Oncorhynchus masou ssp. masou

Oncorhynchus masou ssp. masou

Oncorhynchus masou ssp. masou

Pisces (Ikan)
Sabtu, 11 Juli 2026
Dsn Mamalia
45 Views

18 / Juni / 2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Oncorhynchus masou masou

Nama English : Masu Salmon

Nama Lokal : Salmon Masu Jepang


 

Penemu : (Brevoort, 1856)


 

Sinonim :

Salmo masou Brevoort, 1856

Sakura-Masu

Cherry Salmon

Japanese Masu Salmon

Nominate Masu Salmon

Salmo formosanus Jordan & Oshima, 1919

Salmo macrostoma Günther, 1877

Oncorhynchus macrostomus (Günther, 1877)

Oncorhynchus rhodorus Jordan & McGregor, 1925

Oncorhynchus rhodurus Jordan & McGregor, 1925

Oncorhynchus masou rhodurus Jordan & McGregor, 1925

Oncorhynchus rhodurus Jordan & McGregor, 1925



 

Biogeografi : Palearktik (Asia Timur). Tersebar secara alami di Jepang bagian utara dan tengah, termasuk Hokkaido dan Honshu, serta sebagian wilayah Rusia Timur Jauh seperti Sakhalin dan Kepulauan Kuril. Merupakan subspesies nominatif dari kompleks Masu Salmon.


 

Ekologi (Habitat) : Menghuni sungai pegunungan yang dingin, jernih, dan kaya oksigen. Terdapat populasi anadromus yang bermigrasi ke laut untuk tumbuh sebelum kembali ke sungai asal guna berkembang biak, serta populasi residen yang hidup sepenuhnya di air tawar.


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom : Animalia

Phylum : Chordata

Class : Actinopterygii

Order : Salmoniformes

Family : Salmonidae

Genus : Oncorhynchus

Species : Oncorhynchus masou

Subspecies : Oncorhynchus masou masou


 

Included & Paleo species :

Oncorhynchus aguabonita (Jordan, 1892) - Golden Trout

Oncorhynchus apache (Miller, 1972) - Apache Trout

Oncorhynchus biwaensis Fujioka, Kuwahara, Tabata, Fuke & Nakabo, 2025 - Biwa Salmon

Oncorhynchus chrysogaster (Needham & Gard, 1964) - Mexican Golden Trout

Oncorhynchus clarkii (Richardson, 1836) - Cutthroat Trout

Oncorhynchus gilae (Miller, 1950) - Gila Trout

Oncorhynchus gorbuscha (Walbaum, 1792) - Pink Salmon

Oncorhynchus gorbuschka Glubokovsky & Zhivotovsky, 2024 - Rosy Salmon

Oncorhynchus henshawi (Gill & Jordan, 1878)

Oncorhynchus kawamurae Jordan & McGregor, 1925

Oncorhynchus keta (Walbaum, 1792) - Chum Salmon

Oncorhynchus kisutch (Walbaum, 1792) - Coho Salmon

Oncorhynchus lewisi (Girard, 1856)

Oncorhynchus masou (Brevoort, 1856) - Masu Salmon

Oncorhynchus mykiss (Walbaum, 1792) - Rainbow Trout

Oncorhynchus nerka (Walbaum, 1792) - Sockeye Salmon

Oncorhynchus penshinensis (Pallas, 1814)

Oncorhynchus tshawytscha (Walbaum, 1792) - Chinook Salmon

Oncorhynchus virginalis (Girard, 1856)


 

Paleo Spesies :

† Oncorhynchus rastrosus (Cavender & Miller, 1972) – Saber-Toothed Salmon


 

Subspesies :

Oncorhynchus masou masou

Oncorhynchus masou macrostomus

Oncorhynchus masou formosanum


 

Status Konservasi

IUCN : : (LC :Least Concern)

CITES : (-) 


 

Morfologi :

Panjang : Rata-rata 40–70 cm

Tinggi

Berat : Rata-rata 1–5 kg


 

Fisiologi

Tubuh & Warna : Tubuh berwarna perak cerah saat fase laut 

Dorsal :  punggung kebiruan hingga kehijauan. 

Ciri khas : Menjelang musim reproduksi, tubuh berubah menjadi merah muda hingga merah cerah terutama pada sisi tubuh. Bentuk tubuh ramping dan hidrodinamis, sesuai untuk migrasi jarak jauh antara laut dan sungai.


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal (aktif pada siang hari). 


 

Diet (Makanan) : Larva serangga akuatik, Serangga darat, Zooplankton, Krustasea, Udang kecil, Ikan kecil, Larva ikan, Cephalopoda kecil


 

Reproduksi : Ovipar (bertelur) dengan pembuahan eksternal.

Musim Reproduksi : September – November

Jumlah Anak/Telur : Sekitar 1.000–6.000 


 

(Lifespan) Masa Hidup :

Alam liar : Rata-rata 3–7 tahun

Penangkaran : ± 8 tahun


 

Notes :Oncorhynchus masou masou memiliki nilai ekologis penting sebagai spesies penghubung antara ekosistem laut dan sungai di Asia Timur. Migrasi reproduktifnya membawa nutrien laut ke habitat air tawar, sehingga mendukung produktivitas ekosistem sungai dan menyediakan sumber makanan bagi berbagai organisme, termasuk burung, mamalia, dan ikan predator lainnya.

Populasi masih relatif luas, namun beberapa stok lokal mengalami penurunan akibat pembangunan bendungan, degradasi habitat sungai, pencemaran, serta perubahan iklim yang memengaruhi suhu dan debit perairan. Dari sisi konservasi, subspesies ini menjadi indikator penting kesehatan sungai pegunungan di Jepang dan Rusia Timur Jauh. Keberhasilan reproduksinya sangat bergantung pada kualitas habitat pemijahan yang bersih, suhu air yang rendah, dan konektivitas sungai yang tidak terhambat oleh bendungan.Juvenil hidup di sungai selama satu hingga beberapa tahun sebelum bermigrasi ke laut pada populasi anadromus. Individu dewasa kembali ke sungai asal untuk memijah dengan kemampuan homing yang sangat baik.  Berbagai program restorasi habitat dilakukan untuk mempertahankan populasi liar yang sehat. Secara taksonomi, Oncorhynchus masou masou merupakan subspesies nominatif sekaligus bentuk acuan utama dalam kompleks Masu Salmon. Takson ini menjadi dasar pembanding bagi subspesies lain seperti O. m. ishikawae, O. m. macrostomus, dan O. m. formosanum. Sebagian besar karakteristik klasik Masu Salmon dijelaskan berdasarkan populasi nominatif ini. Etimologi nama masou berasal dari kata Jepang "masu" yang telah digunakan selama berabad-abad untuk menyebut salmon ini. Nama tersebut kemudian dilatinkan menjadi masou dalam nomenklatur zoologi modern ketika spesies ini dideskripsikan secara ilmiah oleh Brevoort pada tahun 1856.

Fakta menariknya, Masu Salmon nominatif dikenal luas dengan nama "Cherry Salmon" karena warna merah muda cerah yang muncul selama musim pemijahan menyerupai warna bunga sakura. Selain itu, spesies ini merupakan salah satu salmon Pasifik yang memiliki populasi anadromus dan populasi residen air tawar dalam satu takson, menjadikannya model penting dalam penelitian evolusi dan adaptasi salmonid.


 

Sumber Pustaka :

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17

GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.

GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 32.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.

​​PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).

PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.

PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).

PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).

PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.

GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air

PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.


 

PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).

PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).


 

Link Referensi :

https://www.fishbase.se

https://www.iucnredlist.org

https://www.fra.go.jp

https://www.env.go.jp

https://www.biolib.cz/en/taxon/id337717/

https://www.inaturalist.org/observations/337429753

https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=187787


 

Penulis : Mas Tahzain

Editor : Agung Monche

Foto By : iNaturalist |gleb150