24 / SEPTEMBER / 2026 | KAMUS SATWA PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Arctogalidia trivirgata ssp. bancana
Nama English : Bangka Small-toothed Palm Civet / Three-striped Palm Civet
Nama Lokal : Musang Akar Bangka
Penemu / Deskripsi Ilmiah : Ernst Schwarz, 1913
Sinonim :
Arctogalidia bancana Schwarz, 1913
Arctogalidia trivirgata bancana Chasen, 1940
Biogeografi : Pulau Bangka, Indonesia. Nama bancana menunjukkan keterkaitannya dengan Bangka.
Ekologi (Habitat) : Hutan tropis dan kawasan berhutan. Sebagai bagian dari Arctogalidia trivirgata, bentuk historis ini diasosiasikan dengan lingkungan hutan dan kehidupan arboreal. Data ekologis khusus untuk populasi yang dahulu disebut A. t. bancana masih terbatas.
Taksonomi & Klasifikasi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Subphylum : Vertebrata
Infraphylum : Gnathostomata
Superclass : Tetrapoda
Class : Mammalia
Subclass : Theria
Infraclass : Eutheria
Superorder : Laurasiatheria
Order : Carnivora
Suborder : Feliformia
Superfamily : Viverroidea
Family : Viverridae
Subfamily : Paradoxurinae
Genus : Arctogalidia
Species : Arctogalidia trivirgata
Subspecies : Arctogalidia trivirgata bancana
Included & Paleo Species : (-)
Paleo Species : (-)
SubSpecies : 14
Arctogalidia trivirgata bancana
Arctogalidia trivirgata fusca
Arctogalidia trivirgata inornata
Arctogalidia trivirgata leucotis
Arctogalidia trivirgata macra
Arctogalidia trivirgata major
Arctogalidia trivirgata millsi
Arctogalidia trivirgata minor
Arctogalidia trivirgata simplex
Arctogalidia trivirgata stigmaticus
Arctogalidia trivirgata sumatrana
Arctogalidia trivirgata tingia
Arctogalidia trivirgata trilineata
Arctogalidia trivirgata trivirgata
XBread Species : (-)
Status Konservasi
(IUCN) : Least Concern (LC) / Risiko Rendah
Morfologi :
Panjang : ± 44–60 cm;
panjang ekor ± 48–66 cm
Tinggi : (-)
Berat : ± 2–2,5 kg
Fisiologi :
Tubuh : Musang akar memiliki tubuh relatif ramping
Kepala : kepala kecil dan moncong memanjang.
Kaki : kaki pendek, Nama umumnya berkaitan dengan gigi yang relatif kecil dibandingkan beberapa kerabatnya.
Warna : Tubuh memiliki pola warna yang dapat menampilkan garis-garis gelap memanjang, yang menjadi dasar nama umum Three-striped Palm Civet. Ekor panjang membantu keseimbangan ketika bergerak di pepohonan.
Pencernaan :Sebagai anggota Order Carnivora dan Family Viverridae, musang akar memiliki sistem pencernaan khas mamalia karnivor, tetapi pola makannya bersifat oportunistik dan tidak terbatas pada daging. Adaptasi arboreal terlihat pada struktur kaki, cakar dan kemampuan memanjat.
Ekologi (Tingkah Laku) : Nokturnal / Arboreal / Soliter
Diet (Makanan) : Buah-buahan (terutama buah hutan, mis. buah ara/Ficus), serangga, katak, kadal, burung (termasuk anak burung di sarang), mamalia kecil seperti tupai, dan sumber makanan lainnya.
Reproduksi : Vivipar (Melahirkan)
Musim Reproduksi : Sepanjang Tahun (aseasonal), dapat melahirkan hingga 2 kali dalam setahun
Jumlah Anak / Telur : 1–3 anak dalam satu kelahiran (rata-rata 2–3), meskipun jumlah dapat bervariasi.
Lifespan (Masa Hidup) :
Alam liar : ± 10–12 tahun (estimasi)
Penangkaran : ± 16 tahun (rekor maksimum tercatat 16,1 tahun)
Notes :
Etimologi : Nama genus Arctogalidia dibentuk dari unsur Arcto- yang berasal dari bahasa Yunani arktos, “beruang”, dan Galidia, nama genus mamalia karnivor dari kelompok Eupleridae. Nama spesies trivirgata berasal dari bahasa Latin tri- yang berarti “tiga” dan virga yang berarti “garis” atau “batang”, sehingga trivirgata dapat dimaknai sebagai “memiliki tiga garis”, merujuk pada pola tubuhnya. Nama subspecies bancana berasal dari nama geografis Bangka, pulau di Indonesia yang menjadi dasar penamaan takson ini. Akhiran -ana merupakan bentuk Latinisasi yang umum digunakan dalam nama zoologi untuk menunjukkan keterkaitan geografis. Sebagai bagian dari Arctogalidia trivirgata, musang akar memiliki posisi dalam jaringan makanan hutan tropis. Pola makan yang mencakup buah dan hewan kecil membuatnya berpotensi berperan sebagai konsumen sekaligus penyebar biji. Peran tersebut dapat membantu proses regenerasi vegetasi di ekosistem hutan. Konteks Bangka juga penting dalam konservasi karena populasi mamalia pulau dapat menghadapi tekanan akibat perubahan dan fragmentasi habitat. Namun, karena A. t. bancana tidak lagi diperlakukan sebagai unit taksonomi valid secara terpisah, kondisi konservasinya sebaiknya tidak dinilai berdasarkan nama subspecies ini saja. Arctogalidia trivirgata bancana dideskripsikan oleh Ernst Schwarz pada 1913. Nama awalnya adalah Arctogalidia bancana. Dalam penggunaan berikutnya, nama tersebut dikombinasikan menjadi Arctogalidia trivirgata bancana. MDD mencatat Arctogalidia bancana sebagai sinonim, sementara ITIS secara eksplisit mencatat A. t. bancana sebagai invalid – junior synonym dengan Arctogalidia trivirgata sebagai valid name. ITIS juga mencantumkan sejumlah nama geografis lain di bawah A. trivirgata, termasuk bancana, fusca, inornata, leucotis, macra, major, millsi, minor, simplex, stigmaticus, sumatrana dan tingia. Hal ini menunjukkan sejarah pembagian populasi A. trivirgata yang cukup kompleks. Menariknya, ITIS mencatat bahwa penelitian molekuler pernah menemukan kelompok yang sangat berbeda secara genetik, terutama antara populasi Borneo yang dikaitkan dengan A. stigmatica dan kelompok A. trivirgata. Namun, sumber tersebut menyatakan bahwa diperlukan data tambahan sebelum revisi taksonomi definitif dilakukan. Nama bancana menjadi petunjuk geografis yang kuat bahwa nama historis ini berkaitan dengan Bangka. Dalam taksonomi modern, nama tersebut tidak lagi digunakan sebagai spesies atau subspecies yang berdiri sendiri, tetapi tetap penting untuk menelusuri sejarah klasifikasi dan persebaran musang akar di Kepulauan Sunda. Arctogalidia trivirgata sendiri dikenal sebagai Small-toothed Palm Civet atau Three-striped Palm Civet. Walaupun termasuk Carnivora, satwa ini bukan karnivor obligat dan memanfaatkan buah serta berbagai sumber makanan lain.
Spesies A. trivirgata juga memiliki sejarah taksonomi yang panjang. ITIS dan GBIF mencatat berbagai kombinasi serta sinonim yang pernah digunakan, termasuk nama awal Paradoxurus trivirgatus Gray, 1832.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
MML-EBDH-2 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 2.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8-93.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 61
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 175.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 194-206.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6-47.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 5-27.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 40.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 51-72.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
MML-ESS-8 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.
MML-PAL- PMT (1979) — Pustaka Alam Life Primata (Edisi Cetak 1979-1987).
MML-PAL-(1979) — Pustaka Alam Life Mamalia (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
MML-EISF-M1-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 (1989).
MML-EISF-M2-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 2 (1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
MML-BPD-MAM (2012)— Buku Pintar Dunia: Mamalia (Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui)
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
MML-EHBR-M (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti).
GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
Link Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id474691/
https://www.gbif.org/taxon/7JC84
https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=726486#null
Penulis : Mas Tahzain
Editor : Agung Monche
Foto By : (-)