15 /OKTOBER/ 2025 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Hypselotriton cyanurus
Nama English : Blue-tailed Fire-bellied Newt
Nama Lokal : Kadal Air Perut Api Ekor Biru,
Penemu : Liu, Hu & Yang, 1962
Sinonim : Cynops cyanurus Liu, Hu & Yang, 1962
Biogeografi : Tiongkok
Ekologi (Habitat) : sawah, kolam
Taksonomi & Klasifikasi :
Domain: Eukaryota
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Amphibia
Order: Salamandroidea
Family: Salamandridae
Genus: Hypselotriton
Species: Hypselotriton cyanurus
Similar species/ species Fosil :
-species Hypselotriton chenggongensis (Kou & Xing, 1983) - Chenggong Fire-bellied Newt
-species Hypselotriton cyanurus (Liu, Hu & Yang, 1962) - Blue-tailed Fire-bellied Newt
-species Hypselotriton fudingensis (Wu, Wang, Jiang & Hanken, 2010) - Fuding Fire-bellied Newt
-species Hypselotriton glaucus (Yuan, Jiang, Ding, Zhang & Che, 2013) - Blue-gray Fire-bellied Newt
-species Hypselotriton huanggangensis Jiang, Huang, Fan, Cheng, Raffaëlli & Chen, 2024 - Huanggangshan Fire-bellied Newt
-species Hypselotriton orientalis (David, 1873) - Oriental Fire-bellied Newt
-species Hypselotriton orphicus (Risch, 1983) - Dayang Fire-bellied Newt
-species Hypselotriton wolterstorffi (Boulenger, 1905) - Kunming Lake Newt †
-species Hypselotriton yunnanensis (Yang, 1983) - Jingdong Fire-bellied Newt
Fosil : -
Zaman Tersier: -
Subspesies : -
Status Konservasi: VU (Vulnerable/ rentan)
Morfologi : panjang total jantan mencapai 80 mm, dan betina hingga 100 mm
Fisiologi : Kepalanya datar. Moncongnya membulat, dan tepi mulutnya terletak tepat di bawah ujung mata. Gigi vomerin berbentuk V. Lidahnya kecil namun tebal, dan berbentuk oval. Kulitnya relatif kasar. Kepala, badan, dan ekornya ditutupi benjolan-benjolan halus berbutir. Venternya halus, dengan lipatan kulit tipis, halus, dan bergelombang. Kakinya panjang dan lemah. Jari-jari kaki saling tumpang tindih ketika tungkai ditekan ke panggul
Ekologi (Tingkah Laku) : nokturnal
Diet (Makanan) : cacing tanah, serangga air, larva nyamuk, siput kecil, dan krustasea kecil
Reproduksi : ovipar
Musim Reproduksi : -
Jumlah anak/Telur : -
(Chronialogi) Masa Hidup : -
Alam liar : -
Penangkaran: -
Notes : Pada betina, daerah dekat ujung ekor berwarna biru dengan bintik-bintik hitam atau cokelat berpola tidak beraturan.
Etimologi: Nama genus Hypselotriton berasal dari bahasa Yunani hypselos yang berarti "tinggi" atau "menjulang", dan triton yang merujuk pada kadal air (newt) dalam mitologi Yunani. Nama spesies cyanurus berasal dari kata Yunani kyanos yang berarti "biru tua" dan oura yang berarti "ekor", mengacu pada warna biru mencolok pada bagian ekornya.
Fakta Menarik: Spesies ini termasuk kelompok "fire-bellied newt" yang memiliki warna perut cerah sebagai bentuk aposematisme (warna peringatan) untuk memberi sinyal kepada predator bahwa tubuhnya mengandung senyawa beracun pada kulit. Kulit Hypselotriton cyanurus menghasilkan sekresi yang dapat membantu melindungi tubuhnya dari infeksi mikroorganisme serta mengurangi risiko dimangsa oleh predator Ekor biru yang menjadi ciri khas spesies ini lebih jelas terlihat ketika hewan berada di dalam air dan berfungsi sebagai sinyal visual bagi individu lain selama musim kawin. Mereka Berperan sebagai predator bagi larva nyamuk, serangga air, dan berbagai invertebrata kecil sehingga membantu menjaga keseimbangan populasi organisme perairan.Menjadi sumber makanan bagi ikan, burung air, dan reptil tertentu, sehingga merupakan bagian penting dalam rantai makanan ekosistem lahan basah. Kehadirannya sering digunakan sebagai bioindikator lingkungan, karena amfibi sangat sensitif terhadap pencemaran air, perubahan kualitas habitat, dan gangguan ekosistem. Spesies ini awalnya dideskripsikan sebagai Cynops cyanurus pada tahun 1962, sebelum kemudian ditempatkan ke dalam genus Hypselotriton berdasarkan kajian morfologi dan filogenetik modern. Ancaman utama spesies ini meliputi hilangnya habitat akibat perubahan lahan pertanian, pencemaran perairan, pembangunan infrastruktur, serta pengambilan individu dari alam untuk perdagangan hewan eksotik. Sebagai anggota famili Salamandridae, spesies ini mempertahankan kemampuan regenerasi yang luar biasa, termasuk memperbaiki jaringan ekor yang rusak dan sebagian anggota tubuh yang hilang.
Sumber Pustaka :
- GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id182831/
https://amphibiaweb.org/species/4241
https://species.wikimedia.org/wiki/File:Cynopscyanurus.jpg
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Setyaki
Foto By : Wikimedia | Christopher Schwerdt |