Erinaceus amurensis

Erinaceus amurensis

Erinaceus amurensis

Mamalia
Sabtu, 19 September 2026
Dsn Mamalia
23 Views

08/SEPTEMBER/2026 | KAMUS SATWA PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Erinaceus amurensis

Nama English :Amur Hedgehog,Manchurian Hedgehog.

Nama Lokal :Landak susu Amur,Landak Manchuria.


 

Penemu : Leopold von Schrenck 1858


 

Sinonim :-


 

Biogeografi :Asia Timur


 

Ekologi (Habitat) : Habitat Terbuka, Padang Rumput, Moor, Alang-Alang, Savana, Ladang Semak,Hutan iklim sedang, termasuk hutan kecil.


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom:Animalia

Phylum: Chordata 

Subphylum: Vertebrata 

Infraphylum: Gnathostomata 

Megaclass: Tetrapoda 

Class: Mammalia 

Subclass: Theria 

Infraclass: Eutheria 

Order: Eulipotyphla 

Family: Erinaceidae 

Subfamily: Erinaceinae 

Genus: Erinaceus 

Species:Erinaceus amurensis


 

Similar species/ species Fosil :

-"species Erinaceus amurensis von Schrenck, 1859 - Amur Hedgehog

-species Erinaceus concolor W. C. L. Martin, 1838 - Southern White-breasted Hedgehog

-species Erinaceus europaeus Linnaeus, 1758 - Western European Hedgehog

-species Erinaceus roumanicus Barrett-Hamilton, 1900 - Eastern European Hedgehog"


 

Subspesies :-


 

Status Konservasi: LC (Least Concern/Risiko rendah) 


 

Morfologi :

-Panjang Tubuh: 16–29 cm.

-‎​Berat Badan: 600–1.000 gram 


 

Fisiologi :

-Tubuh bagian atas tertutup duri tajam yang merupakan modifikasi rambut.

-Wajah dan bagian bawah tubuh berbulu lembut berwarna kecokelatan atau keputihan.

‎-Memiliki kemampuan hibernasi selama musim dingin di wilayah utara yang ekstrem. -Suhu tubuh akan turun drastis untuk menghemat energi.


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal


 

Diet (Makanan) : cacing tanah, serangga, kumbang, siput, terkadang buah-buahan kecol.


 

Reproduksi : Vivipar

Musim Reproduksi :Mei-Juli

Jumlah anak/Telur :2-6 Ekor


 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar :3-5 Tahun

Penangkaran :8 Tahun


 

 ‎Notes :
Nama genus Erinaceus berasal dari istilah Latin ērīnāceus yang berarti “landak” atau “hewan berduri”. Sementara itu, nama spesifik amurensis merujuk pada kawasan Sungai Amur di Asia Timur, wilayah yang menjadi bagian penting dari persebaran alami spesies ini. Nama umum Amur Hedgehog atau Manchurian Hedgehog juga berkaitan dengan wilayah geografis tersebut. Secara ekologis, Erinaceus amurensis merupakan mamalia kecil pemakan berbagai jenis invertebrata. Aktivitasnya pada malam hari membantu mengendalikan populasi cacing tanah, kumbang, serangga lain, dan moluska seperti siput. Dengan demikian, spesies ini memiliki peran sebagai salah satu predator alami dalam ekosistem padang rumput, lahan semak, tepi hutan, dan habitat terbuka. Aktivitas mencari makan dan menggali tanah juga dapat membantu memindahkan material organik di lapisan permukaan tanah. Salah satu kemampuan paling menarik dari landak Amur adalah hibernasi. Di wilayah yang mengalami musim dingin berat, aktivitas tubuhnya menurun secara drastis untuk menghemat energi ketika suhu lingkungan rendah dan sumber makanan menjadi terbatas. Sebelum memasuki periode tersebut, individu perlu memperoleh cadangan energi yang cukup. Duri Erinaceus amurensis sebenarnya merupakan rambut yang telah mengalami modifikasi dan mengandung keratin. Ketika merasa terancam, landak ini dapat menggulung tubuh sehingga bagian kepala, kaki, dan perut terlindungi di balik lapisan durinya. Strategi pertahanan ini membuat tubuhnya menyerupai bola berduri dan menyulitkan predator untuk menyerang bagian tubuh yang lunak. Meskipun sering disamakan dengan “landak susu” atau African Pygmy Hedgehog yang populer dalam perdagangan hewan peliharaan, Erinaceus amurensis bukanlah spesies yang sama. Erinaceus amurensis merupakan landak Eurasia dari genus Erinaceus, berukuran lebih besar, memiliki persebaran alami di Asia Timur, serta beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Keberadaan landak Amur juga dapat menjadi bagian dari indikator keberagaman mamalia kecil pada habitat terbuka dan mosaik antara padang rumput, semak, serta hutan. Meskipun saat ini berstatus Least Concern (LC), kelestarian habitat alaminya tetap penting karena perubahan penggunaan lahan dapat memengaruhi tempat berlindung, lokasi mencari makan, dan ketersediaan sumber makanan.



 

Sumber Pustaka :

- MAMALIA (Mammalia)

​GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.

​GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

​MML-EBDH-2 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 2.

​GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8-93.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 61

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 175.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 194-206.

​GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6-47.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 5-27.

​​GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.

​GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 40.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

​GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 51-72.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

​GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

​MML-ESS-8 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.

​MML-PAL- PMT (1979) — Pustaka Alam Life Primata (Edisi Cetak 1979-1987).

​MML-PAL-(1979) — Pustaka Alam Life Mamalia (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

​MML-EISF-M1-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 (1989).

​MML-EISF-M2-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 2 (1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

MML-BPD-MAM (2012)— Buku Pintar Dunia: Mamalia (Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui)

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

​MML-EHBR-M (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti).

GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air


 

Referensi : 

-https://www.biolib.cz/en/taxon/id20494/#:~:text=species%20Erinaceus%20amurensis,Eastern%20European%20Hedgehog

-Landak Amur 

-https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=43042

-https://www.inaturalist.org/observations/333732463

https://www.catalogueoflife.org/data/taxon/3B2BY

https://www.gbif.org/taxon/NK9YF

https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=633538#null


 

Penulis : Dila

Editor : Ali Setyaki

Foto By : Inaturalist| nmangold