :

​Nycticebus bancanus Lyon, 1906 - Bangka Slow Loris

- Nycticebus bengalensis (de Lacépède, 1800) - Bengal Slow Loris

- Nycticebus borneanus Lyon, 1906 - Bornean Slow Loris

- Nycticebus coucang (Boddaert, 1785) - Greater Slow Loris

- Nycticebus hilleri Stone & Rehn, 1902 - Hiller's Slow Loris

- Nycticebus javanicus É. Geoffroy Saint-Hilaire, 1812 - Javan Slow Loris

- Nycticebus kayan Munds, Nekaris & S. M. Ford, 2013 - Kayan Slow Loris

- Nycticebus menagensis (Lydekker, 1893) - Philippine Slow Loris


 

Subspesies :

- Nycticebus coucang coucang (Boddaert, 1785)

- Nycticebus coucang insularis Robinson, 1917


 

Status Konservasi: Endangered (Genting) -).


 

Morfologi :

 Panjang : 26 - 32 cm

Berat : 550 - 800 gram.


 

Fisiologi : 

Mata : Memiliki lapisan pemantul cahaya (Tapetum lucidum) yang sangat kuat untuk penglihatan malam hari.

Kelenjar Beracun : Memiliki kelenjar brakial di bagian dalam siku. Racun ini disebarkan melalui gigitan setelah bercampur dengan air liur, berfungsi sebagai mekanisme pertahanan dari predator pulau seperti ular atau burung pemangsa.

Tangan : Memiliki ibu jari yang berlawanan (opposable) dengan kekuatan cengkeraman yang luar biasa untuk bertahan di dahan saat tertidur atau diterjang angin kencang di habitat pulau.

Warna : Rambut lebih pucat dibandingkan N. coucang coucang, dengan garis dorsal (punggung) yang biasanya kurang kontras atau lebih tipis


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Arboreal dan Nocturnal. 


 

Diet (Makanan) : Eksudativora dan Insektivora; memakan getah pohon (gum), nektar bunga, buah-buahan hutan, serta serangga kecil.


 

Reproduksi : Vivipar.

Masa Hidup : Alam liar : 12 - 18 Tahun

Penangkaran : Bisa mencapai 20 - 25 Tahun


 

Notes : Nycticebus coucang insularis merupakan contoh isolasi geografis di mana populasi kukang terpisah dari daratan utama Malaysia dan berkembang menjadi subspesies tersendiri di Pulau Tioman. Ancaman utama bagi subspesies ini adalah pembangunan infrastruktur wisata di pulau yang mengurangi koridor pepohonan, serta gangguan dari aktivitas manusia. Umumnya melahirkan satu anak setelah masa kehamilan sekitar 6 bulan. Anak akan "di taruh" di dahan saat induk mencari makan atau menempel pada perut induk. Mereka Menghabiskan siang hari dengan tidur meringkuk di rimbunnya dedaunan atau lubang pohon untuk menghindari predator. mereka juga Cenderung sedikit lebih kecil dari subspesies daratan). Berdasarkan status spesies induk N. coucang. Namun, secara subspesies, populasinya sangat rentan karena hanya terbatas pada satu pulau (Endemik sempit


 

Sumber Pustaka :

National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47. 

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.

- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93

- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila).


 

Referensi : https://en.wikipedia.org/wiki/Sunda_slow_loris

https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=944111


 

Penulis : Ali Maruf

Editor : Adi Mikayasa

foto by : Cheng T.C.