Inverterbrata

Populasi Anjlok 59%, Kupu-kupu Raja di AS Akan Dilindungi Federal

Populasi Anjlok 59%, Kupu-kupu Raja di AS Akan Dilindungi Federal

  • Kategori: Inverterbrata
  • Dipublikasikan: 11 Des 2025

11/Desember/2025-22.00 | Redaksi PARAMIDSN

Surabaya,Paramidsn.com- Washington D.C. - Dinas Perikanan dan Margasatwa AS (USFWS) mengumumkan rencana untuk memperluas perlindungan federal terhadap kupu-kupu raja (Monarch butterfly), menambahkannya ke dalam daftar spesies terancam (threatened species) paling lambat Desember 2025.

‎​Langkah ini diambil setelah adanya kekhawatiran serius mengenai penurunan populasi kupu-kupu yang ikonik ini akibat perubahan iklim dan hilangnya habitat.

Data Mengerikan dari Migrasi

​Krisis ini diperkuat oleh data terbaru dari World Wildlife Fund (WWF) Meksiko, yang melacak migrasi musim dingin kupu-kupu raja timur.

• ​Pada periode 2023–2024, spesies ini hanya menempati 0,9 hektare hutan di Meksiko.

•​Ini menunjukkan penurunan luas 59 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2,2 hektare).

Indikasi Ancaman Agen Penyerbuk. 

​Lara Dridz, pakar biologi USFWS, menekankan bahwa potensi kepunahan kupu-kupu raja di Amerika Utara adalah indikasi dari tren penurunan yang lebih besar pada agen penyerbuk (pollinator).

​Kebutuhan dasar kupu-kupu ini terancam oleh ulah manusia: mereka memerlukan bunga liar sebagai sumber makanan dan tanaman milkweed untuk fase ulat.

‎  

‎ ​“Dengan membantu kupu-kupu raja memulihkan habitat-habitat asli mereka yang beragam ini, yang bebas pestisida, kita benar-benar dapat membantu menyelamatkan seluruh spesies kupu-kupu lainnya,” ujar Dridz.

Tahapan Selanjutnya

​USFWS saat ini sedang mendengarkan masukan publik hingga Maret 2025 sebelum finalisasi dan publikasi daftar perlindungan baru.

Referensi:https://www.voaindonesia.com/a/amerika-serikat-berencana-masukkan-kupu-kupu-raja-sebagai-spesies-terancam/7899287.html

Penulis:Dila

Editor: Aji jipang

Foto By:Sue Ogrocki, Nic Coury 2021,2023