29/APRIL/2026 - 22.30 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Chelonia mydas ssp. japonica
Nama English : Japanese Green Turtle
Nama Lokal : Penyu Hijau Jepang
Penemu : Carl Peter Thunberg, 1787
Sinonim :
Chelonia japonica (Thunberg, 1787)
Chelonia mydas var. japonica
Biogeografi :
Jepang, Taiwan, Filipina, dan sebagian Indonesia (terutama bagian timur).
Ekologi (Habitat) :
Perairan laut dangkal seperti padang lamun dan terumbu karang; bertelur di pantai berpasir wilayah subtropis hingga tropis.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Testudines
Family: Cheloniidae
Genus: Chelonia
Spesies: Chelonia mydas
Subspesies: Chelonia mydas japonica
Included & Paleo species :
(-)
Paleo Spesies:
Chelonia pliocena (fosil, Pliosen)
Subspesies :
-subspecies Chelonia mydas agassizii Boucort, 1868 - Pacific Green Turtle
- subspecies Chelonia mydas japonica (Thunberg, 1787)
-subspecies Chelonia mydas mydas (Linnaeus, 1758) - Atlantic Green Turtle
Status Konservasi:
IUCN: Endangered (mengikuti spesies induk)
CITES: Appendix I
Morfologi :
Panjang: 80–110 cm (panjang karapas)
Tinggi: ±30–45 cm
Berat: 70–150 kg
Fisiologi :
Kepala :
Kepala relatif kecil dengan paruh kuat tanpa gigi, beradaptasi untuk merumput lamun dan alga. Memiliki kelenjar garam yang berkembang baik untuk hidup di lingkungan laut.
Tubuh :
Bentuk tubuh hidrodinamis dengan karapas halus dan kuat. Adaptasi fisiologis memungkinkan migrasi jarak jauh di perairan Pasifik dengan efisiensi energi tinggi.
Sirip/kaki :
Sirip depan panjang dan kuat untuk berenang lintas samudra, sedangkan sirip belakang membantu manuver dan menggali sarang.
Warna :
Karapas cenderung lebih gelap (hijau tua hingga zaitun gelap) dibandingkan populasi lain, dengan pola bercak tidak beraturan; plastron lebih pucat.
Ekor :
Pendek pada betina, lebih panjang pada jantan dan digunakan saat kopulasi.
Memiliki kemampuan menyelam lama, metabolisme lambat, serta kelenjar khusus untuk mengeluarkan kelebihan garam.
Ekologi (Tingkah Laku) :
Diurnal, namun aktivitas bertelur terjadi pada malam hari. Dikenal melakukan migrasi musiman antara area makan dan pantai peneluran.
Diet (Makanan) :
Herbivora (lamun dan alga), dengan juvenil yang lebih oportunistik (omnivora).
Reproduksi :
Ovipar
Musim Reproduksi :
Umumnya musim panas hingga awal gugur
Jumlah anak/Telur :
80–120 butir per sarang
(Longevity) Masa Hidup :
Alam liar : 60–80 tahun
Penangkaran : >80 tahun
Notes :
Subspesies ini dikenal memiliki pola migrasi panjang di wilayah Pasifik Barat, terutama antara lokasi makan di perairan pesisir dan pantai peneluran di Jepang. Mereka juga menunjukkan kemampuan navigasi geomagnetik yang sangat presisi. Seperti penyu hijau lainnya, suhu pasir menentukan jenis kelamin tukik (temperature-dependent sex determination). Populasi menghadapi ancaman dari pembangunan pesisir, polusi plastik, dan perubahan iklim yang mempengaruhi rasio jenis kelamin.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
RPT-EBDH-4 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 4.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 28
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 184-186.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 38-43.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 36.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 42-44.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
RPT-ESS-7 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
RPT-NG-KIDS (2014) — NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
RPT-EHBR-R (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
Link Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id25129/
https://en.wikipedia.org/wiki/Green_sea_turtle
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=39659
[http://www.coolboxphoto.com/]
Penulis :
Ali Setyaki
Editor :
Agung Monche
Foto By : Biolib| Filipský R.| Origin of image
Tanzania, Zanzibar.