Oncorhynchus henshawi ssp. seleniris

Oncorhynchus henshawi ssp. seleniris

Oncorhynchus henshawi ssp. seleniris

Pisces (Ikan)
Sabtu, 27 Juni 2026
Dsn Mamalia
14 Views

17 / Juni / 2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Oncorhynchus henshawi ssp. seleniris

Nama English : Alvord Cutthroat Trout

Nama Lokal : Trout Tenggorokan-Merah Alvord


 

Penemu : Snyder, 1917


 

Sinonim :

Salmo henshawi seleniris Snyder, 1917

Salmo clarkii seleniris

Oncorhynchus clarkii seleniris

Alvord Cutthroat Trout

Alvord Basin Cutthroat Trout


 

Biogeografi : Nearktik (Amerika Utara). Endemik Cekungan Alvord (Alvord Basin) di tenggara Oregon dan sebagian kecil Nevada, Amerika Serikat. Populasi historisnya ditemukan pada sungai, mata air, dan habitat perairan yang mengalir ke cekungan tertutup Alvord.


 

Ekologi (Habitat) : Menghuni anak sungai pegunungan, mata air dingin, sungai kecil, dan habitat air tawar jernih dengan kandungan oksigen tinggi. Umumnya ditemukan pada daerah hulu dengan substrat berbatu atau berkerikil dan suhu air yang relatif rendah.


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom : Animalia

Phylum : Chordata

Class : Actinopterygii

Order : Salmoniformes

Family : Salmonidae

Genus : Oncorhynchus

Species : Oncorhynchus henshawi

Subspecies : Oncorhynchus henshawi ssp. seleniris


 

Included & Paleo species :

Oncorhynchus aguabonita (Jordan, 1892) - Golden Trout

Oncorhynchus apache (Miller, 1972) - Apache Trout

Oncorhynchus biwaensis Fujioka, Kuwahara, Tabata, Fuke & Nakabo, 2025 - Biwa Salmon

Oncorhynchus chrysogaster (Needham & Gard, 1964) - Mexican Golden Trout

Oncorhynchus clarkii (Richardson, 1836) - Cutthroat Trout

Oncorhynchus gilae (Miller, 1950) - Gila Trout

Oncorhynchus gorbuscha (Walbaum, 1792) - Pink Salmon

Oncorhynchus gorbuschka Glubokovsky & Zhivotovsky, 2024 - Rosy Salmon

Oncorhynchus henshawi (Gill & Jordan, 1878) - Lahontan Cutthroat Trout

Oncorhynchus kawamurae Jordan & McGregor, 1925

Oncorhynchus keta (Walbaum, 1792) - Chum Salmon

Oncorhynchus kisutch (Walbaum, 1792) - Coho Salmon

Oncorhynchus lewisi (Girard, 1856)

Oncorhynchus masou (Brevoort, 1856)

Oncorhynchus mykiss (Walbaum, 1792) - Rainbow Trout

Oncorhynchus nerka (Walbaum, 1792) - Sockeye Salmon

Oncorhynchus penshinensis (Pallas, 1814)

Oncorhynchus tshawytscha (Walbaum, 1792) - Chinook Salmon

Oncorhynchus virginalis (Girard, 1856)


 

Paleo Spesies :

† Oncorhynchus rastrosus (Cavender & Miller, 1972) – Saber-Toothed Salmon


 

Subspesies :

Oncorhynchus henshawi ssp. alvordensis [punah]

Oncorhynchus henshawi ssp. henshawi

Oncorhynchus henshawi ssp. humboldtensis

Oncorhynchus henshawi ssp. seleniris


 

Status Konservasi

IUCN : (VU(Vulnerable/Rentan)) 

CITES : (-) 


 

Morfologi :

Panjang : Rata-rata 20–40 cm

Tinggi : Tidak tersedia data spesifik

Berat : Rata-rata 0,2–1,5 kg


 

Fisiologi

Tubuh & Warna : Tubuh berwarna kuning keemasan hingga hijau zaitun dengan bercak hitam kecil yang tersebar pada tubuh dan sirip. Memiliki tanda merah atau jingga khas di bawah rahang bawah. Individu dewasa sering menunjukkan warna tubuh yang lebih cerah selama musim reproduksi.


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal (aktif pada siang hari)..


 

Diet (Makanan) : Larva serangga akuatik, Mayfly, Stonefly, Caddisfly, Serangga darat, Zooplankton, Krustasea kecil, Ikan kecil


 

Reproduksi : Ovipar (bertelur) dengan pembuahan eksternal.

Musim Reproduksi : Maret – Juni

Jumlah Anak/Telur : Sekitar 500–3.500 telur 


 

(Lifespan) Masa Hidup :

Alam liar : Rata-rata 5–8 tahun

Penangkaran : Dapat mencapai lebih dari 10 tahun


 

Notes : Alvord Cutthroat Trout memiliki nilai ekologis penting sebagai predator asli dalam ekosistem perairan Cekungan Alvord.Umumnya mereka hidup soliter atau dalam kelompok kecil. Memanfaatkan kolam sungai yang lebih dalam sebagai tempat berlindung dan mencari makan pada area berarus sedang hingga cepat  Spesies ini membantu mengendalikan populasi serangga akuatik dan berperan dalam menjaga keseimbangan rantai makanan di sungai-sungai pegunungan yang relatif terisolasi. Populasi mengalami penurunan akibat fragmentasi habitat, penggembalaan berlebihan di daerah riparian, pengambilan air, introduksi salmonid non-asli, dan hibridisasi. Sebagian populasi asli kini bertahan di habitat-habitat terpencil yang menjadi fokus program konservasi. Keberadaannya juga menjadi indikator kesehatan habitat air tawar di kawasan Great Basin bagian barat laut. Dari sisi konservasi, Oncorhynchus henshawi seleniris memiliki nilai yang tinggi karena mewakili salah satu garis keturunan trout asli yang berkembang dalam sistem cekungan tertutup. Ancaman utama meliputi hilangnya habitat, perubahan hidrologi, kekeringan berkepanjangan, serta hibridisasi dengan Rainbow Trout (Oncorhynchus mykiss). Perlindungan habitat hulu dan pelestarian populasi murni menjadi prioritas utama dalam upaya konservasi. Secara taksonomi, Oncorhynchus henshawi seleniris merupakan salah satu bentuk trout Alvord Basin yang memiliki sejarah klasifikasi kompleks. Dalam berbagai publikasi, takson ini pernah ditempatkan sebagai bagian dari Oncorhynchus clarkii seleniris maupun dikaitkan dengan kelompok Lahontan Cutthroat Trout. Hubungan evolusionernya mencerminkan sejarah geologi Great Basin yang menghasilkan isolasi populasi ikan selama ribuan tahun. Etimologi nama seleniris berasal dari bahasa Yunani, yaitu selene yang berarti "bulan" dan iris yang berarti "pelangi" atau "warna-warni". Nama ini diduga merujuk pada kilau warna keperakan atau refleksi cahaya yang tampak pada tubuh ikan ketika diamati di habitat alaminya. Fakta menariknya, Alvord Basin merupakan salah satu cekungan endorheik (tertutup) di Amerika Utara yang tidak memiliki aliran menuju laut. Isolasi geografis tersebut memungkinkan populasi trout berkembang secara terpisah selama periode waktu yang sangat panjang, menghasilkan karakter genetik dan morfologi yang unik dibandingkan populasi trout di wilayah lain.


 

Sumber Pustaka :

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17

GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.

GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 32.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.

​​PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).

PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.

PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).

PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).

PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.

GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air

PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.


 

PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).

PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).

Link Referensi :

https://www.dfw.state.or.us

https://www.fws.gov

https://www.fishbase.se

https://www.tu.org

https://www.inaturalist.org/observations/321088807

https://www.biolib.cz/en/taxon/id2130416/

https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=1520374


 

Penulis : Mas Tahzain

Editor : Agung Monche

Foto By : iNaturalist |prickly_sculpin