Thalassarche chlororhynchos

Thalassarche chlororhynchos

Thalassarche chlororhynchos

Aves (Burung)
Kamis, 18 Desember 2025
Dsn Mamalia
8 Views

19/Desember/2025- 04.00 | PARAMIDSN

 

Nama Ilmiah : Thalassarche chlororhynchos

Nama English : Atlantic Yellow-nosed Albatross

Nama Lokal :  -

 

Penemu :  (J. F. Gmelin, 1789)

 

Sinonim : 

-Diomedea chlororhynchos Gmelin, 1789

-Thalassarche chlororhynchos chlororhynchos (Gmelin, 1789)

Biogeografi : (Atlantik tengah) , termasuk Tristan da Cunha ( Pulau Nightingale , Pulau Stoltenhoff ) dan Pulau Gough.

 

Ekologi (Habitat) : 

-Laut & Samudera. 

- Terumbu Karang & Perairan di sekitarnya.

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Aves

Order: Procellariiformes

Family: Diomedeidae

Genus: Thalassarche

Species: Thalassarche chlororhynchos

 

Similar species/ species Fosil :9/0

- Thalassarche bulleri (Rothschild, 1893) Buller's Albatross.

-  Thalassarche carteri (Rothschild, 1903) Indian Yellow-nosed Albatross.

- Thalassarche cauta (Gould, 1841) Shy Albatross.

- Thalassarche chlororhynchos (J. F. Gmelin, 1789),Atlantic Yellow-nosed Albatross.

- Thalassarche chrysostoma (J. R. Forster, 1785),Grey-headed Albatross.

- Thalassarche eremita (Murphy, 1930), Chatham Albatross.

- Thalassarche impavida (Mathews, 1912) Campbell Albatross.

- Thalassarche melanophris (Temminck, 1828),Black-browed Albatross.

- Thalassarche salvini (Rothschild, 1893), Salvin's Albatross. 

Subspesies : -

Status Konservasi: EN (Endangered/Genting)

Fisiologi:

Kepala: Memiliki kepala dan bagian bawah tubuh berwarna putih, yang kontras dengan punggung.

Paruh: Paruhnya berwarna hitam dengan culminicorn kuning dan ujung merah muda.

Kaki: Kaki: Kaki berwarna merah terang pada burung dewasa. 

Sayap : sayap atas berwarna abu-abu kehitaman(upperwings) .

 (underwings) Sayap bawah dan bulu primernya menunjukkan pinggiran hitam yang sempit.

 

Morfologi : 

Tinggi : 81.  cm

Berat: 1,5 -2,1 kg

Panjang Sayap : 2 Meter

 

Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal

Diet (Makanan) :  cumi-cumi , ikan, tunikata , gurita , krustasea

 

Reproduksi : Ovipar 

Musim Reproduksi : September - April

Jumlah anak/Telur : 1

 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar : 50 Tahun

Penangkaran :

 

Notes : Upaya untuk membantu melestarikan burung ini sedang dilakukan, dengan penghitungan burung di Pulau Gough . Selain itu, Pulau Gough dan Pulau Inaccessible adalah cagar alam, dan Pulau Gough adalah Situs Warisan Dunia . Populasi Tristan da Cunha dilacak dan dihitung dari jarak jauh, dan Komisi Perikanan Atlantik Tenggara telah mengeluarkan resolusi bahwa semua kapal penangkap ikan harus menggunakan tali tori dan menjatuhkan tali pada malam hari. 

 

Sumber Pustaka :

National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 3.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 188-190.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 45-50.

- DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4. Burung. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

- Pustaka Alam Life Burung 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya). 

 

Referensi :

https://www.biolib.cz/en/taxon/id20971/ https://en.wikipedia.org/wiki/Atlantic_yellow-nosed_albatross

https://www.inaturalist.org/observations/323536495

 

Penulis : Ali Maruf 

Editor : Aji Jipang 

Foto By :app inaturalist | ingvildriska