18/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah: Monopterus bicolor
Nama English: Two-colored Swamp Eel
Nama Lokal: Belut Dua Warna
Penemu : Nguyen & Nguyen (2005)
Sinonim : -
Biogeografi: Vietnam ( sungai di Provinsi Quang Tri).
Ekologi (Habitat): Menghuni perairan tawar yang dangkal, berlumpur, kanal-kanal kecil, sawah, dan area dengan vegetasi air yang rapat.
Taksonomi & Klasifikasi:
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Actinopterygii
Order: Synbranchiformes
Family: Synbranchidae
Genus: Monopterus
Species: Monopterus bicolor
Similar species/ species Fosil :
species Monopterus albus (Zuiew, 1793) - Oriental Swamp Eel
species Monopterus bicolor Nguyen & Nguyen, 2005
species Monopterus dienbienensis Nguyen & Nguyen, 2005
species Monopterus javanensis Lacépède, 1800"
Subspesies :-
Status Konservasi: EN (Endangered/Genting)
Morfologi: panjang 240-375 mm dengan maksimal mencapai 1000 mm.
Fisiologi:
-Bentuk Tubuh: Berbentuk silindris panjang seperti ular (anguilliform) dan licin.
-Sirip: Tidak memiliki sirip dada dan sirip perut. Sirip punggung, ekor, dan dubur menyatu dan tereduksi menjadi lipatan kulit tipis.
-Sisik: Tidak bersisik.
-Mulut: Memiliki mulut yang lebar dengan gigi-gigi kecil, cocok untuk karnivora (memakan cacing, krustasea kecil, dan ikan kecil).
-Mata: Berukuran kecil dan tertutup oleh kulit, menunjukkan adaptasi terhadap lingkungan berlumpur (fossorial).
-Lubang Insang: Memiliki satu celah insang berbentuk V yang menyatu di bawah kepala.
-Warna: Umumnya berwarna cokelat kemerahan hingga cokelat gelap, terkadang dengan bintik-bintik gelap di punggung.
-Habitat: Hidup di lingkungan perairan air tawar yang berlumpur seperti sawah, rawa, dan sungai kecil. Mampu bernapas di udara langsung menggunakan kulit dan lapisan mulutnya.
-Hermafrodit: Spesies dalam famili Synbranchidae sering kali bersifat hermafrodit protogini, yaitu berubah jenis kelamin dari betina menjadi jantan seiring pertambahan ukuran tubuh.
-Sarang: Pejantan membangun dan menjaga sarang (berupa lubang di lumpur).
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal
Diet (Makanan) : Memangsa cacing, krustasea kecil, larva serangga, dan ikan kecil.
Reproduksi : Ovipar
Musim Reproduksi : November - Desember
Jumlah anak/Telur :200–1.000 butir telur
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar :5–8 tahun
Penangkaran :10 tahun
Notes : Spesies ini seringkali luput dari perhatian karena kemiripannya dengan belut sawah biasa bagi mata awam.
Penelitian lebih lanjut masih sangat dibutuhkan untuk memetakan populasi pastinya di luar wilayah Vietnam.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 6.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 178-180.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 38 & 39.
- DK e.encylopedia fauna hlm 126-154
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
- Pustaka Alam Life Ikan 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
- Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
- Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar Eko Budi Kuncoro.
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto.
Referensi :
-https://www.biolib.cz/en/taxon/id1827478/
-Monopterus - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Penulis : Suaizam
Editor : Dila
Foto By : Wikipedia