Zaglossus Bruijnii

Zaglossus Bruijnii

Zaglossus Bruijnii

Mamalia
Senin, 30 Juni 2025
Ali Maruf
10 Views

JULI/1/2025 - 04.30 | PARAMIDSN. 

 

Nama Ilmiah : Zaglossus Bruijnii

 

Nama Lokal :  Ekhidna paruh Panjang barat. 

 

Penemu : Peters & Doria, 1876.

 

Sinonim : Zaglossus bruijni (Peters & Doria, 1876. ;Bruynia tridactyla Dubois , 1882. ; Proechidna villosissima Dubois, 1884. ; Proechidna nigroaculeata Rothschild , 1892.; Acanthoglossus goodfellowi O. Thomas ,1907. ; Zaglossus bruijnii gularis Rothschild, 1922. ; Zaglossus bruijnii pallidus Rothschild, 1922.

 

Biogeografi :  (Indonesia) Bird's Head, Bomberai, Papua Barat, Papua Nugini

 

Ekologi (Habitat) : 

 - Pegunungan, Dataran Tinggi, Tebing

 

Klasifikasi:

Domain: Eukaryota

Kerajaan: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Mammalia

Ordo: Monotremata

Famili: Tachyglossidae

Genus: Zaglossus

Species : Z. Bruijnii

 

Status Konservasi: CR (Criticaly Endangered/ Kritis). 

 

Similar species/ Fossil species : 

Zaglossus attenboroughi

Zaglossus bartoni

Zaglossus bruijni

Zaglossus hacketti (punah)

Zaglossus robustus (punah). 

 

Morfologi : 

Panjang : 1 Meter

Berat : 16,5 kilogram

Panjang lidah : 22 cm

 

Fisiologi : 

Jumlah cakar:  umumnya memiliki tiga cakar pada kaki depan, sementara spesies lain mungkin memiliki empat atau lima.

 

Gigi : tidak memiliki gigi, tetapi memiliki deretan duri/tonjolan seperti gigi bertanduk pada lidahnya.

  

Moncong:Moncong yang panjang dan melengkung ke bawah, yang mencakup dua pertiga panjang kepala, merupakan ciri khas spesies ini. 

Kaki: Pendek dan kuat dengan cakar besar untuk menggali.

Ekor : sangat pendek dibandingkan dengan panjang tubuh. 

 

Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal atau aktif mencari makan di Malam hari. 

Diet (Makanan) : cacing tanah, larva serangga.

 

Reproduksi : Ovovivipar

Musim Reproduksi : Bulan Juli.

Jumlah Anak/Telur : 1 Telur setiap Tahun

 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

45 Tahun : di Alam liar

30 Tahun : di penangkaran

 

Domestikasi : 

Moncongnya yang begitu panjang dan melengkung ke bawah, begitu pula tungkainya yang panjang memberikan kesan penampilan Zaglossus seperti miniatur gajah. 

 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47. 

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.

- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93

- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila). 

 

Referensi :

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Western_long-beaked_echidna.

https://animaldiversity.org/accounts/Zaglossus_bruijni/

https://www.biolib.cz/en/taxonimage/id175458/

 

Penulis : Ali Ma'ruf

Editor : M. Sifa Ramadhan

Foto by : Moscow Zoo, Research Department

10 July 2001.