1/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Antilope cervicapra cervicapra
Nama English : Southern Blackbuck
Nama Lokal : Antelop
Penemu : (Linnaeus, 1758
Sinonim :
-Capra cervicapra Linnaeus, 1758 o
- Antilopa cervicapra
Biogeografi : Amerika Serikat , Amerika Utara, Amerika Selatan: Argentina i , Asia: Bangladesh † , India , Nepal † , Pakistan
Ekologi (Habitat) : Habitat Terbuka, Padang Rumput, Moor, Alang-Alang, Savana, Ladang Semak.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mammalia
Order: Artiodactyla
Family: Bovidae
Subfamily: Antilopinae
Genus: Antilope
Species: Antilope cervicapra cervicapra
Similar species/ species Fosil : 0/3
Fosil taxa :
- Antilope intermedia Khan & Akhtar, 2014 †
- Antilope koufosi (Kostopoulos, 1998) †
- Antilope subtorta Pilgrim, 1937
Subspesies :
- Antilope cervicapra cervicapra Linnaeus, 1758 - Southern Blackbuck
- Antilope cervicapra rajputanae Zukowsky, 1927 - Rajputan Blackbuck
Status Konservasi: NT (Near Threatened/Hampir terancam)
Morfologi :
Berat :
Jantan : 34-45 Kg
Betina : 31-40 Kg
Panjang :
Tubuh : 1,2 Meter
Tanduk : 45cm - 68 cm
Fisiologi :
Kepala :
Warna : punggung, sisi samping, dan leher bagian depan berubah menjadi cokelat tua hingga hitam.
Tubuh: Memiliki tubuh yang anggun, ramping, moncong sempit seperti domba, dan
Kaki : Panjang dan ramping.
Kuku : Kuku terbelah khas ungulata berjari genap.
Ekor : Pendek.
Pola aktif : Diurnal aktif pada siang hari
Ekologi (Tingkah Laku) : Hidup berkelompok sekitar 5–50 individu.
Diet (Makanan) : rumput pendek, herba, tanaman pertanian (seperti kacang tanah dan jowar), serta pucuk daun.
Reproduksi : Vivipar
Musim Reproduksi : Maret, April,Agustus, Oktober.
Jumlah anak/Telur : 1
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : 10-15 Tahun
Penangkaran : 15-24 Tahun
Notes : Antilope adalah genus bovid bertanduk bengkok yang hanya memiliki satu spesies hidup, yaitu antelop hitam Asia Selatan .Dua spesies punah juga diketahui. antelop jantan mengembangkan tanduk melingkar yang khas dan warna bulu menjadi hitam pekat saat mencapai kematangan reproduksi. Sebagai ruminansia, mereka beradaptasi untuk hidup di dataran rumput terbuka dengan kecepatan lari yang tinggi sebagai pertahanan utama. Kecepatan Berlari mencapai 80 km/jam. Bersifat poligini dengan siklus reproduksi yang aktif sepanjang tahun, meskipun seringkali memiliki puncak tertentu.Etimologi : Nama genus Antilope berasal dari Latin Pertengahan antalopus/anth alopus, yang pada akhirnya berkaitan dengan bahasa Yunani Bizantium anthólops, istilah yang secara historis digunakan untuk hewan bertanduk. Epitet spesifik cervicapra berasal dari bahasa Latin cervus yang berarti “rusa” dan capra yang berarti “kambing betina”, sehingga secara harfiah membentuk makna “rusa-kambing”. Nama umum blackbuck merujuk pada warna gelap hingga hitam pada bagian dorsal pejantan dewasa. Antilope cervicapra merupakan salah satu herbivora penting pada ekosistem padang rumput dan habitat semi-kering Asia Selatan. Sebagai grazer yang terutama memanfaatkan rumput pendek, blackbuck ikut memengaruhi struktur komunitas vegetasi melalui aktivitas penggembalaan. Spesies ini juga berperan sebagai agen penyebaran biji, karena beberapa biji tumbuhan dapat melewati saluran pencernaannya dan tersebar bersama kotoran. Perilaku Blackbuck memiliki kemampuan berlari sangat cepat yang menjadi salah satu pertahanan utamanya di habitat terbuka. Mereka merupakan satwa yang waspada dan cenderung mengandalkan kecepatan untuk melarikan diri dari ancaman. Pada musim panas, aktivitasnya lebih banyak dilakukan pada pagi dan sore hari, sedangkan siang hari digunakan untuk beristirahat di tempat teduh. Dimorfisme Seksual Blackbuck merupakan salah satu bovidae yang menunjukkan dimorfisme seksual kuat. Pejantan dewasa memiliki warna tubuh jauh lebih gelap dan tanduk spiral yang mencolok, sedangkan betina umumnya tidak memiliki tanduk dan mempertahankan warna cokelat kekuningan. Antilope cervicapra merupakan satu-satunya spesies hidup dalam genus Antilope.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
MML-EBDH-2 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 2.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8-93.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 61
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 175.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 194-206.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6-47.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 5-27.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 40.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 51-72.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
MML-ESS-8 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.
MML-PAL- PMT (1979) — Pustaka Alam Life Primata (Edisi Cetak 1979-1987).
MML-PAL-(1979) — Pustaka Alam Life Mamalia (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
MML-EISF-M1-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 (1989).
MML-EISF-M2-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 2 (1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
MML-BPD-MAM (2012)— Buku Pintar Dunia: Mamalia (Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui)
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
MML-EHBR-M (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti).
GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id33706/
https://en.wikipedia.org/wiki/Antilope
https://www.inaturalist.org/observations/329305644
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=1645761
Penulis : Ali Maruf
Editor : Suaizam
Foto By : Inaturalist| faisalfasaludeenfs