Mei, 31;2025-11.07| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Scleropages Leichardti.
Nama Lokal : Arwana Australia.
Penemu : Gunther 1864.
Sinonim: Spotted bonytongue, Spotted saratoga, saratoga, Saratoga Selatan.
Biogeografi: Australia,Sungai Fitzroy.
Ekologi (Habitat) : Sungai & Danau/ Mangrove.
Klasifikasi:
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Osteoglossiformes
Famili: Osteoglossidae
Genus: Scleropages
Spesies: S. Leichardti
Status Konservasi: NT (Near Threatened/Hampir terancam).
Morfologi :
Panjang tubuh :
90 Cm di alam liar.
50-60 cm di Penangkaran.
Air Optimal : Suhu : 25º-28ºC ; pH 6,5-7, 0; dH 6-8º.
Fisiologi :
Memiliki punggung lurus & kepalanya sejajar dengan punggung.
Warna dasar Saratoga Selatan yakni cokelat hingga zaitun,serta kilau keperakan.
Dengan Ukuran tubuh yang lebih besar.
Sisiknya memiliki 1-2 bintik oranye hingga merah muda.
Sirip punggung (Dorsal) dan Sirip duburnya (Ventral) berwarna abu-abu gelap hingga kehitaman serta memiliki sirip dada (Pectoral) besar.
Perbedaannya dengan S. jardinii terletak pada jumlah dan susunan bintik kemerahan pada setiap sisiknya; S. leichardti memiliki satu atau dua bintik, sedangkan S. jardinii memiliki beberapa bintik kemerahan yang tersusun seperti bulan sabit.
Etologi (Tingkah Laku) : Nocturnal atau lebih sering menghabiskan waktu mencari mangsa di malam Hari.
Diet (Makanan) : di alam liar pakan alami yakni Serangga kecil, ikan-ikan kecil, & Udang. Di Aquarium dapat di beri pakan Jangkrik sampai ikan tetra.
Reproduksi : Mouthbrooder ikan yang berkembang biak dengan cara mengerami telurnya di dalam mulut. Namun perbedaan yang signifikan untuk spesies S. jardinii penjaga telur adalah Jantan bukan betina.
Musim Reproduksi : Juli - Desember
Jumlah Anak/Telur : 40-60 Ekor dalam sekali pemijahan.
(Chronialogi) Masa Hidup : di alam liar bisa 15-20 Tahun sedangkan di Aquarium atau penangkaran bisa sampai 30Tahun.
Domestikasi :Ini adalah jenis arwana ke-2 yang ditemukan di Australia. Saratoga Selatan merupakan incaran bagi pemancing rekreasi karena perlawanannya, serta dagingnya yang lezat.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 6.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 178-180.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 38 & 39.
- DK e.encylopedia fauna hlm 126-154
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
- Pustaka Alam Life Ikan 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
- Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
- Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar Eko Budi Kuncoro.
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto.
Referensi :
Penulis : Ali Ma'ruf
Editor : Sifa Ramadhan.
Foto by : app inaturalist | Tse Chung Yi.