18 / Juni / 2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Oncorhynchus kisutch
Nama English : Coho Salmon
Nama Lokal : Salmon Coho
Penemu : Walbaum, 1792
Sinonim :
Salmo kisutch Walbaum, 1792
Silver Salmon
Coho
Blueback Salmon (nama lokal tertentu)
Biogeografi : Palearktik dan Nearktik. Tersebar luas di Samudra Pasifik Utara, mulai dari Jepang, Rusia Timur Jauh, Laut Bering, Alaska, Kanada, hingga California, Amerika Serikat. Beberapa populasi juga telah diperkenalkan ke wilayah lain seperti Patagonia di Amerika Selatan dan kawasan tertentu di Eropa.
Ekologi (Habitat) : Spesies anadromus yang menghabiskan sebagian besar masa hidupnya di laut dan bermigrasi ke sungai air tawar untuk berkembang biak. Juvenil biasanya tinggal di sungai selama 1–2 tahun sebelum bermigrasi ke laut. Menghuni sungai berarus sedang, danau, estuari, serta perairan pesisir dan laut terbuka.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Order : Salmoniformes
Family : Salmonidae
Genus : Oncorhynchus
Species : Oncorhynchus kisutch
Included & Paleo species :
Oncorhynchus aguabonita (Jordan, 1892) - Golden Trout
Oncorhynchus apache (Miller, 1972) - Apache Trout
Oncorhynchus biwaensis Fujioka, Kuwahara, Tabata, Fuke & Nakabo, 2025 - Biwa Salmon
Oncorhynchus chrysogaster (Needham & Gard, 1964) - Mexican Golden Trout
Oncorhynchus clarkii (Richardson, 1836) - Cutthroat Trout
Oncorhynchus gilae (Miller, 1950) - Gila Trout
Oncorhynchus gorbuscha (Walbaum, 1792) - Pink Salmon
Oncorhynchus gorbuschka Glubokovsky & Zhivotovsky, 2024 - Rosy Salmon
Oncorhynchus henshawi (Gill & Jordan, 1878)
Oncorhynchus kawamurae Jordan & McGregor, 1925
Oncorhynchus keta (Walbaum, 1792) - Chum Salmon
Oncorhynchus kisutch (Walbaum, 1792) - Coho Salmon
Oncorhynchus lewisi (Girard, 1856)
Oncorhynchus masou (Brevoort, 1856)
Oncorhynchus mykiss (Walbaum, 1792) - Rainbow Trout
Oncorhynchus nerka (Walbaum, 1792) - Sockeye Salmon
Oncorhynchus penshinensis (Pallas, 1814)
Oncorhynchus tshawytscha (Walbaum, 1792) - Chinook Salmon
Oncorhynchus virginalis (Girard, 1856)
Paleo Spesies :
† Oncorhynchus rastrosus (Cavender & Miller, 1972) – Saber-Toothed Salmon
Subspesies : (-)
Status Konservasi :
IUCN : Least Concern (LC)
CITES : Tidak terdaftar
Morfologi :
Panjang : Rata-rata 50–75 cm
Tinggi : Tidak tersedia data spesifik
Berat : Rata-rata 3–8 kg
Fisiologi :
Tubuh & Warna : Tubuh berwarna perak cerah saat berada di laut dengan bagian punggung kebiruan atau kehijauan. Selama musim reproduksi, jantan mengalami perubahan warna menjadi merah tua hingga kecokelatan dengan kepala lebih gelap . Rahang : rahang bawah yang melengkung. Ciri khas : Memiliki bintik hitam terutama pada bagian atas tubuh dan lobus atas sirip ekor.
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal.
Diet (Makanan) : Zooplankton, Krustasea laut, Udang kecil, Larva ikan, Ikan kecil, Cephalopoda kecil, Serangga akuatik, Larva serangga
Reproduksi : Ovipar (bertelur) dengan pembuahan eksternal.
Musim Reproduksi : September – Januari (bervariasi menurut wilayah geografis)
Jumlah Anak/Telur : Sekitar 2.000–5.000 telur per induk betina.
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : Rata-rata 3–5 tahun
Penangkaran : Dapat mencapai sekitar 6 tahun
Notes :Secara global masih memiliki persebaran yang luas, namun sejumlah populasi lokal mengalami penurunan akibat pembangunan bendungan, degradasi habitat pemijahan, pencemaran, penangkapan berlebih, serta dampak perubahan iklim terhadap ekosistem sungai dan laut. Mereka hidup berkelompok selama fase laut dan bermigrasi ke sungai asal untuk berkembang biak. Juvenil sering memanfaatkan habitat sungai yang memiliki banyak vegetasi dan kayu tumbang sebagai tempat berlindung. Seperti sebagian besar salmon Pasifik, individu dewasa mati setelah musim reproduksi. Coho Salmon memiliki nilai ekologis yang sangat penting sebagai penghubung antara ekosistem laut dan air tawar. Migrasi tahunan spesies ini membawa nutrien laut ke sungai dan kawasan riparian, sehingga mendukung produktivitas tumbuhan, invertebrata, burung, mamalia, dan berbagai organisme lainnya. Juvenil juga berperan sebagai predator penting bagi komunitas invertebrata air tawar. Dari sisi konservasi, Oncorhynchus kisutch merupakan salah satu salmon Pasifik yang paling banyak dipantau karena beberapa populasi lokal mengalami penurunan signifikan. Restorasi habitat sungai, pembangunan jalur migrasi ikan pada bendungan, serta pengelolaan perikanan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga kelangsungan populasi liar spesies ini. Secara taksonomi, Oncorhynchus kisutch merupakan anggota kelompok salmon Pasifik sejati bersama O. keta, O. gorbuscha, O. nerka, dan O. tshawytscha. Spesies ini dikenal karena fase juvenilnya yang relatif lama di sungai dibandingkan beberapa salmon Pasifik lainnya, sehingga sangat bergantung pada kualitas habitat air tawar selama masa pertumbuhan awal.
Etimologi nama kisutch berasal dari nama lokal yang digunakan oleh masyarakat asli di wilayah pesisir Pasifik Utara untuk menyebut ikan ini. Nama tersebut kemudian diadopsi oleh Johann Julius Walbaum dalam deskripsi ilmiahnya pada tahun 1792.
Fakta menariknya, Coho Salmon dikenal memiliki kemampuan melompat yang luar biasa ketika bermigrasi melawan arus sungai. Individu dewasa mampu melompati rintangan alami seperti jeram dan air terjun kecil untuk mencapai lokasi pemijahan. Karena warna tubuhnya yang mengilap saat berada di laut, spesies ini juga sering dijuluki "Silver Salmon" oleh nelayan dan masyarakat pesisir Amerika Utara.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17
GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 32.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.
PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.
PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).
PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).
PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.
GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.
PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
Link Referensi :
https://www.fishbase.se
https://www.iucnredlist.org
https://www.fisheries.noaa.gov
https://www.fws.gov
https://psf.ca
https://www.biolib.cz/en/taxon/id126614/
https://www.inaturalist.org/observations/326654757
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=53692
Penulis : Mas Tahzain
Editor : Agung Monche
Foto By : iNaturalist |mperley