Oncorhynchus kawamurae

Oncorhynchus kawamurae

Oncorhynchus kawamurae

Pisces (Ikan)
Minggu, 28 Juni 2026
Dsn Mamalia
12 Views

17 / Juni / 2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Oncorhynchus kawamurae

Nama English : Kunimasu

Nama Lokal : Salmon Danau Kunimasu


 

Penemu : Jordan & McGregor, 1925


 

Sinonim :

Kunimasu

Black Kokanee

Oncorhynchus nerka kawamurae (historis)

Kokanee of Lake Tazawa


 

Biogeografi : Palearktik (Asia Timur). Endemik Jepang Danau Tazawa, Prefektur Akita. Danau Saiko, Prefektur Yamanashi, hasil introduksi historis sebelum kepunahan populasi asli di Danau Tazawa.


 

Ekologi (Habitat) : Menghuni danau dalam yang dingin dan jernih. Spesies ini beradaptasi pada perairan oligotrofik dengan suhu rendah dan kandungan oksigen tinggi. Sebagian besar aktivitasnya berlangsung di perairan dalam yang relatif gelap.


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom : Animalia

Phylum : Chordata

Class : Actinopterygii

Order : Salmoniformes

Family : Salmonidae

Genus : Oncorhynchus

Species : Oncorhynchus kawamurae


 

Included & Paleo species :

Oncorhynchus aguabonita (Jordan, 1892) - Golden Trout

Oncorhynchus apache (Miller, 1972) - Apache Trout

Oncorhynchus biwaensis Fujioka, Kuwahara, Tabata, Fuke & Nakabo, 2025 - Biwa Salmon

Oncorhynchus chrysogaster (Needham & Gard, 1964) - Mexican Golden Trout

Oncorhynchus clarkii (Richardson, 1836) - Cutthroat Trout

Oncorhynchus gilae (Miller, 1950) - Gila Trout

Oncorhynchus gorbuscha (Walbaum, 1792) - Pink Salmon

Oncorhynchus gorbuschka Glubokovsky & Zhivotovsky, 2024 - Rosy Salmon

Oncorhynchus henshawi (Gill & Jordan, 1878)

Oncorhynchus kawamurae Jordan & McGregor, 1925 - Kunimasu

Oncorhynchus keta (Walbaum, 1792) - Chum Salmon

Oncorhynchus kisutch (Walbaum, 1792) - Coho Salmon

Oncorhynchus lewisi (Girard, 1856)

Oncorhynchus masou (Brevoort, 1856)

Oncorhynchus mykiss (Walbaum, 1792) - Rainbow Trout

Oncorhynchus nerka (Walbaum, 1792) - Sockeye Salmon

Oncorhynchus penshinensis (Pallas, 1814)

Oncorhynchus tshawytscha (Walbaum, 1792) - Chinook Salmon

Oncorhynchus virginalis (Girard, 1856)


 

Paleo Spesies :

† Oncorhynchus rastrosus (Cavender & Miller, 1972) – Saber-Toothed Salmon


 

Subspesies :


 

Status Konservasi

IUCN : Data Deficient (DD)

CITES : Tidak terdaftar

Morfologi :


 

Panjang : Rata-rata 25–45 cm

Tinggi : Tidak tersedia data spesifik

Berat : Rata-rata 0,3–1,5 kg


 

Fisiologi

Tubuh & Warna : Tubuh berwarna gelap kehitaman hingga cokelat tua dengan sisi tubuh yang lebih gelap dibandingkan banyak spesies salmon lainnya. Warna ini menjadi salah satu alasan munculnya nama umum "Black Kokanee". 

Ciri khas : Adaptasi terhadap lingkungan danau dalam menyebabkan penampilannya berbeda dari salmon merah (Sockeye Salmon) yang berkerabat dekat.


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal hingga krepuskular. 


 

Diet (Makanan) : Zooplankton,Copepoda, Cladocera, Larva serangga akuatik, Krustasea kecil, Invertebrata air tawar


 

Reproduksi : Ovipar (bertelur) dengan pembuahan eksternal.

Musim Reproduksi : September – November

Jumlah Anak/Telur : Sekitar 500–2.000 telur per induk betina.


 

(Lifespan) Masa Hidup :

Alam liar : Rata-rata 4–6 tahun

Penangkaran : Dapat mencapai lebih dari 6 tahun


 

Notes :Populasi sangat terbatas dan hanya diketahui dari beberapa lokasi di Jepang. Ancaman utama meliputi perubahan kualitas air, perubahan habitat danau, gangguan lingkungan, serta ukuran populasi yang relatif kecil.Sebagian besar hidup pada perairan danau yang dalam. Selama musim reproduksi, individu dewasa bermigrasi menuju area pemijahan yang sesuai di lingkungan danau. Kunimasu memiliki nilai ekologis penting sebagai salah satu ikan endemik danau dalam Jepang yang berperan dalam rantai makanan perairan oligotrofik. Spesies ini membantu menghubungkan tingkat trofik zooplankton dengan predator yang lebih besar serta menjadi bagian penting dari keanekaragaman hayati perairan danau Jepang. Dari sisi konservasi, Oncorhynchus kawamurae dikenal sebagai salah satu kisah paling menarik dalam sejarah konservasi ikan modern. Spesies ini sempat dinyatakan punah setelah habitat aslinya di Danau Tazawa mengalami perubahan drastis akibat pengasaman air pada pertengahan abad ke-20. Namun pada tahun 2010, populasi yang masih hidup ditemukan kembali di Danau Saiko, menjadikannya salah satu contoh paling terkenal dari fenomena "Lazarus species", yaitu spesies yang dianggap punah tetapi kemudian ditemukan kembali. Secara taksonomi, Oncorhynchus kawamurae memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan kelompok Sockeye Salmon dan Kokanee (Oncorhynchus nerka). Selama bertahun-tahun takson ini diperlakukan sebagai bentuk lokal atau subspesies dari O. nerka, namun penelitian morfologi, ekologi, dan genetika mendukung pengakuannya sebagai spesies tersendiri. Etimologi nama kawamurae diberikan untuk menghormati Dr. Tamezo Kawamura, seorang ahli perikanan Jepang yang berkontribusi terhadap penelitian fauna perairan Jepang pada awal abad ke-20. Fakta menariknya, Kunimasu selama hampir 70 tahun diyakini telah punah dari muka bumi. Penemuan kembali populasi hidup di Danau Saiko pada tahun 2010 mengejutkan komunitas ilmiah internasional dan menjadi salah satu penemuan zoologi paling terkenal di Jepang pada abad ke-21. Peristiwa tersebut sering dijadikan contoh penting mengenai nilai konservasi introduksi cadangan (refuge populations) dalam mencegah kepunahan total suatu spesies.


 

Sumber Pustaka :

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17

GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.

GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 32.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.

​​PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).

PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.

PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).

PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).

PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.

GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air

PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.


 

PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).

PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).


 

Link Referensi :

https://www.fishbase.se

https://www.env.go.jp

https://www.iucnredlist.org

https://www.kahaku.go.jp

https://www.biolib.cz/en/taxon/id2020564/

https://mainichi.jp/english/articles/20190719/p2a/00m/0na/010000c

https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=360807


 

Penulis : Mas Tahzain

Editor : Ali Setyaki

Foto By : iNaturalist |

This file photo taken in 2017 shows the black kokanee, known as "kunimasu" in Japanese, in the city of Semboku, Akita Prefecture. (Mainichi/Kosuke Yamamoto)