Rhyticeros undulatus ssp. aequabilis

Rhyticeros undulatus ssp. aequabilis

Rhyticeros undulatus ssp. aequabilis

Aves (Burung)
Minggu, 11 Januari 2026
Dsn Mamalia
15 Views

05/JANUARI/2026 | PARAMIDSN

Nama Ilmiah : Rhyticeros undulatus aequabilis

Nama English :Wreathed Hornbill

Nama Lokal :Julang emas,Burung Taun.

Penemu : Shaw 1811

Sinonim :Aceros undulatus Shaw 1811

Biogeografi :Asia Tenggara

Ekologi (Habitat) :  Hutan Tropis & Hutan Hujan

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Aves

Ordo: Bucerotiformes

Famili: Bucerotidae

Genus: Rhyticeros

Spesies: Rhyticeros undulatus aequabilis

Similar species/ species Fosil :

-species Rhyticeros cassidix (Temminck, 1823) - Knobbed Hornbill

-species Rhyticeros everetti (Rothschild, 1897) - Sumba Hornbill

-species Rhyticeros narcondami Hume, 1873- Narcondam Hornbill

-species Rhyticeros plicatus (J. R. Forster, 1781) - Blyth's Hornbill

-species Rhyticeros subruficollis (Blyth, 1843)- Plain-pouched Hornbill

-species Rhyticeros undulatus (Shaw, 1811) - Wreathed Hornbill

Subspesies :

-subspecies Rhyticeros undulatus aequabilis Sanft, 1960

-subspecies Rhyticeros undulatus undulatus (Shaw, 1811)"

Status Konservasi: VU(Vulnerable/Rentan) 

Morfologi :

Panjang:75-100 cm

Berat Badan:1,5-3,6 Kg

Fisiologi : 

-Ekor putih bersih.

-Jantan memiliki kepala krem/cokelat dan kantung leher kuning dengan garis hitam. -Betina berkepala hitam dengan kantung leher biru dengan garis hitam.

-Paruh berwarna gading dengan pangkal yang berkerut (wreathed).

-Memiliki struktur sayap yang unik di mana udara yang melewati bulu-bulu primer menghasilkan suara "siulan" atau "deru" yang sangat keras saat terbang, yang bisa terdengar dari jarak ratusan meter.

Ekologi (Tingkah Laku) :Diurnal

Diet (Makanan) : Pemakan Buah

Reproduksi : Ovipar

Musim Reproduksi :Januari-Mei

Jumlah anak/Telur :1-3 Telur

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar :25-35 Tahun

Penangkaran :40-50 Tahun

Notes : Julang Emas dikenal sebagai "petani hutan" yang sangat efektif karena daya jelajahnya yang sangat luas, sehingga mampu menyebarkan biji buah-buahan hutan jauh dari pohon induknya, membantu regenerasi hutan tropis di Asia.

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 3.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 188-190.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 45-50.

- DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4. Burung. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

- Pustaka Alam Life Burung 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya). 

Referensi : 

●https://share.google/MvfGi6YofMcNlELxT

●https://www.biolib.cz/en/taxon/id168012/

●https://www.biolib.cz/en/taxon/id23738/

●https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=514339

●https://www.inaturalist.org/observations/323911232

Penulis : Dila

Editor : Ali Maruf

Foto By :