31/Januari/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Hylobates agilis
Nama English : Agile Gibbon, Black-handed Gibbon
Nama Lokal :Owa Tangkas, Ungko, Wak-wak
Penemu :Frédéric Cuvier (1821)
Sinonim :-
Biogeografi : Tersebar di wilayah Asia Tenggara
Ekologi (Habitat) : Hidup di hutan hujan tropis primer dan sekunder, serta hutan rawa gambut.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mammalia
Order: Primates
Family: Hylobatidae
Genus: Hylobates
Species : Hylobates agilis
Similar species/ species Fosil :
-species Hylobates abbotti Kloss, 1929 - Abbott's Gray Gibbon
-species Hylobates agilis F. Cuvier in É. Geoffroy Saint-Hilaire & F. Cuvier, 1821 - Agile Gibbon
-species Hylobates albibarbis Lyon, 1911 - Bornean White-bearded Gibbon
-species Hylobates funereus I. Geoffroy Saint-Hilaire, 1851 - Northern Gray Gibbon
-species Hylobates klossii (G. S. Miller, 1903) - Kloss's Gibbon
-species Hylobates lar (Linnaeus, 1771) - White-handed Gibbon
-species Hylobates moloch (Audebert, 1799) - Javan Gibbon
-species Hylobates muelleri W. C. L. Martin, 1841 - Müller's Bornean Gibbon
-species Hylobates pileatus J. E. Gray, 1861 - Pileated Gibbon
Subspesies :
-subspecies Hylobates agilis agilis F. Cuvier, 1821 - Mountain Agile Gibbon
-subspecies Hylobates agilis unko Lesson, 1829 - Lowland Agile Gibbon
Status Konservasi: EN (Terancam)
Morfologi :
- Berat: 4,4–7,4 kg (rata-rata 5 kg)
- panjang 40–63,5 cm.
Fisiologi :
-Warna Bulu: Sangat bervariasi, mulai dari hitam, cokelat tua, cokelat muda, hingga cokelat kemerahan.
-Ciri Khas Wajah: Memiliki alis berwarna putih yang kontras dengan wajahnya yang gelap.
Perbedaan Jantan dan Betina -(Dimorfisme Seksual): Jantan memiliki alis dan berewok (rambut di sekitar pipi/janggut) berwarna putih atau abu-abu muda, sedangkan pada betina, warna putih umumnya hanya terdapat pada alis.
-Ekstremitas: Memiliki lengan dan jari yang sangat panjang serta kuat, beradaptasi untuk cara bergerak brakiasi (berayun dari dahan ke dahan).
-Ekor: Tidak memiliki ekor (ape).
-Tangan: Sering disebut black-handed gibbon karena tangan dan kaki seringkali berwarna lebih gelap.
Ekologi (Tingkah Laku) :Diurnal
Diet (Makanan) : pemakan buah, terutama buah yang matang dan manis (seperti ara/fig). Mereka juga mengonsumsi daun muda, bunga, dan terkadang serangga kecil sebagai sumber protein.
Reproduksi :Vivipar
Musim Reproduksi :
Jumlah anak/Telur :1 Ekor
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar :25 – 30 tahun.
Penangkaran :40 tahun
Notes : Owa Tangkas dikenal sebagai salah satu penyanyi terbaik di hutan. Suara "duet" antara jantan dan betina di pagi hari berfungsi untuk memperkuat ikatan pasangan dan menandai wilayah kekuasaan agar kelompok lain tidak mendekat.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.
- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93
- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila).
Referensi :
-https://www.biolib.cz/en/taxon/id32330/
-https://www.biolib.cz/en/taxon/id32329/
-Owa ungko https://share.google/emllvkTBYRbV2eefg
-https://www.inaturalist.org/observations/131865405
-https://www.inaturalist.org/observations/131865405
Penulis : Suaizam
Editor : Ali Maruf
Foto By :Inaturalist|davidaw