Euproctus platycephalus

Euproctus platycephalus

Euproctus platycephalus

Amfibi (Amfibi)
Kamis, 02 Oktober 2025
YunitaParami
94 Views

Oktober/2/2025-21.39| PARAMIDSN

 


 

Nama Ilmiah : Euproctus platycephalus

Nama English : Sardinian Brook Newt

Nama Lokal : Salamander sungai Sardinia

 

Penemu : Gravenhorst, 1829


 

Sinonim : -

 

Biogeografi : kepulauan Sardinia dekat Laut Mediterania


 

Ekologi (Habitat) : sungai,danau kecil, kolam
 


 

Klasifikasi & Taksonomi :

Kingdom: Animalia 

Phylum: Chordata

Class: Amphibia 

Order: Salamandroidea 

Family: Salamandridae

Genus: Euproctus

Species: Euproctus platycephalus
 


 

Included & Paleo species/ 

-species Euproctus montanus (Savi, 1838) - Corsican Brook Newt

-species Euproctus platycephalus (Gravenhorst, 1829) - Sardinian Brook Newt
 


 

Paleo : -
 

 

Subspesies : -

 

 

Status Konservasi:

IUCN :  VU (Vulnerable/rentan)

 

Morfologi : sekitar 15 cm (6 inci) panjangnya

 

Fisiologi

Kepala : kepalanya lebih datar, 

Tenggorokan : tenggorokannya lebih banyak berbintik, dan kelenjar paratoidnya lebih kecil. 

Rahang : Rahang bawah lebih pendek dari rahang atas. 

Kulit : Kulitnya halus selain dari beberapa tuberkel yang letaknya tidak beraturan. 

Warna : Warnanya zaitun, abu-abu, atau coklat kemerahan, seringkali dengan bintik-bintik merah, coklat, atau hitam dan garis-garis memanjang, dan seringkali garis tipis kuning atau coklat muncul di sepanjang tulang belakang. 

Tubuh : Bagian bawahnya lebih pucat, seringkali memiliki daerah tengah merah atau kuning dan bintik-bintik hitam


 

Ekologi (Tingkah Laku) : nokturnal 

Diet (Makanan) : serangga, invertebrata kecil

 

Reproduksi : ovipar

Musim Reproduksi : -

Jumlah anak/Telur : ± 220 telur

 

(Lifespan ) Masa Hidup 

Alam liar : -

Penangkaran: -

 

Notes : spesies ini sangat mirip dengan salamander sungai Korsika , tetapi kepalanya lebih datar.Etimologi Nama genus Euproctus berasal dari bahasa Yunani, yaitu eu yang berarti "baik" atau "sempurna" dan proktos yang berarti "anus/kloaka". Nama ini mengacu pada bentuk kloaka jantan yang berkembang dengan baik selama musim kawin. Sementara itu, nama spesies platycephalus berasal dari kata Yunani platys yang berarti "datar atau lebar" dan kephalē yang berarti "kepala", merujuk pada ciri khas spesies ini yang memiliki kepala lebih pipih dibandingkan kerabat dekatnya, terutama Euproctus montanus dari Pulau Korsika. Salamander sungai Sardinia merupakan predator penting bagi berbagai invertebrata air seperti larva serangga, cacing, dan krustasea kecil sehingga membantu menjaga keseimbangan populasi organisme akuatik. Selain itu, spesies ini juga menjadi mangsa bagi beberapa ikan, burung, dan ular air, sehingga berperan sebagai penghubung dalam rantai makanan. Karena sangat sensitif terhadap pencemaran air dan perubahan habitat, keberadaannya sering dijadikan indikator kesehatan ekosistem perairan pegunungan di Pulau Sardinia.Euproctus platycephalus merupakan spesies endemik Pulau Sardinia, sehingga tidak ditemukan secara alami di tempat lain di dunia.Salamander ini mampu bertahan hidup di aliran sungai pegunungan yang dingin, jernih, dan kaya oksigen, bahkan pada arus yang cukup deras. Tubuhnya yang ramping serta kepala pipih merupakan adaptasi yang membantu mengurangi hambatan arus saat bergerak di dasar sungai berbatu. Berbeda dengan banyak salamander lain yang lebih sering hidup di daratan, spesies ini menghabiskan sebagian besar hidupnya di lingkungan perairan. Populasinya terus mengalami penurunan akibat pencemaran air, pengambilan air untuk kebutuhan manusia, introduksi ikan predator, serta perubahan iklim yang mengurangi kualitas habitat alaminya. Oleh karena itu, spesies ini dikategorikan sebagai Rentan (Vulnerable) oleh IUCN.


 

 

Sumber Pustaka :

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.

GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).

​​PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.

​​RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).

RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)


 

 

Referensi :  

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Sardinian_brook_salamander

https://www.biolib.cz/en/taxon/id37845/

https://www.edgeofexistence.org/species/sardinian-brook-salamander/

 

Penulis : Vivi Yunita 

Editor : Ali Maruf 

Foto By : EDGE of Existence Programme