Juni/19/2025-05.30| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Ornithorhynchus Anatinus
Nama Lokal : Platipus
Penemu : Shaw, 1799
Sinonim : Platypus anatinus Shaw, 1799.; Ornithorhynchus paradoxus Blumenbach, 1800.; O. novaehollandiae Lacépède, 1800.; O. fuscus Péron, 1807. ;O. rufus Péron, 1807. ; O. paradoxi Meckel, 1826. ;O. crispus MacGillivray, 1827. ; O. laevis MacGillivray, 1827. ; O. brevirostris Ogilby, 1832. ; O. agilis de Vis, 1886. ; O. phoxinus O. Thomas, 1923. ; O. triton O. Thomas, 1923.
Biogeografi : (Australia) Selatan & Timur, Queensland utara hingga Tasmania .
Ekologi (Habitat) :
- Tanah Rawa & semua badan air, danau, kolam, payau, kubangan, Rawa.
- Sungai & Air yang Mengalir, Danau.
- Rawa Bakau, Di atas atau di bawah garis air.
Klasifikasi :
Domain: Eukaryota
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mammalia
Order: Monotremata
Family: Ornithorhynchidae
Genus: Ornithorhynchus
Species: O. anatinus
Status Konservasi: EN (Terancam)
Morfologi :
Panjang : 38cm - 60cm
Berat : 1 Kg -2,4 Kg
Fisiologi :
Kepala memiliki ciri khas berupa paruh seperti bebek yang datar dan lebar, serta mata dan telinga yang terletak di sisi kepala, dalam lekukan yang juga tertutup saat menyelam
Paruh yang Mirip paruh bebek, lunak, dan fleksibel, digunakan untuk mendeteksi mangsa di dasar perairan. Paruh platipus memiliki elektroreseptor yang sangat sensitif, yang memungkinkan mereka mendeteksi medan listrik yang dihasilkan oleh mangsa mereka, seperti krustasea dan invertebrata air.
Bulu yang Tebal dan cokelat tua, berfungsi untuk menjaga kehangatan tubuh di dalam air.
Kaki yang Pendek dan berselaput, memungkinkan platipus berenang dan menggali.
Taji beracun: Jantan memiliki taji beracun di kaki belakang yang digunakan untuk mempertahankan diri.
Ekologi (Tingkah Laku) : Nokturnal dan krepuskular, yang berarti mereka paling aktif saat senja dan fajar.
Diet (Makanan) : Larva serangga, udang air tawar, cacing, dan yabby (sejenis crayfish
Reproduksi : Ovovivipar
Musim Reproduksi : Juni & Oktober
Jumlah anak/Telur : 1-2 Telur / Platipus betina mengerami telurnya selama sekitar 10 hari.
(Chronialogi) Masa Hidup :
Di Penangkaran : 17 Tahun
Di alam Liar : 15 Tahun
Domestikasi : Platipus diburu untuk diambil bulunya, tetapi telah menjadi spesies yang dilindungi secara hukum di semua negara bagian tempat platipus ditemukan sejak tahun 1912.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.
- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93
- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila).
Referensi :
https://en.wikipedia.org/wiki/Platypus https://www.sciencedirect.com/topics/biochemistry-genetics-and-molecular-biology/platypus
https://www.britannica.com/animal/platypus
https://www.livescience.com/27572-platypus.html
https://www.wildlife.vic.gov.au/__data/assets/pdf_file/0017/114038/Platypus.pdf
https://study.com/learn/lesson/where-do-platypus-live.html
Penulis : Ali Ma'ruf
Editor : Suaizam
Foto By : Collect Book PARAMIDSN Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.