13/OKTOBER/ 2025 - 13.07| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Hemitriakis complicofasciata
Nama English : Ocellate topeshark
Nama Lokal : -
Penemu : Takahashi & Nakaya, 2004
Sinonim : -
Biogeografi : Filipina, Taiwan
Ekologi (Habitat) : Laut dan Samudra
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: chondrichthyes
Order: Carcharhiniformes
Family: Triakidae
Genus: Hemitriakis
Species: Hemitriakis complicofasciata
Included & Paleo species:
-species Hemitriakis abdita Compagno & Stevens, 1993 - Deepwater Sicklefin Hound Shark
-species Hemitriakis complicofasciata Takahashi & Nakaya, 2004
-species Hemitriakis falcata Compagno & Stevens, 1993 - Sicklefin Houndshark
-species Hemitriakis indroyonoi White, Compagno & Dharmadi, 2009
-species Hemitriakis japanica (Müller & Henle, 1839) - Japanese topeshark
-species Hemitriakis leucoperiptera Herre, 1923 - Whitefin Tope Shark
Subspesies : -
Paleo :
Status Konservasi:
IUCN : VU (Vulnerable /rentan)
CITES :
Morfologi
Panjang : ± 0,8 - 1,3 meter
Berat : -
Fisiologi :
Kepala: moncong pendek dengan panjang ujung moncong ke mulut < 1,8 kali lebar internarial; embrio dan juvenil memiliki garis dan cincin gelap yang rumit; tidak ada tulang rawan aksesori di bagian simfisial rahang atas, warna tubuh bagian atas abu-abu kecoklatan dengan pola garis dan pita samar (kadang bergelombang atau “complicated bands” sesuai namanya)
Ekologi (Tingkah Laku) : -
Diet (Makanan) : krustasea (termasuk udang , kepiting , kepiting pertapa , udang mantis ),cephalopoda (termasuk gurita ), cacing sendok ; cacing polikaeta, tunikata,cacing kacang, ikan bertulang kecil
Reproduksi : ovovivipar
Musim Reproduksi : -
Jumlah anak/Telur : -
(Lifespan) Masa Hidup :
Alam liar : -
Penangkaran : -
Notes : Nama genus Hemitriakis berasal dari bahasa Yunani hēmisys yang berarti “setengah”, karena Herre menganggap genus ini memiliki kedekatan dengan Triakis. Sementara itu, nama spesies complicofasciata berasal dari bahasa Latin complico yang berarti “rumit/berlipat” dan fasciata yang berarti “bergaris atau berpita”. Nama tersebut merujuk pada pola garis dan pita kompleks yang terlihat terutama pada individu muda. reproduksi mereka Embrio berkembang di dalam tubuh induk dan memperoleh nutrisi awal dari kuning telur. Embrio berukuran kurang dari 22 cm terutama masih bergantung pada kuning telur eksternal, sedangkan embrio yang lebih besar mulai memiliki cadangan kuning telur internal yang substansial. H. complicofasciata memiliki pola tubuh berpita tidak beraturan, hidungnya lebih runcing dibanding H. abdita. Sebagai hiu benthopelagik berukuran relatif kecil, Hemitriakis complicofasciata menjadi bagian dari jaringan makanan ekosistem laut dasar. Sebagai predator yang memangsa berbagai organisme laut kecil, keberadaannya membantu mempertahankan hubungan predator-mangsa dalam komunitas bentik. Posisi trofiknya juga menunjukkan bahwa spesies ini berkontribusi terhadap aliran energi dari organisme laut berukuran kecil menuju tingkat predator yang lebih tinggi.
Spesies ini juga memiliki nilai ekologis penting sebagai indikator kondisi keanekaragaman hiu pesisir dan dasar laut. Status VU menunjukkan bahwa populasinya perlu mendapatkan perhatian, terlebih karena data biologinya masih terbatas dan kelompok hiu umumnya memiliki produktivitas populasi yang tidak tinggi. FishBase memperkirakan ketahanan populasinya rendah, dengan waktu penggandaan populasi minimum sekitar 4,5–14 tahun.Nama Hemitriakis complicofasciata masih merupakan nama ilmiah yang diterima. NCBI mencatatnya sebagai spesies dalam famili Triakidae, sementara FishBase menempatkannya dalam subfamili Galeorhininae.
Sumber Pustaka :
-GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17
GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 32.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.
PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.
PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).
PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).
PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.
GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.
PSC-EHBR-L (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
PSC-EHBR-T (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id428878/
https://en.wikipedia.org/wiki/Ocellate_topeshark
https://www.fishbase.se/summary/63785
https://www.sharkwater.com/shark-database/sharks/ocellate-topeshark/
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Maruf
Foto By : sharkwater.com