Inverterbrata

Cumi-Cumi Vampir, Penghuni Laut Dalam yang Misterius dan Tidak Berburu Darah

Cumi-Cumi Vampir, Penghuni Laut Dalam yang Misterius dan Tidak Berburu Darah

  • Kategori: Inverterbrata
  • Dipublikasikan: 23 Okt 2025

Oktober, 23 2025-12.02| Redaksi PARAMIDSN

 

 

Surabaya, paramidsn.com -

Meski namanya terdengar menyeramkan, cumi-cumi vampir (Vampyroteuthis infernalis) bukanlah pemangsa berdarah seperti mitos yang beredar. Nama “vampir” diberikan karena spesies ini memiliki penampilan yang gelap dan sirip seperti sayap kelelawar. Cumi-cumi vampir merupakan satu-satunya anggota famili Vampyroteuthidae dan menjadi penghuni tetap laut dalam dengan kedalaman mencapai 600 hingga 900 meter, di mana cahaya matahari tidak lagi menembus air. Berbeda dari cumi-cumi dan gurita modern lainnya, cumi-cumi vampir merupakan “fosil hidup” yang masih mempertahankan ciri-ciri nenek moyang cephalopoda purba. Tubuhnya kecil hanya sekitar 30 cm dengan kulit berwarna merah tua hingga kehitaman, serta mata besar berwarna biru menyala yang berfungsi menangkap cahaya minim di laut dalam. Menariknya, cumi-cumi vampir tidak berburu mangsa hidup, melainkan mengumpulkan “salju laut” atau campuran serpihan organik, sisa bangkai, dan kotoran laut menggunakan dua filamen panjangnya. Cara makannya yang pasif ini membuatnya sangat efisien di lingkungan dengan sedikit oksigen dan makanan. Ketika merasa terancam, hewan ini tidak menyemprotkan tinta seperti cephalopoda lain akan mengeluarkan awan lendir bercahaya biru untuk menciptakan efek kilau bioluminesensi yang menakjubkan demi mengelabui predator. Cumi-cumi vampir adalah contoh sempurna bagaimana kehidupan mampu beradaptasi bahkan di tempat yang paling ekstrem sekalipun. Ia menegaskan bahwa laut dalam bukanlah dunia mati, melainkan rumah bagi organisme dengan strategi bertahan hidup yang menakjubkan. 

 

Referensi

https://en.wikipedia.org/wiki/Vampire_squid

 

Penulis : Vivi Yunita 

Editor : Ali Maruf 

Foto By : Wikipedia