September/10/2025-11.16|PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Bungarus Niger
Nama English : Black krait
Nama Lokal : Ular kobra Hitam besar
Penemu : Wall, 1908
Sinonim : Greater black krait
Biogeografi : India Utara,Nepal,Bhutan ,Bangladesh
Ekologi (Habitat) : hutan dataran rendah
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Squamata
Suborder: Lepidosauria
Family: Elapidae
Genus: Bungarus
Species: Bungarus Niger
Similar species/ species Fosil :
- Bungarus andamanensis (Biswas & Sanyal, 1978),South Andaman krait.
- Bungarus bungaroides (Cantor, 1839), Northeastern hill krait.
- Bungarus caeruleus (Schneider, 1801) - Common krait
- Bungarus candidus (Linnaeus, 1758), Malayan krait.
- Bungarus ceylonicus (Günther, 1864), Sri Lankan krait.
- Bungarus fasciatus (Schneider, 1801), Banded Krait.
- Bungarus flaviceps (Reinhardt, 1843).
- Bungarus lividus (Cantor, 1839) Lesser black krait.
- Bungarus magnimaculatus Wall & Evans, 1901),Burmese krait.
- Bungarus multicinctus (Blyth,1861 - Many), banded krait.
- Bungarus niger (Wall, 1908),Black krait.
- Bungarus persicus (Abtin, Nilson, Mobaraki) ,(Hosseini & Dehgannejhad, 2014)
- Bungarus sagittatus (Aksornneam, Rujirawan, Yodthong, Sung & Aowphol, 2024).
- Bungarus sindanus (Boulenger, 1897), Sind krait.
- Bungarus slowinskii (Kuch, Kizirian, Nguyen, Lawson, Donnelly & Mebs, 2005), Red River krait.
- Bungarus suzhenae (Chen, Shi, Vogel, Ding & Shi, 2021).
- Bungarus walli (Wall, 1907).
Subspesies : -
Status Konservasi: LC (Least Concern/resiko rendah)
Morfologi : panjang 0,8 - 1,3 m
Fisiologi : Mata berwarna hitam, lidah berwarna merah muda dengan ujung yang lebih terang, labial atas dan bawah, dagu, dan bagian anterior venter berwarna keputihan, bagian dorsal berwarna hitam mengkilap, warna intersisik keputihan, venter berwarna putih krem dengan tepi hitam memanjang, kepalanya datar dan sedikit berbeda dari lehernya, matanya berukuran kecil dengan pupil bulat, Sisik -sisik punggungnya halus dan mengkilap dengan sisik-sisik pada baris vertebra membesar dan berbentuk heksagonal
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal
Diet (Makanan) : memangsa ular lain, termasuk ular air, dan terkadang ikan
Reproduksi : ovipar
Musim Reproduksi : Agustus-September
Jumlah anak/Telur : 3-15 telur
(Chronialogi) Masa Hidup : 10-13 tahun
Alam liar : -
Penangkaran : -
Notes : Ular ini sering diabaikan, tetapi merupakan spesies yang penting secara medis, karena telah menyebabkan banyak gigitan, tingkat kematian yang terkait dengannya tidak diketahui, tetapi dikatakan cukup tinggi
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.
- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id183577/
https://www.inaturalist.org/taxa/30441-Bungarus-niger
https://reptile-database.reptarium.cz/species?genus=Bungarus&species=niger
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Maruf
Foto By : Samuel Laironunga/The reptile database