Rhea Pennata

Rhea Pennata

Rhea Pennata

Aves (Burung)
Jumat, 04 Juli 2025
Ali Maruf
5 Views

JULI/4/2025-18.00| PARAMIDSN

 

Nama Ilmiah : Rhea Pennata. 

 

Nama Lokal :  -. 

 

Penemu : d'Orbigny, 1837

 

Sinonim : Pterocnemia pennata (d'Orbigny, 1837). ; Rhea darwinii Gould, 1837.; Rhea pennata darwinii Gould, 1837.; Rhea nana Lydekker, 1894.; Rhea pennata nana Lydekker, 1894.; Pterocnemia pennata garleppi Chubb, 1913.; Pterocnemia tarapacensis garleppi Chubb, 1913.; Pterocnemia tarapacensis Chubb, 1913. ;Rhea tarapacensis (Chubb, 1913). ;Rhea tarapacensis tarapacensis (Chubb, 1913).

 

Biogeografi : Amerika Selatan, mulai dari Peru bagian selatan hingga Patagonia di Chili

 

Ekologi (Habitat) : 

- Habitat Terbuka, Padang Rumput, Moor, Alang-Alang, Savana, Ladang Semak. 

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Domain: Eukaryota

Kerajaan: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Aves

Infrakelas: Palaeognathae

Ordo: Rheiformes

Famili: Rheidae

Genus: Rhea

Spesies: R. pennata

 

Similar species/ species Fosil : 

- species Heterorhea dabbenei (Rovereto, 1914).(Punah).

-  species Hinasuri nehuensis (Tambussi, 1995 (Punah). 

 

Subspecies : 

 -  Rhea pennata garleppi (Chubb, 1913)

 -  Rhea pennata pennata d'Orbigny, 1834

 -  Rhea pennata tarapacensis (Chubb, 1913) - Puna Rhea

Status Konservasi: NT (Near Threatened/Hampir terancam)

 

Morfologi : 

Tinggi : 90 Cm - 1,70 Meter. 

Panjang : 90 hingga 100 cm

Berat : 20-25 kg .  

 

Fisiologi :

Tubuh : Rhea pennata lebih kecil dari rhea besar (Rhea americana).  

Bulu : berwarna abu-abu kecokelatan, dengan variasi individu yang tinggi. 

Sayap : besar dan kuat, digunakan untuk membantu berlari. 

Kaki : Memiliki kaki dan leher yang panjang, yang merupakan ciri khas burung ratite (burung yang tidak bisa terbang). 

Tarsus atau Taji (tulang kaki bagian bawah) memiliki lempeng horizontal di bagian depan.

 

Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal /Aktif Pada siang hari. 

 

Diet (Makanan) : Daun lebar, buah, biji, akar, serangga, dan kadang-kadang reptil kecil dan hewan pengerat. 

 

Reproduksi : Ovipar

Musim Reproduksi : Agustus - Januari (bertelur setiap dua hari selama seminggu atau sepuluh hari di musim kawin). 

Jumlah anak/Telur : 13 - 30 telur dalam satu sarang

 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar : 20 Tahun

Penangkaran : 40 Tahun

 

Domestikasi & Notes :

 Rhea kecil dipelihara untuk berbagai tujuan, termasuk produksi daging, bulu, dan untuk tujuan komersial lainnya. 

 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 3.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 188-190.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 45-50.

- DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4. Burung. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

- Pustaka Alam Life Burung 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya). 

Referensi : 

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Darwin%27s_rhea

https://www.biolib.cz/en/taxon/id15178/

https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/lesser-rhea-rhea-pennata

https://animaldiversity.org/accounts/Pterocnemia_pennata/

 

Penulis : Ali Ma'ruf

Editor : Suaizam

 

Foto By : app inaturalist | lvenegasp

https://www.inaturalist.org/observations/279369672