Oktober/13/2025-19.12| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Hemitriakis leucoperiptera
Nama English : Whitefin topeshark
Nama Lokal : hiu sirip putih
Penemu : Herre, 1923
Sinonim : -
Biogeografi : Filipina
Ekologi (Habitat) : Laut dan Samudra
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: chondrichthyes
Order: Carcharhiniformes
Family: Triakidae
Genus: Hemitriakis
Species: Hemitriakis leucoperiptera
Similar species:
-species Hemitriakis abdita Compagno & Stevens, 1993 - Deepwater Sicklefin Hound Shark
-species Hemitriakis complicofasciata Takahashi & Nakaya, 2004
-species Hemitriakis falcata Compagno & Stevens, 1993 - Sicklefin Houndshark
-species Hemitriakis indroyonoi White, Compagno & Dharmadi, 2009
-species Hemitriakis japanica (Müller & Henle, 1839) - Japanese topeshark
-species Hemitriakis leucoperiptera Herre, 1923 - Whitefin Tope Shark
Subspesies : -
Status Konservasi: CR (Critically Endangered/kritis)
Morfologi
Panjang : ± 96 cm
Berat : -
Fisiologi :
Kepala: Memiliki kepala memanjang dengan moncong tumpul hingga agak lancip. Lubang hidung kecil terletak dekat ujung moncong, dilengkapi lipatan pendek di tepi dalamnya. Mata berukuran sedang dengan membran niktitans (kelopak pelindung). Mulut melengkung lebar, dengan gigi-gigi kecil dan tajam tersusun rapat di kedua rahang.
Tubuh : Tubuh ramping dan aerodinamis, khas genus Hemitriakis, dengan dua sirip punggung (dorsal) yang hampir sejajar. Sirip punggung pertama berukuran sedang dan terletak di belakang pangkal sirip dada (pectoral). Sirip dada besar dan lebar, membantu dalam manuver. Sirip-siripnya berwarna keputihan, terutama tepi sirip punggung dan sirip dada — menjadi ciri khas yang membedakan dari spesies lain (white fin). Kulit halus dengan warna tubuh abu-abu muda di bagian dorsal dan putih keperakan di bagian ventral.
Ekologi (Tingkah Laku) : -
Diet (Makanan) : sefalopoda,krustasea,ikan kecil
Reproduksi : ovovivipar
Musim Reproduksi : -
Jumlah anak/Telur : -
(Chronialogi) Masa Hidup : -
Alam liar : -
Penangkaran : -
Notes : Hemitriakis leucoperiptera merupakan salah satu hiu yang sangat langka dan endemik di perairan sekitar Filipina. Nama “leucoperiptera” berasal dari bahasa Yunani, berarti “sayap putih”, merujuk pada warna putih mencolok pada tepi siripnya.
Sumber Pustaka :
-National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 6.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 178-180.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 38 & 39.
- DK e.encylopedia fauna hlm 126-154
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
- Pustaka Alam Life Ikan 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
- Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
- Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar Eko Budi Kuncoro.
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto.
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id138513/
https://www.fishbase.se/summary/Hemitriakis-leucoperiptera
https://www.inaturalist.org/taxa/102627-Hemitriakis-leucoperiptera
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Maruf
Foto By : inaturalist