Leptoptilos javanicus

Leptoptilos javanicus

Leptoptilos javanicus

Aves (Burung)
Kamis, 25 Desember 2025
Dsn Mamalia
5 Views

23/DESEMBER/2025 | PARAMIDSN

 

Nama Ilmiah :  Leptoptilos javanicus 

Nama English : Lesser Adjutant

Nama Lokal : Bangau tongtong,sandang lawe.

 

Penemu :Horsfield, 1821

 

Sinonim :

Argala Milne-Edwards

Cryptociconia Harrison

 

Biogeografi : Asia selatan dan Asia tenggara.

Ekologi (Habitat) : Rawa rawa,

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Aves

Ordo: Ciconiiformes

Famili: Ciconiidae

Genus: Leptoptilos

Spesies: Leptoptilos Javanicus

 

Similar species/ species Fosil : 3/7

- Leptoptilos crumenifer

- Leptoptilos dubius

- Leptoptilos javanicus

Fossil taxa :

- Leptoptilos falconeri

- Leptoptilos indicus 

- Leptoptilos pliocenicus 

- Leptoptilos richae 

- Leptoptilos robustus 

- Leptoptilos siwalicensis 

- Leptoptilos titan

Subspesies :-

Status Konservasi: VU(Vulnerable/Rentan) 

 

Morfologi : 

Tinggi:110-120 cm

Panjang Sayap:210 cm

 

Fisiologi : 

Bagian atas tubuh (punggung dan sayap) berwarna hitam metalik atau keabu-abuan.

Bagian bawah (perut) berwarna putih.

Kepala dan leher botak dengan kulit berwarna kekuningan atau kemerahan.

Paruh sangat besar, kuat, dan berwarna pucat.

Memiliki sistem pernapasan efisien untuk terbang tinggi (soaring) memanfaatkan arus udara panas (thermal). Tidak memiliki kotak suara (syrinx) yang berkembang, sehingga berkomunikasi dengan suara kertakan paruh.

 

Ekologi (Tingkah Laku) :Diurnal

Diet (Makanan) : Ikan, Serangga, Kadal, Katak. 

Reproduksi : Ovipar

Musim Reproduksi : Musim kemarau

Jumlah anak/Telur :2-4 Telur

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar : 15-20 Tahun

Penangkaran :25-30 Tahun

 

Notes : Bangau Tongtong memainkan peran penting sebagai predator puncak di ekosistem lahan basah. Ancaman utama mereka adalah konversi hutan mangrove menjadi tambak, penggunaan pestisida di lahan pertanian, dan perburuan liar. Di Indonesia, spesies ini termasuk dalam daftar satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. P.106 tahun 2018.

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 3.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 188-190.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 45-50.

- DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4. Burung. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

- Pustaka Alam Life Burung 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).

Referensi : 

https://www.biolib.cz/en/taxon/id21103/

https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=4749

https://www.inaturalist.org/observations/331308255

https://id.wikipedia.org/wiki/Bangau_tongtong

 

Penulis : Dila

Editor : Ali Maruf

Foto By : Inaturalist|damiangan