18 / Juni / 2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Oncorhynchus tshawytscha
Nama English : Chinook Salmon
Nama Lokal : Salmon Chinook
Penemu : Walbaum, 1792
Sinonim :
Salmo tshawytscha Walbaum, 1792
King Salmon
Quinnat Salmon
Spring Salmon
Tyee Salmon
Salmo tshawytscha Walbaum, 1792 in Artedi, 1792 o
Oncorhynchus chouicha Jordan & Gilbert, 1883
Salmo cooperi Suckley, 1861
Oncorhynchus cooperi (Suckley, 1861)
Salmo orientalis Pallas, 1814
Salmo quinnat Richardson, 1836
Salmo richardi Suckley, 1861
Salmo richardii Suckley, 1861
Salmo tschawytscha Bloch & Schneider, 1801 (misspelling) m
Oncorhynchus tschawytscha (Walbaum, 1792) (misspelling
Biogeografi : Nearktik dan Palearktik. Tersebar luas di Samudra Pasifik Utara, mulai dari Jepang bagian utara, Rusia Timur Jauh, Laut Bering, Alaska, Kanada, California di Amerika Serikat. Amerika Selatan, Selandia Baru,
Ekologi (Habitat) : Spesies anadromus yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di laut dan kembali ke sungai air tawar untuk berkembang biak. Menghuni sungai besar, anak sungai pegunungan, estuari, serta perairan laut pesisir hingga samudra terbuka. Membutuhkan habitat pemijahan berupa sungai berarus jernih dengan dasar kerikil.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Order : Salmoniformes
Family : Salmonidae
Genus : Oncorhynchus
Species : Oncorhynchus tshawytscha
Included & Paleo species :
Oncorhynchus aguabonita (Jordan, 1892) - Golden Trout
Oncorhynchus apache (Miller, 1972) - Apache Trout
Oncorhynchus biwaensis Fujioka, Kuwahara, Tabata, Fuke & Nakabo, 2025 - Biwa Salmon
Oncorhynchus chrysogaster (Needham & Gard, 1964) - Mexican Golden Trout
Oncorhynchus clarkii (Richardson, 1836) - Cutthroat Trout
Oncorhynchus gilae (Miller, 1950) - Gila Trout
Oncorhynchus gorbuscha (Walbaum, 1792) - Pink Salmon
Oncorhynchus gorbuschka Glubokovsky & Zhivotovsky, 2024 - Rosy Salmon
Oncorhynchus henshawi (Gill & Jordan, 1878)
Oncorhynchus kawamurae Jordan & McGregor, 1925
Oncorhynchus keta (Walbaum, 1792) - Chum Salmon
Oncorhynchus kisutch (Walbaum, 1792) - Coho Salmon
Oncorhynchus lewisi (Girard, 1856)
Oncorhynchus masou (Brevoort, 1856) - Masu Salmon
Oncorhynchus mykiss (Walbaum, 1792) - Rainbow Trout
Oncorhynchus nerka (Walbaum, 1792) - Sockeye Salmon
Oncorhynchus penshinensis (Pallas, 1814)
Oncorhynchus tshawytscha (Walbaum, 1792) - Chinook Salmon
Oncorhynchus virginalis (Girard, 1856)
Paleo Spesies :
† Oncorhynchus rastrosus (Cavender & Miller, 1972) – Saber-Toothed Salmon
Subspesies : (-)
Status Konservasi :
IUCN : Least Concern (LC)
CITES : Tidak terdaftar
Morfologi :
Panjang : Rata-rata 60–110 cm
Tinggi : Tidak tersedia data spesifik
Berat : Rata-rata 4–20 kg
Berat Maksimum : Dapat melebihi 60 kg pada individu luar biasa besar
Fisiologi :
Tubuh & Warna : Tubuh besar dan kuat dengan warna perak mengilap saat berada di laut. Memiliki bintik-bintik hitam pada punggung, sirip punggung, dan kedua lobus sirip ekor. Saat memasuki musim reproduksi, warna tubuh berubah menjadi hijau zaitun, merah kecokelatan, atau kehitaman tergantung populasi dan lokasi.
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal.
Diet (Makanan) : Zooplankton, Krill, Udang
Krustasea laut ,Cephalopoda kecil, Herring, Anchovy, Sardine, Ikan pelagis kecil lainnya
Reproduksi : Ovipar (bertelur) dengan pembuahan eksternal.
Musim Reproduksi : Mei – November
Jumlah Anak/Telur : 3.000–17.000 telur per induk betina.
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : Rata-rata 3–8 tahun
Penangkaran : (-)
Notes : Mereka Bersifat migratori dan mampu menempuh ribuan kilometer selama siklus hidupnya. Juvenil menghabiskan beberapa bulan hingga beberapa tahun di sungai sebelum bermigrasi ke laut. Setelah dewasa, individu kembali ke sungai asal untuk memijah dan umumnya mati setelah reproduksi (semelparitas). Secara global masih tergolong stabil, namun beberapa populasi regional mengalami penurunan akibat pembangunan bendungan, hilangnya habitat pemijahan, pencemaran, perubahan iklim, dan tekanan penangkapan berlebih. Berbagai program restorasi habitat dan jalur migrasi telah dilakukan di Amerika Utara. Chinook Salmon memiliki nilai ekologis yang sangat besar sebagai spesies kunci dalam ekosistem Pasifik Utara. Migrasi tahunan salmon dewasa membawa biomassa dan nutrien laut ke sungai-sungai pedalaman, yang kemudian dimanfaatkan oleh berbagai organisme mulai dari mikroorganisme hingga predator besar seperti beruang, serigala, elang, dan mamalia lainnya. Kehadirannya berperan penting dalam menjaga produktivitas ekosistem sungai dan hutan riparian. Dari sisi konservasi, Oncorhynchus tshawytscha menjadi fokus berbagai program perlindungan karena banyak populasi lokal bergantung pada jalur migrasi yang panjang dan habitat pemijahan yang spesifik. Bendungan, perubahan aliran sungai, pemanasan suhu air, serta degradasi habitat menjadi ancaman utama yang memengaruhi keberhasilan reproduksi dan kelangsungan populasi. Secara taksonomi, Oncorhynchus tshawytscha merupakan anggota terbesar dalam genus Oncorhynchus dan salah satu salmon Pasifik yang paling dikenal. Spesies ini memiliki variasi populasi yang sangat luas, termasuk kelompok "spring run", "summer run", dan "fall run" yang dibedakan berdasarkan waktu migrasi ke sungai. Meskipun terdapat variasi geografis yang besar, saat ini tidak ada subspesies yang diakui secara resmi. Etimologi nama tshawytscha berasal dari bahasa masyarakat pribumi Siberia atau Kamchatka yang digunakan untuk menyebut salmon besar ini. Johann Julius Walbaum mempertahankan nama tradisional tersebut ketika mendeskripsikan spesies ini pada tahun 1792, sehingga menjadikannya salah satu nama ilmiah salmon yang paling unik dan sulit diucapkan dalam taksonomi ikan modern. Chinook Salmon adalah salmon Pasifik terbesar di dunia. Individu raksasa yang dikenal sebagai "Tyee" dapat mencapai panjang lebih dari 1,5 meter dan berat lebih dari 60 kilogram. Karena ukurannya yang luar biasa, spesies ini dijuluki "King Salmon" dan dianggap sebagai salah satu ikan olahraga paling bergengsi di Amerika Utara.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17
GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 32.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.
PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.
PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).
PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).
PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.
GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.
PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
Link Referensi :
https://www.fishbase.se
https://www.iucnredlist.org
https://www.fisheries.noaa.gov
https://www.fws.gov
https://psf.ca
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=54191
https://www.biolib.cz/en/taxon/id275136/
https://www.inaturalist.org/observations/331648070
Penulis : Mas Tahzain
Editor : Agung Monche
Foto By : iNaturalist |halibuthead