08/SEPTEMBER/2026 | KAMUS SATWA PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Erinaceus amurensis
Nama English :Amur Hedgehog,Manchurian Hedgehog.
Nama Lokal :Landak susu Amur,Landak Manchuria.
Penemu : Leopold von Schrenck 1858
Sinonim :-
Biogeografi :Asia Timur
Ekologi (Habitat) : Habitat Terbuka, Padang Rumput, Moor, Alang-Alang, Savana, Ladang Semak,Hutan iklim sedang, termasuk hutan kecil.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom:Animalia
Phylum: Chordata
Subphylum: Vertebrata
Infraphylum: Gnathostomata
Megaclass: Tetrapoda
Class: Mammalia
Subclass: Theria
Infraclass: Eutheria
Order: Eulipotyphla
Family: Erinaceidae
Subfamily: Erinaceinae
Genus: Erinaceus
Species:Erinaceus amurensis
Similar species/ species Fosil :
-"species Erinaceus amurensis von Schrenck, 1859 - Amur Hedgehog
-species Erinaceus concolor W. C. L. Martin, 1838 - Southern White-breasted Hedgehog
-species Erinaceus europaeus Linnaeus, 1758 - Western European Hedgehog
-species Erinaceus roumanicus Barrett-Hamilton, 1900 - Eastern European Hedgehog"
Subspesies :-
Status Konservasi: LC (Least Concern/Risiko rendah)
Morfologi :
-Panjang Tubuh: 16–29 cm.
-Berat Badan: 600–1.000 gram
Fisiologi :
-Tubuh bagian atas tertutup duri tajam yang merupakan modifikasi rambut.
-Wajah dan bagian bawah tubuh berbulu lembut berwarna kecokelatan atau keputihan.
-Memiliki kemampuan hibernasi selama musim dingin di wilayah utara yang ekstrem. -Suhu tubuh akan turun drastis untuk menghemat energi.
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal
Diet (Makanan) : cacing tanah, serangga, kumbang, siput, terkadang buah-buahan kecol.
Reproduksi : Vivipar
Musim Reproduksi :Mei-Juli
Jumlah anak/Telur :2-6 Ekor
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar :3-5 Tahun
Penangkaran :8 Tahun
Notes :
Nama genus Erinaceus berasal dari istilah Latin ērīnāceus yang berarti “landak” atau “hewan berduri”. Sementara itu, nama spesifik amurensis merujuk pada kawasan Sungai Amur di Asia Timur, wilayah yang menjadi bagian penting dari persebaran alami spesies ini. Nama umum Amur Hedgehog atau Manchurian Hedgehog juga berkaitan dengan wilayah geografis tersebut. Secara ekologis, Erinaceus amurensis merupakan mamalia kecil pemakan berbagai jenis invertebrata. Aktivitasnya pada malam hari membantu mengendalikan populasi cacing tanah, kumbang, serangga lain, dan moluska seperti siput. Dengan demikian, spesies ini memiliki peran sebagai salah satu predator alami dalam ekosistem padang rumput, lahan semak, tepi hutan, dan habitat terbuka. Aktivitas mencari makan dan menggali tanah juga dapat membantu memindahkan material organik di lapisan permukaan tanah. Salah satu kemampuan paling menarik dari landak Amur adalah hibernasi. Di wilayah yang mengalami musim dingin berat, aktivitas tubuhnya menurun secara drastis untuk menghemat energi ketika suhu lingkungan rendah dan sumber makanan menjadi terbatas. Sebelum memasuki periode tersebut, individu perlu memperoleh cadangan energi yang cukup. Duri Erinaceus amurensis sebenarnya merupakan rambut yang telah mengalami modifikasi dan mengandung keratin. Ketika merasa terancam, landak ini dapat menggulung tubuh sehingga bagian kepala, kaki, dan perut terlindungi di balik lapisan durinya. Strategi pertahanan ini membuat tubuhnya menyerupai bola berduri dan menyulitkan predator untuk menyerang bagian tubuh yang lunak. Meskipun sering disamakan dengan “landak susu” atau African Pygmy Hedgehog yang populer dalam perdagangan hewan peliharaan, Erinaceus amurensis bukanlah spesies yang sama. Erinaceus amurensis merupakan landak Eurasia dari genus Erinaceus, berukuran lebih besar, memiliki persebaran alami di Asia Timur, serta beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Keberadaan landak Amur juga dapat menjadi bagian dari indikator keberagaman mamalia kecil pada habitat terbuka dan mosaik antara padang rumput, semak, serta hutan. Meskipun saat ini berstatus Least Concern (LC), kelestarian habitat alaminya tetap penting karena perubahan penggunaan lahan dapat memengaruhi tempat berlindung, lokasi mencari makan, dan ketersediaan sumber makanan.
Sumber Pustaka :
- MAMALIA (Mammalia)
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
MML-EBDH-2 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 2.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8-93.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 61
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 175.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 194-206.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6-47.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 5-27.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 40.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 51-72.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
MML-ESS-8 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.
MML-PAL- PMT (1979) — Pustaka Alam Life Primata (Edisi Cetak 1979-1987).
MML-PAL-(1979) — Pustaka Alam Life Mamalia (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
MML-EISF-M1-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 (1989).
MML-EISF-M2-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 2 (1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
MML-BPD-MAM (2012)— Buku Pintar Dunia: Mamalia (Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui)
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
MML-EHBR-M (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti).
GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
Referensi :
-https://www.biolib.cz/en/taxon/id20494/#:~:text=species%20Erinaceus%20amurensis,Eastern%20European%20Hedgehog
-Landak Amur
-https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=43042
-https://www.inaturalist.org/observations/333732463
https://www.catalogueoflife.org/data/taxon/3B2BY
https://www.gbif.org/taxon/NK9YF
https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=633538#null
Penulis : Dila
Editor : Ali Setyaki
Foto By : Inaturalist| nmangold