Oktober, 25 2025-22.04| Redaksi PARAMIDSN
Surabaya, paramidsn.com -
Para peneliti dari Indonesia dan Jepang berhasil mendeskripsikan spesies katak baru yang ditemukan di Pegunungan Meratus, Kalimantan Timur. Spesies tersebut diberi nama Pelobatrachus kalimantanensis atau dikenal juga sebagai katak bertanduk Kalimantan karena memiliki tonjolan menyerupai tanduk di atas matanya. Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal Zootaxa tahun 2019 dan menambah daftar panjang keanekaragaman amfibi endemik Indonesia. Katak ini termasuk dalam keluarga Megophryidae yang dikenal dengan bentuk tubuh pipih serta kemampuan kamuflase luar biasa menyerupai daun kering di lantai hutan. Ciri fisiknya yang unik memungkinkannya bersembunyi dari predator di bawah serasah daun. Pelobatrachus kalimantanensis ditemukan hidup di hutan pegunungan pada ketinggian sekitar 1000 meter di atas permukaan laut, di daerah berhawa sejuk dengan kelembapan tinggi.
Penemuan spesies ini menegaskan pentingnya Pegunungan Meratus sebagai kawasan konservasi prioritas yang menyimpan banyak spesies endemik. Sayangnya, kawasan ini menghadapi ancaman serius akibat aktivitas pertambangan dan deforestasi yang terus meningkat. Para peneliti menekankan perlunya pengelolaan konservasi berbasis ekosistem agar kekayaan hayati Kalimantan tidak terus menyusut. Penemuan Pelobatrachus kalimantanensis menjadi pengingat bahwa masih banyak kehidupan liar di hutan tropis Indonesia yang menunggu untuk ditemukan dan dilindungi.
Referensi :
https://novataxa.blogspot.com/2019/08/megophrys-kalimantanensis.html?m=1
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Maruf
Foto By : blogger.googleusercontent.com