17 / Juni / 2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Oncorhynchus keta
Nama English : Chum Salmon
Nama Lokal : Salmon Chum
Penemu : Walbaum, 1792
Sinonim :
Salmo keta Walbaum, 1792
Chum Salmon
Dog Salmon
Keta Salmon
Silverbrite Salmon
Biogeografi : Palearktik dan Nearktik. Tersebar luas di Samudra Pasifik Utara, mulai dari Jepang, Korea, Rusia Timur Jauh, Laut Bering, Alaska, Kanada, hingga pesisir barat Amerika Serikat. Merupakan salah satu salmon Pasifik dengan persebaran alami terluas.
Ekologi (Habitat) : Spesies anadromus yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di laut dan bermigrasi ke sungai air tawar untuk berkembang biak. Juvenil hidup di sungai dan muara sebelum bermigrasi ke laut terbuka. Menghuni perairan laut dingin hingga sedang serta sungai berarus yang digunakan sebagai lokasi pemijahan.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Order : Salmoniformes
Family : Salmonidae
Genus : Oncorhynchus
Species : Oncorhynchus keta
Included & Paleo species :
Oncorhynchus aguabonita (Jordan, 1892) - Golden Trout
Oncorhynchus apache (Miller, 1972) - Apache Trout
Oncorhynchus biwaensis Fujioka, Kuwahara, Tabata, Fuke & Nakabo, 2025 - Biwa Salmon
Oncorhynchus chrysogaster (Needham & Gard, 1964) - Mexican Golden Trout
Oncorhynchus clarkii (Richardson, 1836) - Cutthroat Trout
Oncorhynchus gilae (Miller, 1950) - Gila Trout
Oncorhynchus gorbuscha (Walbaum, 1792) - Pink Salmon
Oncorhynchus gorbuschka Glubokovsky & Zhivotovsky, 2024 - Rosy Salmon
Oncorhynchus henshawi (Gill & Jordan, 1878)
Oncorhynchus kawamurae Jordan & McGregor, 1925
Oncorhynchus keta (Walbaum, 1792) - Chum Salmon
Oncorhynchus kisutch (Walbaum, 1792) - Coho Salmon
Oncorhynchus lewisi (Girard, 1856)
Oncorhynchus masou (Brevoort, 1856)
Oncorhynchus mykiss (Walbaum, 1792) - Rainbow Trout
Oncorhynchus nerka (Walbaum, 1792) - Sockeye Salmon
Oncorhynchus penshinensis (Pallas, 1814)
Oncorhynchus tshawytscha (Walbaum, 1792) - Chinook Salmon
Oncorhynchus virginalis (Girard, 1856)
Paleo Spesies :
† Oncorhynchus rastrosus (Cavender & Miller, 1972) – Saber-Toothed Salmon
Subspesies :
Tidak ada subspesies yang diakui.
Status Konservasi :
IUCN : Least Concern (LC)
CITES : (-)
Morfologi :
Panjang : Rata-rata 50–70 cm
Tinggi : Tidak tersedia data spesifik
Berat : Rata-rata 3–7 kg
Fisiologi :
Warna : Tubuh berwarna perak mengilap saat berada di laut.
Tubuh : Selama musim reproduksi, tubuh berubah menjadi hijau zaitun hingga keunguan dengan pola garis vertikal gelap. Gigi : Jantan mengembangkan gigi yang membesar dan rahang yang melengkung, sehingga memunculkan nama umum "Dog Salmon".
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal. Hidup berkelompok selama fase laut dan melakukan migrasi jarak jauh menuju sungai asal untuk berkembang biak. Seperti salmon Pasifik lainnya, individu dewasa umumnya mati setelah satu kali musim reproduksi (semelparitas).
Diet (Makanan) :Zooplankton,Krill, Copepoda, Amphipoda, Krustasea laut, Larva ikan, Ikan kecil, Cephalopoda kecil
Reproduksi : Ovipar (bertelur) dengan pembuahan eksternal.
Musim Reproduksi : Juni – Desember (bervariasi menurut wilayah geografis)
Jumlah Anak/Telur : Sekitar 2.000–4.500 telur per induk betina.
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : Rata-rata 3–6 tahun
Penangkaran : (-).
Notes :Secara global masih memiliki populasi besar dan persebaran luas. Namun beberapa populasi lokal mengalami tekanan akibat pembangunan bendungan, degradasi habitat pemijahan, perubahan iklim, serta perubahan kondisi laut yang memengaruhi keberhasilan migrasi dan reproduksi. Oncorhynchus keta memiliki nilai ekologis yang sangat besar sebagai penghubung antara ekosistem laut dan air tawar. Migrasi massal salmon dewasa membawa nutrien laut ke sungai dan hutan riparian, sehingga mendukung produktivitas ekosistem serta menyediakan sumber makanan bagi beruang, serigala, elang, burung pemangsa, dan berbagai organisme lainnya. Dari sisi konservasi, Chum Salmon merupakan salah satu salmon Pasifik yang masih memiliki populasi global besar. Namun perubahan iklim, peningkatan suhu air, pembangunan bendungan, dan perubahan arus laut dapat memengaruhi keberhasilan migrasi serta kelangsungan hidup populasi lokal. Pemantauan jangka panjang terhadap habitat pemijahan menjadi bagian penting dalam pengelolaan spesies ini. Secara taksonomi, Oncorhynchus keta merupakan salah satu anggota utama kelompok salmon Pasifik bersama Oncorhynchus gorbuscha, O. nerka, O. kisutch, dan O. tshawytscha. Spesies ini mudah dikenali dari perubahan warna reproduktif yang mencolok serta perkembangan gigi besar pada jantan selama musim pemijahan. Etimologi nama keta berasal dari bahasa lokal yang digunakan oleh masyarakat asli di wilayah Kamchatka dan Siberia Timur untuk menyebut ikan salmon ini. Nama tersebut kemudian diadopsi ke dalam nomenklatur ilmiah oleh Johann Julius Walbaum pada tahun 1792. Fakta menariknya, Chum Salmon termasuk salah satu salmon dengan migrasi paling luas di Samudra Pasifik Utara. Individu yang menetas di sungai-sungai Asia dan Amerika Utara dapat menghabiskan sebagian besar hidupnya ribuan kilometer dari tempat kelahirannya sebelum kembali dengan akurasi luar biasa ke sungai asal untuk berkembang biak. Selain itu, spesies ini merupakan sumber utama produksi telur salmon (ikura) yang banyak dikonsumsi di Jepang dan negara-negara Pasifik Utara.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17
GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 32.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.
PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.
PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).
PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).
PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.
GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.
PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
Link Referensi :
https://www.fishbase.se
https://www.iucnredlist.org
https://www.fisheries.noaa.gov
https://www.fws.gov
https://psf.ca
https://www.biolib.cz/en/taxon/id313018/
https://www.inaturalist.org/observations/323403768
https://www.inaturalist.org/observations?page=5&taxon_id=107572
Penulis : Mas Tahzain
Editor : Agung Monche
Foto By : iNaturalist |ljbrion