Poliocephalus poliocephalus

Poliocephalus poliocephalus

Poliocephalus poliocephalus

Aves (Burung)
Rabu, 01 Oktober 2025
YunitaParami
5 Views

Oktober/1/2025-20.56|PARAMIDSN

 

Nama Ilmiah : Poliocephalus poliocephalus

Nama English : Hoary-headed Grebe

Nama Lokal : Titihan kepala-uban

 

Penemu : Jardine & Selby, 1827

 

Sinonim

-Podiceps poliocephalus Jardine & Selby, 1827

-Podiceps poliocephalus cloatesi Mathews, 1912

-Podiceps nestor Gould, 1837

 

Biogeografi : Australia, Selandia Baru 

Ekologi (Habitat) : danau,sungai,rawa

 

Taksonomi & Klasifikasi 

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Aves

Infraclass: Neognathae

Order: Podicipediformes

Family: family Podicipedidae

Genus: Poliocephalus

Species: Poliocephalus poliocephalus

 

 

Similar species/ species Fosil 

-species Poliocephalus poliocephalus (Jardine & Selby, 1827) - Hoary-headed Grebe

-species Poliocephalus rufopectus (G. R. Gray, 1843) - New Zealand Grebe

Fosil : -

 

Subspesies : -

 

Status Konservasi: LC (Least Concern /resiko rendah)

 

Morfologi 

Panjang : ± 29 cm

Berat :  

 betina : ± 260 g

Jantan : ± 260 g

 

Fisiologi 

Paruh : Paruh lurus (straight), relatif padat; pada musim kawin biasanya berwarna lebih gelap dengan ujung lebih terang

Bulu : burung dewasa memiliki garis-garis putih di seluruh kepalanya, sehingga mereka diberi nama umum grebe berkepala tua. Remaja memiliki dagu dan tenggorokan berwarna putih serta wajah bergaris. Jantan mempunyai dua fase bulu: setelah berkembang biak, mereka kehilangan bagian dada dan garis putih di kepala, namun biasanya dapat diidentifikasi kemudian dengan garis hitam lebar di tengkuk.

Sayap : Sayap relatif pendek dibandingkan tubuh, tipis; ketika terbang terlihat jalur sayap terang (pale wing stripe) terutama di bagian sekunder dan inner primaries

Kaki : Kaki berwarna abu-abu ke gelap / kaki dan telapak kaki warna abu-abu tua / kaki lobed (memiliki struktur selaput lateral di jari-jari) 

 

Ekologi (Tingkah Laku) : diurnal (aktif di siang hari)

Diet (Makanan) : artropoda akuatik

 

Reproduksi : ovipar

Musim Reproduksi : Agustus - Januari 

Jumlah anak/Telur : 2-5 telur 

 

(Chronialogi) Masa Hidup

Alam liar : 

Penangkaran :  -

 

Notes : Jantan dan betinanya memiliki pola bulu yang serupa, namun jantan sedikit lebih besar dan paruhnya cenderung lebih panjang / tebal 

 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 3.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 188-190.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 45-50.

- DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4. Burung. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

- Pustaka Alam Life Burung 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya). 

 

Referensi :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Titihan_kepala-uban

https://www.biolib.cz/en/taxon/id138090/

 

Penulis : Vivi Yunita 

Editor : Ali Maruf 

Foto By :  eBird