Mamalia

Misteri Beruang Andes Botak: Kasus Langka Dolores di Kebun Binatang Leipzig.

Misteri Beruang Andes Botak: Kasus Langka Dolores di Kebun Binatang Leipzig.

  • Kategori: Mamalia
  • Dipublikasikan: 19 Des 2025

19/Desember/2025-12.01 | Redaksi PARAMIDSN

Surabaya,Paramidsn.com -​ Kisah seekor beruang bernama Dolores yang tinggal di Kebun Binatang Leipzig, Jerman, telah menarik perhatian dunia karena penampilannya yang sangat unik dan tak biasa. Banyak pengunjung dan orang yang melihat fotonya salah mengira Dolores sebagai makhluk misterius. Padahal, ia adalah seekar beruang Andes atau Spectacled Bear (Tremarctos ornatus) yang menghadapi kondisi medis langka.

​Pada 5 November 2009, Dolores, bersama dua beruang betina lain—Bianca dan Lolita—mengalami kebotakan total. Hampir seluruh bulu tebal mereka rontok, meninggalkan kulit yang telanjang dan penampilan yang sangat berbeda dari citra khas beruang Andes, yang seharusnya memiliki bulu lebat dan pola putih di wajah seperti "kacamata".

Asal-usul Mulia di Pegunungan Tinggi

‎​Beruang Andes adalah satu-satunya spesies beruang asli Amerika Selatan yang masih ada. Habitat aslinya adalah kawasan pegunungan tinggi di Ekuador, Peru, dan Bolivia Utara. Kasus yang dialami Dolores, Bianca, dan Lolita ini sangat kontras dengan latar belakang liar dan mulia mereka.

​Penyakit kulit misterius yang mereka alami menyebabkan gatal-gatal ekstrem, memaksa tim penjaga hewan di Leipzig untuk melakukan perawatan intensif dengan mengoleskan salep khusus setiap hari.

Bukan Kasus Tunggal

‎​Yang membingungkan para ahli adalah kemunculan kasus serupa di kebun binatang lain di Eropa dan bahkan di luar benua. Hal ini menyulitkan para ahli untuk menyimpulkan bahwa masalah ini disebabkan oleh penyakit tunggal.

‎​Hingga kini, diagnosis pasti belum ditemukan. Banyak ahli berspekulasi bahwa kondisi ini mungkin terkait dengan masalah genetik, alergi, atau gangguan hormonal.

​Gerard Baars, Direktur International Bear Foundation, pernah mengungkapkan keheranannya, bahkan mengatakan bahwa ia "hampir tidak percaya itu adalah beruang" ketika pertama kali melihat kondisi Dolores, meskipun ia telah mengurus beruang setiap hari.

​Kisah Dolores menjadi pengingat yang kuat bahwa meskipun kita merasa sudah mengenal satwa liar, alam masih menyimpan banyak misteri. Kasus langka ini menyoroti bagaimana satwa dapat menghadapi kondisi medis yang bahkan para ilmuwan dan dokter hewan belum mampu memecahkan sepenuhnya.

Referensi: Bagi kertas. 

Penulis:Dila

‎Editor:Aji Jipang

‎Foto By:Bagi kertas