Oncorhynchus henshawi ssp. humboldtensis

Oncorhynchus henshawi ssp. humboldtensis

Oncorhynchus henshawi ssp. humboldtensis

Pisces (Ikan)
Sabtu, 27 Juni 2026
Dsn Mamalia
10 Views

17 / Juni / 2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Oncorhynchus henshawi ssp. humboldtensis

Nama English : Humboldt Lahontan Cutthroat Trout

Nama Lokal : Trout Tenggorokan-Merah Humboldt


 

Penemu : Trotter & Behnke, 2008


 

Sinonim :

Humboldt Cutthroat Trout

Humboldt Lahontan Trout

Lahontan Cutthroat Trout (Humboldt Basin Form)


 

Biogeografi : Nearktik (Amerika Utara). Endemik sistem Sungai Humboldt di Nevada utara, Amerika Serikat. Persebarannya secara historis mencakup berbagai anak sungai dan habitat perairan yang terhubung dengan cekungan Sungai Humboldt dalam wilayah Great Basin.


 

Ekologi (Habitat) : Menghuni sungai pegunungan, anak sungai dingin, mata air, dan perairan hulu dengan kualitas air tinggi. Umumnya ditemukan pada habitat berbatu dengan aliran sedang hingga deras serta kandungan oksigen terlarut yang tinggi.


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom : Animalia

Phylum : Chordata

Class : Actinopterygii

Order : Salmoniformes

Family : Salmonidae

Genus : Oncorhynchus

Species : Oncorhynchus henshawi

Subspecies : Oncorhynchus henshawi ssp. humboldtensis


 

Included & Paleo species :

Oncorhynchus aguabonita (Jordan, 1892) - Golden Trout

Oncorhynchus apache (Miller, 1972) - Apache Trout

Oncorhynchus biwaensis Fujioka, Kuwahara, Tabata, Fuke & Nakabo, 2025 - Biwa Salmon

Oncorhynchus chrysogaster (Needham & Gard, 1964) - Mexican Golden Trout

Oncorhynchus clarkii (Richardson, 1836) - Cutthroat Trout

Oncorhynchus gilae (Miller, 1950) - Gila Trout

Oncorhynchus gorbuscha (Walbaum, 1792) - Pink Salmon

Oncorhynchus gorbuschka Glubokovsky & Zhivotovsky, 2024 - Rosy Salmon

Oncorhynchus henshawi (Gill & Jordan, 1878) - Lahontan Cutthroat Trout

Oncorhynchus kawamurae Jordan & McGregor, 1925

Oncorhynchus keta (Walbaum, 1792) - Chum Salmon

Oncorhynchus kisutch (Walbaum, 1792) - Coho Salmon

Oncorhynchus lewisi (Girard, 1856)

Oncorhynchus masou (Brevoort, 1856)

Oncorhynchus mykiss (Walbaum, 1792) - Rainbow Trout

Oncorhynchus nerka (Walbaum, 1792) - Sockeye Salmon

Oncorhynchus penshinensis (Pallas, 1814)

Oncorhynchus tshawytscha (Walbaum, 1792) - Chinook Salmon

Oncorhynchus virginalis (Girard, 1856)


 

Paleo Spesies :

† Oncorhynchus rastrosus (Cavender & Miller, 1972) – Saber-Toothed Salmon


 

Subspesies :

Oncorhynchus henshawi ssp. alvordensis [punah]

Oncorhynchus henshawi ssp. henshawi

Oncorhynchus henshawi ssp. humboldtensis

Oncorhynchus henshawi ssp. seleniris


 

Status Konservasi

IUCN : VU(Vulnerable/Rentan)

CITES : Tidak terdaftar


 

Morfologi :

Panjang : Rata-rata 20–50 cm

Tinggi : (-) 

Berat : Rata-rata 0,3–2,5 kg


 

Fisiologi : Tubuh berwarna kuning zaitun hingga keperakan dengan bercak hitam kecil yang tersebar pada tubuh dan sirip. Memiliki tanda merah hingga jingga pada bagian bawah rahang yang menjadi ciri khas kelompok Cutthroat Trout. Individu dewasa dari habitat yang produktif dapat menunjukkan warna tubuh yang lebih cerah.


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal (aktif pada siang hari). 


 

Diet (Makanan) : Larva serangga akuatik, Mayfly, Stonefly, Caddisfly, Zooplankton,, Krustasea kecil, Telur ikan, Ikan kecil


 

Reproduksi : Ovipar (bertelur) dengan pembuahan eksternal.

Musim Reproduksi : Maret – Juni

Jumlah Anak/Telur : Sekitar 800–4.500 telur per induk betina tergantung ukuran tubuh dan kondisi habitat.


 

(Lifespan) Masa Hidup :

Alam liar : Rata-rata 5–10 tahun

Penangkaran : Dapat mencapai lebih dari 10 tahun


 

Notes : Humboldt Lahontan Cutthroat Trout memiliki nilai ekologis penting sebagai predator asli pada ekosistem sungai di Cekungan Humboldt. Mereka memanfaatkan berbagai mikrohabitat sungai, termasuk kolam dalam, aliran sedang, dan area berbatu untuk berlindung. Individu dewasa dapat mempertahankan wilayah tertentu selama musim pemijahan. Kehadirannya membantu menjaga keseimbangan populasi invertebrata akuatik serta berperan dalam transfer energi pada rantai makanan perairan. Populasi asli juga menjadi indikator kualitas habitat sungai pegunungan yang masih terjaga.Populasi mengalami tekanan akibat degradasi habitat, pengambilan air untuk pertanian, fragmentasi sungai, introduksi salmonid non-asli, dan perubahan iklim yang memengaruhi debit serta suhu air di wilayah Great Basin. Dari sisi konservasi, Oncorhynchus henshawi humboldtensis dianggap penting karena mewakili salah satu garis keturunan lokal yang berkembang secara terisolasi dalam sistem Sungai Humboldt. Ancaman utama meliputi degradasi habitat, kekeringan berkepanjangan, pengalihan aliran air, dan hibridisasi dengan Rainbow Trout (Oncorhynchus mykiss). Program konservasi modern berfokus pada perlindungan habitat hulu dan pelestarian integritas genetik populasi asli. Secara taksonomi, Oncorhynchus henshawi humboldtensis diusulkan untuk membedakan populasi Lahontan Cutthroat Trout yang berasal dari sistem Sungai Humboldt dengan populasi Lahontan lainnya. Takson ini mencerminkan sejarah evolusi unik yang terbentuk akibat isolasi geografis dalam cekungan tertutup Great Basin selama ribuan tahun. Etimologi nama humboldtensis berasal dari Sungai Humboldt dan Cekungan Humboldt di Nevada, Amerika Serikat. Akhiran Latin -ensis berarti "berasal dari" atau "berhubungan dengan suatu tempat", sehingga humboldtensis secara harfiah berarti "yang berasal dari wilayah Humboldt". Fakta menariknya, sistem Sungai Humboldt merupakan sungai terpanjang yang seluruh alirannya berada di dalam negara bagian Nevada. Isolasi geografis cekungan ini memungkinkan terbentuknya populasi trout dengan karakter genetik yang berbeda dari populasi Lahontan Cutthroat Trout di wilayah Great Basin lainnya, menjadikannya subjek penting dalam studi evolusi ikan air tawar Amerika Utara.


 

Sumber Pustaka :

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17

GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.

GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 32.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.

​​PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).

PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.

PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).

PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).

PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.

GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air

PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.


 

PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).

PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).


 

Link Referensi :

https://www.ndow.org

https://www.fws.gov

https://www.tu.org

https://www.fishbase.se

https://www.inaturalist.org/observations/18710563

https://www.biolib.cz/en/taxon/id2105371/

https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=1567889


 

Penulis : Mas Tahzain

Editor : Agung Monche

Foto By : iNaturalist |kkh195